Skip to content

Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat

Primary Menu
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Tujuan Dinas Pendidikan
    • Struktur Organisasi
    • Pejabat Struktural Dinas Pendidikan
    • Tupoksi
    • Kontak Kami
    • Visi Misi & Moto
    • Maklumat Pelayanan
  • Statistik
    • Neraca Pendidikan 2016
    • Neraca Pendidikan 2017
    • Neraca Pendidikan 2018
    • Neraca Pendidikan 2019
    • Neraca Pendidikan 2020
    • Neraca Pendidikan 2021
  • Produk Hukum
  • Download
    • Library Document
    • Ebook
  • SAKIP
    • Renstra Disdik 2018-2023
    • IKU 2022
    • Perjanjian Kinerja Pejabat Eselon 2022
    • RKT Tahun 2021
  • Gallery Photo
  • Standar Pelayanan
  • PPPK
    • PPPK 2022
    • PPPK 2023
  • Portal Layanan
    • Portal Pelayanan
    • Portal Pengaduan
    • PETADIK
  • Publikasi
    • Majalah Kinanti
    • Podcast Bisa Cerdas
  • Home
  • Artikel Populer
  • Dampak Menata Ulang Ruangan Terhadap Motivasi Kinerja
  • Artikel Populer

Dampak Menata Ulang Ruangan Terhadap Motivasi Kinerja

bidangsmp 21 January 2026

Dra. Hj. N. Mimin Rukmini, M.Pd
(Kepala SMPN 3 Cililin)

Beberapa waktu lalu, ketika baru saja ada empat tenaga kependidikan (tendik) diangkat menjadi P3K paruh waktu, salah seorang di antara mereka meminta izin pada penulis untuk mengubah dan membenahi ruang guru termasuk pula ruang Tata Usaha (TU) . Penulis sangat mengapresiasi, saat itu juga penulis acungi jempol. Dengan mengatakan bahwa itu ide mantap dan lanjut untuk dikerjakan. Ia pun seperti gembira sekali. Lantas dibantu rekan guru dan tendik lain menata ruangan lebih rapih dan indah.

Situasi memberi apresiasi pada seseorang sekecil apapun langkah yang diberikan dipastikan akan berdampak positif baik secara fisik maupun psikis. Demikian pun jika apresiasi itu diberikan kepada murid, sudah tentu murid tersebut akan merasa dilayani dan diakui sekecil apapun kemampuan murid.

Rabu, 14 Januari 2026 adalah hari yang semakin mengesankan ketika memasuki ruang guru. Posisi meja guru, kursi, dan lemari berbeda dari posisi semula. Kursi dan meja guru semula berjejer terdiri atas empat baris menghadap pada papan planel internet, sedangkan posisi sekarang kursi dan meja diletakkan membentuk bujur sangkar. Di tengah ruangan kosong.. Satu sisi juga dikosongkan agar semua menghadap ke Papan planel. Posisi ruang guru seperti ini, ruangan dirasa menjadi lebih luas dan sedap dipandang mata.

Penulis ingat ketika pertama datang di sekolah dan membawa surat tugas sebagai Kepala Sekolah (KS). Saat itu ruang KS terkesan sempit dan gelap. Waktu itu penulis spontan berkelakar bahwa saya tidak mau di kamar peteng (kamar gelap). Pada akhirnya saat itu juga, bapak-bapak guru memindahkan posisi lemari dan meja. Luar Biasa! Penulis kira inilah kesan mendalam membuat semangat bekerja ketika pengakuan dan penerimaan dari warga sekolah sangat baik, dan membuat nyaman.

Demikian juga sekarang ketika ada pengakuan dan kepedulian seorang ASN dengan rekan lain pula untuk mengubah posisi ruang guru dan TU, lalu disetujui, tentunya suasana kinerja lebih semangat, lebih segar dan nyaman, relevan dengan suasana dalam ruang guru dan ruang TU yang semakin rapih dan indah.

Kurnia, Adi dan Qomaruzzaman, Bambang (2016; 23) mengungkapkan bahwa posisi meja, kursi, dan sebagainya itu, Ia sebut sebagai unsur yang tampak. Ada pun unsur yang tidak tampak adalah bagaimana setiap individu memiliki pemahaman mendalam tentang semua yang tampak itu yang akan memengaruhi perilaku selama di sekolah. Termasuk bagaimana cara mengajar, memotivasi diri dan orang lain, berhubungan antarekan atau atasan, atau dengan murid, dan lain-lain. Oleh karena itu dengan adanya perubahan tata letak ruangan di sekolah setidaknya berpengaruh pula terhadap motivasi kinerja dari guru dan tendik. Lebih jauh motivasi akan berdampak pula pada pembelajaran.

