SMPN 4 CIKALONGWETAN PROGRAMKAN PAPERLESS

Cikalongwetan-(Newsroom). SMPN 4 Cikalongwetan Kab. Bandung Barat dalam menyikapi perkembangan teknologi di revolusi industri 4.0  saat ini, mencanangkan program penyimpanan dokumen sekolah secara digital. Kegiatan ini dilaksanakan jelang Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) digelar pada  Jumat 11 Desember 2020 nanti.

Kepala SMPN 4 Cikalongwetan,  Asep Gunawan,  mengatakan bhwa kegiatan PKKS yang bertujuan untuk mengukur ketercapaian dalam pengelolaan delapan standar pendidikan nasional, sangat terbantu dengan pencanangan kegiatan di atas.  Menurutnya hal ini lebih mengefektif dan mengefesiensi pelaksanaan PKKS.

Di sisi lain,  Pengawas Pembina SMP Dinas Pendidikan Kab. Bandung Barar,  Rondang Okinda,  dalam arahannya menyampaikan bahwa SMPN 4 Cikalongwetan telah memasuki dunia digital dengan memasukan semua dokumen delapan standar pendidikan yang akan diperiksa pada PKKS nanti ke dalam flatform Google Drive. Menurutnya,  hal ini memudahkan pengawas dalam memeriksa dokumen.

Sementara itu,  Endang Wahyu Widiasari, Ketua kegiatan PKKS, bersyukur atas kerja keras tim dalam menyusun file-file  tersebut. Menurutnya,  hal ini memberikan kemudahan bagi sekolah dalam pengadministrasian  secara efektif dan efesien. Sehingga secara tidak langsung pihaknya telah meminimalisasikan pemggunaan kertas dan sampah.

“Beberapa hari kita semua tim berjibaku di depan laptop. Kegiatan ini selain untuk menyimpan dan mengamankan data sekolah, juga bertujuan untuk merealisasikan program lingkungan hidup. Dengan mengurangi penggunaan kertas berarti kita sudah berkontribusi menyelamatkan lingkungan,” ungkapnya kepada Newsroom (5/12).

Ditambahkannya bahwa sudah waktunya kita mengurangi penggunaan kertas dengan langkah nyata. Salah satunya adalah dengan penyimpanan berkas sekolah secara digital.

Lebih jauh disampaikan bahwa semua file disusun serapih mungkin, sesuai dengan instrumen delapan standar pendidikan nasional yang akan diperiksa pada PKKS. Selanjutnya, dokumen tersebut dapat diakses kapanpun dan dimanapun. Termasuk oleh guru, siswa dan semua warga sekolah dengan seizin Asep Burhanudin sebagai admin.

“Semua file PKKS disusun serapih mungkin, sesuai dengan instrumen delapan standar pendidikan. Selanjutnya dokumen tersebut dapat diakses kapanpun dan dimanapun. Termasuk guru siswa dan semua warga sekolah dengan seizin adminnya” tandasnya. ***

Berita: Adhyatnika Geusan Ulun

Sumber Berita dan Foto: Endang Wahyu Widiasari (Wakasek Kurikulum SMPN 4 Cikalongwetan)