
Saguling KBB-SMPN 2 Saguling menggelar readhaton. Kegiatan yang diikuti seluruh guru, tenaga kependidikan dan siswa tersebut, merupakan upaya sekolah dalam mencetak warga sekolah yang literat.
Demikian disampaikan Kepala SMPN 2 Saguling, Dede Komara kepada tim peliput berita pendidikan Bandung Barat (9/1/26). Menurutnya, kegiatan di atas dilaksanakan sebagai salah satu bentuk dukungan sekolah atas program Tantangan Membaca Bandung Barat (TMBB) yang digulirkan Dinas Pendidikan Kab. Bandung Barat (KBB).
Lebih lanjut disampaikan, gerakan literasi sekolah merupakan kunci peningkatan kualitas pendidikan. Oleh karena itu, pihaknya terus mengalakkan gerakan tersebut kepada seluruh warga sekolah yang dipimpinnya.

“Alhamdulillah, kegiatan Gerakan Literasi Sekolah hari ini sangat meriah! Saya sangat senang melihat antusiasme siswa-siswi dalam membaca dan berbagi cerita. Ini membuktikan bahwa: Literasi adalah kunci untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional dan khususnya Kualitas Pendidikan di SMP N 2 Saguling,” ujarnya.
Dipaparkan Dede, gerakan literasi sekolah membuktikan bahwa membaca itu merupakan suatu kebutuhan bukan keterpaksaan. Namun, pembiasaan ini harus dijadikan sebagai gaya hidup.
“Dengan gerakan literasi sekolah, kita tanamkan cinta membaca dan meningkatkan pengetahuan,” imbuhnya.
Sementara itu, selain kegiatan readathon yang dilaksanakan sebanyak 2 kali selama masa tantangan pada program TMBB, yaitu mulai 2 Oktober 2025 hingga 6 November 2025, semuanya bertujuan untuk meningkatkan kemampuan lterasi warga sekolah.

Ditandaskan Kepala Sekolah, upaya pihaknya dalam menggiatkan gerakan literasi sekolah diharapkan dapat mencetak warga sekolah yang literat.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan, selain mampu meningkatkan kemampuan literasi pada siswa serta membuat siswa lebih mencintai buku, juga dapat mencetak warga sekolah yang literat,” tandasnya. ***