Skip to content

Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat

Primary Menu
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Tujuan Dinas Pendidikan
    • Struktur Organisasi
    • Pejabat Struktural Dinas Pendidikan
    • Tupoksi
    • Kontak Kami
    • Visi Misi & Moto
    • Maklumat Pelayanan
  • Statistik
    • Neraca Pendidikan 2016
    • Neraca Pendidikan 2017
    • Neraca Pendidikan 2018
    • Neraca Pendidikan 2019
    • Neraca Pendidikan 2020
    • Neraca Pendidikan 2021
  • Produk Hukum
  • Download
    • Library Document
    • Ebook
  • SAKIP
    • Renstra Disdik 2018-2023
    • IKU 2022
    • Perjanjian Kinerja Pejabat Eselon 2022
    • RKT Tahun 2021
  • Gallery Photo
  • Standar Pelayanan
  • PPPK
    • PPPK 2022
    • PPPK 2023
  • Portal Layanan
    • Portal Pelayanan
    • Portal Pengaduan
    • PETADIK
  • Publikasi
    • Majalah Kinanti
    • Podcast Bisa Cerdas
  • Home
  • Artikel Populer
  • Mencetak Generasi Tangguh: Pentingnya Mengajarkan Growth Mindset di Sekolah
  • Artikel Populer

Mencetak Generasi Tangguh: Pentingnya Mengajarkan Growth Mindset di Sekolah

bidangsmp 11 December 2025

Dr. H. Rustiyana, ST., MT., M.Pd., M.A.P
(Sekretaris Dinas Pendidikan Kab. Bandung Barat)

Di tengah laju perubahan dunia yang semakin cepat dan penuh ketidakpastian, peran sekolah tidak lagi sekadar menjadi tempat transfer pengetahuan akademis. Sekolah kini memegang tanggung jawab yang lebih besar; mempersiapkan mentalitas siswa untuk menghadapi tantangan masa depan. Salah satu fondasi psikologis terpenting yang dapat diberikan sekolah kepada siswa adalah Growth Mindset atau pola pikir bertumbuh.

Istilah yang dipopulerkan oleh psikolog Carol Dweck ini telah mengubah cara pandang kita terhadap kecerdasan dan bakat. Namun, mengapa konsep ini menjadi begitu krusial untuk diterapkan di lingkungan sekolah saat ini?

Memahami Growth Mindset vs Fixed Mindset

Sebelum melangkah lebih jauh, kita perlu membedakan dua pola pikir dasar, Fixed Mindset (Pola Pikir Tetap) adalah keyakinan di mana kecerdasan, bakat, dan karakter adalah sifat bawaan yang statis dan tidak dapat diubah. Siswa dengan pola pikir ini sering menghindari tantangan karena takut gagal dan terlihat “bodoh”. Sedangkan Growth Mindset (Pola Pikir Bertumbuh) adalah Keyakinan dimana kemampuan dasar dapat dikembangkan melalui dedikasi, kerja keras, dan strategi yang tepat. Siswa dengan pola pikir ini melihat kegagalan bukan sebagai akhir, melainkan sebagai batu loncatan untuk belajar.

Mengapa Sekolah Perlu Mengajarkan Growth Mindset?

Penerapan growth mindset di sekolah membawa dampak sistemik yang positif bagi perkembangan siswa, antara lain:

Pertama, Meningkatkan Ketahanan (Resiliensi) artinya siswa yang memiliki growth mindset lebih tahan banting. Saat menghadapi materi pelajaran yang sulit atau nilai ujian yang rendah, mereka tidak langsung merasa “saya tidak berbakat”. Sebaliknya, mereka akan berpikir, “saya belum menguasainya, dan saya perlu mencoba cara lain.” Ini menciptakan generasi yang tidak mudah menyerah saat menghadapi kegagalan di dunia nyata.

Kedua, Mendorong Keberanian Mengambil Risiko, artinya dalam lingkungan fixed mindset, kesalahan adalah aib. Namun, dalam budaya growth mindset, kesalahan adalah bukti bahwa siswa sedang berproses. Ketika sekolah merayakan proses belajar—bukan hanya hasil akhir—siswa menjadi lebih berani mengambil risiko, bertanya, dan mencoba hal-hal baru tanpa takut dihakimi.

Ketiga, Menumbuhkan Motivasi Intrinsik, artinya Siswa dengan pola pikir bertumbuh belajar bukan semata-mata demi nilai atau pujian guru, melainkan karena keinginan untuk meningkatkan kapasitas diri. Motivasi yang datang dari dalam (intrinsik) ini jauh lebih bertahan lama dibandingkan motivasi eksternal.

