
Saguling, KBB – Dalam upaya menumbuhkan budaya literasi yang kuat di lingkungan sekolah, SMPN 3 Saguling menyelenggarakan kegiatan literasi bertajuk “Menumbuhkan Budaya Literasi Melalui Dongeng yang Menginspirasi” pada Jumat (13/2/26). Kegiatan ini menghadirkan pendongeng inspiratif, Mang Idon, yang dikenal mampu menghidupkan cerita dengan penuh pesan moral dan nilai karakter.
Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan sekolah ini diikuti oleh seluruh siswa dengan penuh antusias. Sejak pagi hari, para siswa telah berkumpul dengan tertib untuk mengikuti rangkaian acara. Dengan suasana alam yang asri dan udara yang sejuk, kegiatan literasi berlangsung dalam nuansa yang hangat dan menyenangkan.

Dalam sesi dongengnya, Mang Idon membawakan cerita-cerita inspiratif yang sarat akan nilai kejujuran, kerja keras, tanggung jawab, serta pentingnya memiliki mimpi. Penyampaian yang ekspresif dan interaktif membuat para siswa terlibat aktif—tertawa, bertepuk tangan, sekaligus merenung atas pesan moral yang disampaikan. Dongeng tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran karakter yang bermakna.
Sementara itu, Kepala SMPN 3 Saguling, Shinta Ayu Kencana, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang terus dikembangkan di satuan pendidikan. Menurutnya, literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami, memaknai, serta mengambil hikmah dari setiap informasi yang diterima.
“Melalui dongeng, imajinasi siswa tumbuh, karakter terbentuk, dan kecintaan terhadap literasi semakin kuat. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, antusiasme siswa terlihat jelas sepanjang kegiatan. Mereka mengikuti setiap alur cerita dengan penuh perhatian dan semangat. Di akhir kegiatan, suasana semakin meriah ketika dilakukan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan kenangan atas pengalaman literasi yang berkesan.
Ditandaskan Kepala Sekolah, melalui kegiatan ini, SMPN 3 Saguling menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi yang cerdas, responsif, dan berkarakter. Dongeng menjadi jembatan untuk menghidupkan imajinasi, menanamkan nilai-nilai positif, serta menumbuhkan budaya literasi sejak dini.
“Dengan semangat literasi yang terus digaungkan, diharapkan seluruh warga sekolah semakin menyadari bahwa membaca dan mendengar cerita bukan sekadar aktivitas, melainkan langkah awal membentuk masa depan yang gemilang,” pungkasnya. ***