Salah satu hikmah mendalam dari ubahnya posisi tempat duduk guru, yakni hikmah penghargaan dan saling memahami di antara rekan kerja. Inilah nilai bahwa jika unsur yang tampak ada perubahan, perilaku yang ada pada tempat, ruang, dan waktu itu pun berubah pula. Yang paling utama perubahan itu diharapkan terjadi ke arah yang lebih positif atau budaya positif. Semoga! ***

Sumber bacaan:
Kurnia, Adi dan Qomaruzzaman, Bambang. 2016. Membangun Budaya Sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Total Views: 88

Continue Reading

Previous: Belajar Jadi Lebih Hidup Berkat Video Animasi Berbantuan AI
Next: Belajar Tak Bersekat: Inovasi Literasi Wisata Sebagai Wujud TMKS dan TMBB

Related Stories

food waste
  • Artikel Populer

Stop Food Waste! Mengajarkan Tanggung Jawab Lingkungan Melalui Pengelolaan Sisa Makanan di Kantin Sekolah

bidangsmp 12 March 2026
Gambar1
  • Artikel Populer

Dukungan Peer Support: Bagaimana Siswa Saling Menguatkan Setelah Musibah

bidangsmp 5 March 2026
pm 7
  • Artikel Populer

Siswa Bosan di Kelas? 7 Sinyal Bahwa Metode Mengajar Anda Harus Beralih ke Deep Learning

bidangsmp 3 March 2026

Tautan

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

हाल के पोस्ट

  • Stop Food Waste! Mengajarkan Tanggung Jawab Lingkungan Melalui Pengelolaan Sisa Makanan di Kantin Sekolah
  • Pengelolaan Sampah Terpadu, Kunci Wujudkan Sekolah ASRI di Kabupaten Bandung Barat
  • Disdik KBB Dukung Penguatan Kapasitas Jejaring Pendidikan Anti Korupsi
  • Disdik KBB Dorong Sekolah Ikuti Webinar Gerakan Kolaborasi Kelola Sampah di Sekolah Adiwiyata Menuju Indonesia ASRI
  • Serentak Gladi TKA: Disdik KBB Harap Pelaksanaan TKA Sukses Sesuai Harapan

हाल की टिप्पणियां

  1. bidangsmp on Teknik Pembelajaran Sosial-Emosional
  2. NeptunBahis Giris on Peran Guru Penggerak dalam Menggerakkan Komunitas Praktisi di Sekolah
  3. Yuli on Sambut Tahun Pelajaran 2023/2024, MKKS SR 01 SMP KBB Gelar Workshop IKM
  4. N. Mimin Rukmini on Guru Penggerak Angkatan 7 KBB Terbitkan Buku “Mereka yang Merrdeka”
  5. N. Mimin Rukmini on SMPN 2 Cikalongwetan Rebut Juara Umum GEFUC-2nd

अभिलेखागार

  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023
  • November 2023
  • October 2023
  • September 2023
  • August 2023
  • April 2023
  • March 2023
  • November 2022
  • May 2021
  • April 2021
  • March 2021
  • November 2020
  • October 2018
  • March 2018

श्रेणियाँ

  • Artikel Populer
  • Berita
  • Edaran
  • Opini
  • PPPK 2022
  • PPPK 2023
  • Sastra
  • Tak Berkategori

You may have missed

food waste
  • Artikel Populer

Stop Food Waste! Mengajarkan Tanggung Jawab Lingkungan Melalui Pengelolaan Sisa Makanan di Kantin Sekolah

bidangsmp 12 March 2026
webinar
  • Berita

Pengelolaan Sampah Terpadu, Kunci Wujudkan Sekolah ASRI di Kabupaten Bandung Barat

bidangsmp 11 March 2026
Cuplikan layar 2026-03-10 111227
  • Berita

Disdik KBB Dukung Penguatan Kapasitas Jejaring Pendidikan Anti Korupsi

bidangsmp 10 March 2026
WhatsApp Image 2026-03-09 at 17.49.22
  • Berita

Disdik KBB Dorong Sekolah Ikuti Webinar Gerakan Kolaborasi Kelola Sampah di Sekolah Adiwiyata Menuju Indonesia ASRI

bidangsmp 9 March 2026
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.