Sekolah Penggerak Multitalenta dengan Siswa Penghafal Al Quran dan Kitab Kuning

Cihampelas-(Newsroom). SMP Darul Falah 2 merupakan sekolah terintegrasi pesantren. Siswanya terdiri atas siswa yang mondok (menginap) dan non mondok (tidak menginap) Sekolah ini terletak di Jl. Raya Cihampelas No.99 Kecamatan Cihampelas Kabupaten Bandung Barat. Sejak terpilih menjadi sekolah penggerak yang berada di wilayah Kabupaten Bandung Barat, setahun yang lalu, SMP Darul Falah 2 semakin fokus mengembangkan kompetensi siswa (talenta).

Kepala sekolah SMP Darul Falah 2 Agus Hidayat D Idris mengemukakan bahwa untuk menguatkan Profil Pelajar Pancasila berbagai program sekolah penggerak dibuat secara rinci. Salah satu program yang bergulir yaitu memberikan apresiasi atas prestasi yang dicapai siswa. Bertepatan dengan peringatan Isra Mikraj 1443 H. Sekolah ini memberikan penghargaan kepada para siswa yang bertalenta sebagai penghapal Alquran atau kitab kuning. Acara ini di gelar di Kampus SMP Darul Falah 2, pada hari Jumat (4/3/2022).

“Kami sangat mengapresiasi siswa yang berprestasi dari segala bidang, baik itu bidang akademik maupun non kademik. Penghargaan tidak hanya diberikan kepada siswa yang menjuarai berbagai lomba saja, prestasi hasil inisiasi mereka sendiri pun, sangat kami hargai. Diantaranya siswa yang memiliki talenta penghapal Alquran dan Kitab Kuning. Motivasi yang paling besar untuk mencapai kompetensi ini, tentu dorongan semangat dari diri mereka sendiri, sehingga mereka layak untuk diapresiasi. Semoga dengan memberikan apresiasi kepada para siswa penghapal Alquran dan kitab kuning ini, dapat menguatkan dimensi Profil Pelajar Pancasila, beriman bertaqwa pada Tuhan YME, berakhlak mulia, dan memiliki kemandirian”, ujar Agus.

Sementara itu, PKS Kesiswaan Oni Saroni menjelaskan bahwa sebanyak 52 siswa yang menjadi inspirasi bagi siswa yang lain untuk terus belajar membaca Alquran dan kitab kuning. Mereka menjadi penebar kebaikan untuk lingkungannya, berhasil mengelola waktu dan menjaga konsistensi diri untuk menghapal setiap hari. Tidak dipaksakan, tapi didorong untuk selalu menggunakan waktu dengan sebaik mungkin.

“Sebanyak 52 siswa yang bertalenta penghapal Alquran dan kitab kuning terdiri 16 siswa kelas 9, 33 siswa kelas 8, dan 3 siswa kelas 7, sebagai penghapal alquran atau kitab kuning. Berdasarkan jenis hapalannya, ada 16 siswa penghapal Juzamma, 20 siswa penghapal Kitab Jurumiyah, 10 siswa penghapal kitab yaqulu, dan 6 siswa penghapal kitab imrity. Mereka sangat menginspirasi”, papar Oni.

Salah satu siswa yang berhasil menghapalkan Alquran dan kitab kuning yaitu Alfetra Darma kelas IX.3, mengungkapkan bahwa siswa harus bisa mengatur waktu antara belajar materi pelajaran sekolah dan menghapal hapalannya Alquran dan kitab kuning. Jika ada waktu kosong, selalu digunakan untuk menghapal. Semangat untuk menjadi penghapal, menjadi motivasi yang utama.

“Kami harus memiliki niat dan tekad yang kuat untuk menghapal, karena tidak mudah untuk menghapal Alquran dan kitab kuning ini. Menghapal siang-malam dengan sungguh-sungguh dan semangat. Sebelum membaca Alquran, kami terlebih dahulu tawasul kepada pengarang kitab, kemudian baru menghapalnya”, pungkas Alfetra.***

Penulis
Rahmat Sodik – Guru Matematika
SMP Darul Falah 2
Calon Guru Penggerak Angkatan 4, Penulis buku Antologi Artikel Best Practise ” Hikmah PJJ” Guru SMP Kab.Bandung Barat, Penulis buku antologi puisi guru dan siswa SMP Darul Falah 2 “Sintesan Pena”, Guru Inspiratif SMP Darul Falah, SMP Darul Falah 2 dan SMA Darul Falah.

Editor: Dian Diana