Strategi Mengintegrasikan Growth Mindset di Ruang Kelas

Mengajarkan growth mindset bukan sekadar menempelkan poster motivasi di dinding kelas. Ini memerlukan perubahan pendekatan pedagogis yang konsisten:

  1. Puji Proses, Bukan Kecerdasan: Alih-alih berkata, “Wah, kamu pintar sekali!” (yang memicu fixed mindset), guru sebaiknya berkata, “Saya suka usahamu menyelesaikan soal sulit ini,” atau “Strategi yang kamu pakai sangat kreatif.” Memuji usaha, strategi, dan ketekunan mengajarkan siswa bahwa proseslah yang menentukan hasil.
  2. Menambahkan Kata “Belum” (The Power of Yet):  Ketika siswa berkata, “Saya tidak bisa matematika,” guru perlu mengoreksi dengan menambahkan satu kata sederhana: “Kamu belum bisa matematika.” Kata “belum” memberikan sinyal ke otak bahwa ada harapan dan waktu untuk menguasainya di masa depan.
  3. Normalisasi Kesalahan: Guru bisa berbagi cerita tentang kegagalan tokoh-tokoh besar atau bahkan kegagalan mereka sendiri, dan bagaimana mereka bangkit dari situ. Jadikan analisis kesalahan sebagai bagian rutin dari pembelajaran, bukan sekadar momen pemberian hukuman atau pengurangan nilai.
  4. Umpan Balik yang Konstruktif: Hindari memberikan nilai tanpa catatan. Berikan umpan balik yang spesifik tentang apa yang sudah baik dan langkah konkret apa yang perlu diperbaiki. Ini membantu siswa fokus pada perbaikan berkelanjutan.

Kesimpulan

Mencetak generasi tangguh tidak bisa instan. Ia membutuhkan ekosistem sekolah yang mendukung—mulai dari cara guru berbicara, sistem penilaian, hingga budaya sekolah secara keseluruhan.

Dengan menanamkan growth mindset, sekolah memberikan hadiah terbaik bagi para siswa: keyakinan bahwa masa depan mereka tidak ditentukan oleh bakat bawaan, tetapi oleh seberapa keras mereka mau berusaha dan belajar dari kegagalan. Inilah bekal sejati untuk menghadapi dunia yang terus berubah. ***

Total Views: 290

Continue Reading

Previous: Sang Guru Robot
Next: BUKAN SEKADAR PUJIAN: INI KALIMAT “AJAIB” GURU UNTUK MEMBANGUN MENTAL JUARA SISWA

Related Stories

Dina maryani
  • Artikel Populer

Strategi SMP Negeri 2 Cihampelas Menyambut TKA 2026

bidangsmp 18 February 2026
sekdis1
  • Artikel Populer

Kekuatan Kata “Belum”: Mengubah Frustrasi Siswa Menjadi Motivasi

bidangsmp 12 February 2026
Cuplikan layar 2026-02-10 204544
  • Artikel Populer

Dinamika Proses Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah: Studi Kasus di Pemda Kabupaten Bandung Barat

bidangsmp 10 February 2026

Tautan

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

हाल के पोस्ट

  • Simfoni Rasa dan Budaya Nusantara: Penguatan Karakter melalui Pembelajaran Kokurikuler Lintas Disiplin Ilmu di Kelas IX SMPN 1 Cihampelas
  • Strategi SMP Negeri 2 Cihampelas Menyambut TKA 2026
  • Ketua MKKS SMP KBB Dorong Satuan Pendidikan Tingkatkan Prestasi Warga Sekolah
  • SMPN 2 Cipongkor Berjaya di ITN Open IX–Kejuaraan Taekwondo Jawa Barat 2026
  • Pelaksanaan Pembelajaran Bulan Suci Ramadhan 1447 H

हाल की टिप्पणियां

  1. bidangsmp on Teknik Pembelajaran Sosial-Emosional
  2. NeptunBahis Giris on Peran Guru Penggerak dalam Menggerakkan Komunitas Praktisi di Sekolah
  3. Yuli on Sambut Tahun Pelajaran 2023/2024, MKKS SR 01 SMP KBB Gelar Workshop IKM
  4. N. Mimin Rukmini on Guru Penggerak Angkatan 7 KBB Terbitkan Buku “Mereka yang Merrdeka”
  5. N. Mimin Rukmini on SMPN 2 Cikalongwetan Rebut Juara Umum GEFUC-2nd

अभिलेखागार

  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023
  • November 2023
  • October 2023
  • September 2023
  • August 2023
  • April 2023
  • March 2023
  • November 2022
  • May 2021
  • April 2021
  • March 2021
  • November 2020
  • October 2018
  • March 2018

श्रेणियाँ

  • Artikel Populer
  • Berita
  • Edaran
  • Opini
  • PPPK 2022
  • PPPK 2023
  • Sastra
  • Tak Berkategori

You may have missed

Gambar1
  • Berita

Simfoni Rasa dan Budaya Nusantara: Penguatan Karakter melalui Pembelajaran Kokurikuler Lintas Disiplin Ilmu di Kelas IX SMPN 1 Cihampelas

bidangsmp 19 February 2026
Dina maryani
  • Artikel Populer

Strategi SMP Negeri 2 Cihampelas Menyambut TKA 2026

bidangsmp 18 February 2026
SUHARTONO1
  • Berita

Ketua MKKS SMP KBB Dorong Satuan Pendidikan Tingkatkan Prestasi Warga Sekolah

bidangsmp 17 February 2026
WhatsApp Image 2026-02-16 at 18.11.08
  • Berita

SMPN 2 Cipongkor Berjaya di ITN Open IX–Kejuaraan Taekwondo Jawa Barat 2026

bidangsmp 17 February 2026
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.