
Cililin KBB-Lahirnya juara I kategori Tanding Usia Dini Putra di kejuaraan bertajuk National Student Sports Competition tahun 2025 atas nama Muhammad Raffa Dhiyatul Azka-siswa MI Bingas II-III Cililin Kab. Bandung Barat (KBB) baru-baru ini, tidak lepas dari peran utama PPS Gerak Putra Pasundan.
Perguruan Pencak Silat beraliran perterungan jarak dekat yang didirikan 14 September 2020 tersebut, kerap melahirkan juara-juara pencak silat tingkat regional dan nasional. Berpusat di Kp. Pefelas RT 003/007 Desa Budiharja Kec. Cililin KBB, PPS Gerak Putra Pasundan diasuh oleh Yosef Irawan, S.PdI.
Dalam keterangannya kepada tim peliput berita pendidikan Bandung Barat, Yosef Irawan menjelaskan perguruan pencak silat yang diasuhnya ini, selain melahirkan juara pencak silat, juga berhasil membina fisik dan mental anak didiknya, sehingga banyak yang berkarir menjadi atlet dan siswa beprestasi.

“Kegiatan di PPS Gerak Putra Pasundan, yaitu: Pelatihan dan pembinaan pencak silat bina prestasi, dan pelatihan dan pembinaan beladiri campuran MMA Elang Baja Fighting Club,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan, PPS Gerak Putra Pasundan yang memiliki unit latihan di GOR Batujajar KBB ini, telah menghasilkan atlet pelajar yang menjadi penyumbang emas bagi KBB di ajang Kejurda Pelajar Jawa Barat, atas nama Gendis dan Haniyah.
“Selain itu, kami juga memiliki prestasi. seperti menjadikan perguruan pencak silat asli KBB yang menjadi perguruan pionir di wilayah KBB selatan, penggagas pengurus IPSI kecamatan Cililin, menjadi perguruan baru yang sukses meraih juara umum III di ajang IPSI CUP 4 Bandung Barat 2023, melahirkan banyak pesilat muda berbakat dan berprestasi, menjadikan Desa Budiharja dan Desa Bongas sebagai kampung pesilat di kecamatan Cililin, dan menjadi juara umum III kategori usia dini di Kejurnas Open Pencak Silat Student Sports Competition 2025, baru-baru ini,” imbuhnya.
Sementara itu, masih menurut Yosef, prestasi Pelatih yang telah dicapai, adalah tersertifikasi pelatih IPSI tingkat kabupaten, tersertifikasi sebagai pelatih dan wasit juri tarung tradisi ASTA Jawa Barat, menjadi Pelatih yang menangani tim BKPORPROV JABAR 2025-2026, dan
sebagai salah satu pengurus di Pengcab IPSI KBB periode 2025-2029.
Di lain pihak, banyak prestasi atlet yang telah dicapai oleh PPS Gerak Putra Pasundan di ejumlah event, baik reguler maupun kejuaraan terbuka yang diselenggarakan Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) di tingkat Kejurda Pelajar, Popwilda, dan seleksi daerah Porprov Jawa Barat.

“Banyak menjuarai di berbagai event, baik itu event reguler berjenjang IPSI (Kejurda Pelajar, Popwilda, Slekda BKPorprov) maupun event-eventnon reguler (open). Kemudian, kami juga berhasil meraih 2 emas, 1 perak dan 1 perunggu di IPSI CUP 4 Bandung Barat kategori praremaja prestasi, atas nama Indah Agustina, Nita Fitri Alipah, Raksa Anugrah, dan Ai Khodijah,” paparnya.
Selanjutnya, PPS Gerak Putra Pasundan sukses menghantarkan 2 atlet pendatang baru meraih juara 3 di IPSI CUP 5 (selekda BKPorprov KBB), atas nama Indah Agustina dan Raksa Anugrah. Berikutnya, m Menjadi juara umum III kategori usia dini di Kejurnas Open Pencak Silat Student Sports Competition 2025, atas nama Indah Agustina sebagai atlet GPP peraih pesilat wanita terbaik di Silat Bebas Adu Jajaten 1 se-Jawa Barat, Halwatussitah Romadhona sebagai pesilat terbaik di MKP 5, Gledys Ayundari Andara Amrudin sebagai pesilat terbaik di MKP 6, Asep Seapudin sebagai pesilat terbaik Paris Van Java 1 2023, Gendis Ayudhia Rayya Amrudin, pesilat muda pertama GPP dari kalangan Kemenag yang menjadi penyumbang emas pertama bagi IPSI KBB di Kejurda Pelajar Jawa Barat.

Ditandaskan Yosef, selain berprestasi bidang atlet dan pelatih, perguruannya pun berhasil meloloskann beberapa atlet dengan menggunakan jalur prestasi dalam melanjutkan sekolah, atas nama Daffa). Kemudian yang melanjutkan kuliah, seperti Nita dan Raksa, serta mempermudah masuk TNI, atas nama Ragib Yusup Sopandi.
Atas prestasi-prestasi yang dicapai PPS Gerak Putra Pasundan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan memotivasinya untuk terus melahirkan pesilat-pesilat tangguh KBB.

“Kami ucapkan terima kasih kepada: MI Assalafiyyah Batujajar, MI II – III Bongas, Pemerintah Desa Bongas, Pemerintah Desa Budiharja,
Kepala Desa Cililin, Pemerintah Kecamatan Cililin, Pemerintah Kecamatan Cipongkor, Pemerintah Kecamatan sindangkerta, Koramil Cililin dan Sindangkerta, Perguruan rekan Budi-Daya, Putrabanyu Gagaklumayung, Pengcam IPSI Cililin, Pengcab IPSI KBB, dan Seluruh masyarakat Bandung Barat,” pungkasnya. ***