MENTERI LHK ANUGERAHI SMPN 2 NGAMPRAH SEBAGAI SEKOLAH ADIWIYATA NASIONAL 2021

Ngamprah-(Newsroom). SMPN 2 Ngamprah Kab. Bandung Barat menerima penghargaan sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional 2021 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).yang secara virtual diserahkan oleh Menteri LHK, Siti Nurbaya, beserta  344 sekolah seluruh Indonesia lainnya yang telah melaksanakan peningkatan kualitas lingkungan hidup, Jumat (24/12/21).

Menteri LHK, Siti Nurbaya, menyampaikan saat memberikan penghargaan kepada 77 sekolah Adiwiyata Mandiri, dan 344 Sekolah Adiwiyata Nasional 2021, bahwa program yang telah dilaksanakan sejak 2006 tersebut merupakan konsep perluasaan kesadaran akan pentingnya melestarikan lingkungan hidup, termasuk peningkatan kualitas pemahaman akan pentingnya menjaganya di lingkungan sekolah.

Selain itu, dalam sambutannya, Siti Nurbaya mengungkapkan dari sekitar 280.000 sekolah baru 4.726 sekolah yang baru meraih Adiwiyata Nasional dan Mandiri, jadi hanya sekitar dua persen saja. Namun, hal ini diharapkan dapat menjadi pengungkit, embrio, dan pelopor perbaikan kualitas dan pelestarian lingkungan hidup di lingkungan pendidikan.

“Saat ini baru dua persen, atau 4.726 sekolah dari 280.000 sekolah baru yang baru meraih Adiwiyata Nasional dan Mandiri. Namun, sekolah peraih Adiwiyata ini diharapkan menjadi pengungkit, embrio, dan pelopor perbaikan kualitas dan pelestarian lingkungan hidup di lingkungan pendidikan, termasuk kesadaran pentingnya mmberdayakan lingkungan hidup bagi warga sekolah dan lingkungan sekitarnya.,” sambutnya kepada seluruh sekolah peraih Adiwiyata Nasional dan Mandiri.

Sementara itu, Kepala SMPN 2 Ngamprah, Agus Samsu Permana, mengungkapkan penghargaan tersebut merupakan satu kebanggaan luar biasa, mengingat perjuangan memeroleh predikat sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional tersebut sangat luar biasa. Menurutnya, hal ini merupakan hasil kerja keras Tim Adiwiyata sekolah yang dengan kesungguhan dan soliditas tim yang optimal menghasilkan buah prestasi tertinggi.

“Predikat sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional merupakan capaian yang luar biasa. Saya mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada Tim Adiwiyata SMPN 2 Ngamprah beserta jajarannya yang dengan kesungguhan dan soliditas tim yang luar biasa dapat membuahkan hasil yang optimal. Semoga hal ini dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan kinerjanya,” ungkapnya.

Di sisi lain, Isrifah, Koordinator Adiwiyata SMPN 2 Ngamprah, menyampaikan penghargaan ini merupakan prestasi sekolah dalam mendukung program Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup Sekolah (GPBLHS) yang telah diluncurkan pemerintah melalui Kemneterian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sejak 2019. Oleh karena itu, pihaknya berharap dapat mempertahankan predikat tersebut dengan terus berupaya menjaga, memberdayakan dan melestarikan lingkungan hidup yang akan bermanfaat bagi seluruh warga dan lingkungan sekolah.

Senada dengan Hj. Siti Makrifah, Sekretaris Adiwiyata sekolah, yang mengatakan capaian di atas hendaknya dapat memotivasi diri dan seluruh warga sekolah agar terus berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup, dengan tetap menjadikan sekolah yang ramah lingkungan, bersih, asri, nyaman dan selalu indah.

Di sisi lain, H, Rustandi, Wakasek Kurikulum, menyatakan prestasi sebagai Sekolah Adiwiyata merupakan salah satu aksi nyata dari penerapakn budaya positif yang ditumbuhkembangkan sekolah, di bidang lingkungan hidup. Diharapkannya, dukungan warga sekolah harus terus didorong  dan difasilitasi agar capaian tersebut dapat dipertahankan dan ditingkatkan kualitasnya.

“Satu hal yang harus ditindaklanjuti adalah kolaborasi untuk mempertahankan Sekolah Adywiyata Nasional harus juga melibatkan semua warga sekolah, yakni siswa, orang tua dan juga dengan instansi-instansi terkait.  Perlu Aksi nyata yang lebih real dan dimulai dengan adanya keyakinan kelas dari siswa dan juga semua warga sekolah. Budaya Positif harus ditumbuh kembangkan oleh  semuanya agar kesadaran yang timbul untuk mempertahankan dan meningkatkannya datang secara instrinsik bukan ekstrinsik,” tandasnya. ***

Pewarta: Adhyatnika Geusan Ulun – Sumber Berita: H, Rustandi, M.Pd (Wakasek Kurikulum SMPN 2 Ngamprah) _Editor Redaksi: Tim Newsroom.