
Saguling, KBB – SMPN 1 Saguling sukses menggelar Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas IX yang dilaksanakan mulai tanggal 6 hingga 9 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting karena merupakan pelaksanaan TKA perdana di sekolah tersebut.
Sebanyak 153 siswa mengikuti TKA yang diselenggarakan dalam empat sesi. Setiap sesi berlangsung selama 105 menit, dengan rincian 10 menit latihan, 75 menit pengerjaan soal tes, serta 20 menit survei karakter dan survei lingkungan belajar. Pelaksanaan dibagi menjadi dua gelombang, mulai pukul 07.00 hingga 15.30 WIB.
Adapun mata pelajaran yang diujikan dalam TKA meliputi Bahasa Indonesia dan Matematika. Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur kemampuan akademik siswa kelas IX serta menjadi salah satu syarat pendaftaran ke jenjang SMA/SMK melalui jalur prestasi.

Kepala SMPN 1 Saguling, Budi Ruhiat, di sela-sela kegiatan menyampaikan bahwa TKA tahun ini merupakan pengalaman pertama bagi sekolah.
“Kegiatan TKA tahun ini adalah yang pertama kali kami laksanakan. Pada tahun-tahun sebelumnya belum pernah dilaksanakan. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. TKA ini juga terintegrasi dengan ANBK yang meliputi survei lingkungan belajar dan survei karakter, sehingga tidak hanya mengukur aspek kognitif, tetapi juga memotret kondisi belajar siswa secara menyeluruh,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana TKA, Agus Ramdan, menjelaskan bahwa dalam rangka menjaga transparansi dan kejujuran pelaksanaan, diterapkan sistem pengawasan silang. Untuk pelaksanaan di SMPN 1 Saguling, pengawas silang berasal dari SMPN 2 Batujajar. Sebaliknya, guru dari SMPN 1 Saguling bertugas sebagai pengawas di SMPN 3 Saguling.
“Pengawasan silang ini kami laksanakan sebagai bentuk komitmen menjaga integritas dan objektivitas pelaksanaan TKA. Dengan sistem ini, diharapkan pelaksanaan ujian benar-benar berjalan jujur, tertib, dan sesuai prosedur,” paparnya.
Agus juga menambahkan bahwa sejak tahap perencanaan hingga persiapan, termasuk simulasi dan gladi bersih, seluruh panitia bekerja secara maksimal.
“Sejak awal kami melakukan perencanaan matang, dilanjutkan dengan simulasi dan gladi bersih. Meskipun sempat terdapat beberapa kendala teknis, semuanya dapat diatasi dengan baik. Hingga pelaksanaan berlangsung, kegiatan TKA berjalan lancar dan tertib,” imbuhnya.
Di sisi lain, proktor TKA, Rijal Ramdani, menyampaikan bahwa sebelum pelaksanaan TKA, Pengawas Bina SMPN 1 Saguling, Yeni Dwiheryani, telah melaksanakan monitoring dan evaluasi untuk memastikan kesiapan personel serta perangkat pendukung.

“Sebelum pelaksanaan TKA, Pengawas Bina SMPN 1 Saguling, Ibu Yeni Dwiheryani, melakukan monitoring dan evaluasi persiapan untuk memastikan seluruh personel dan perangkat siap digunakan. Selain itu, beliau juga melakukan monitoring penggunaan IFP (Interactive Flat Panel) bantuan pemerintah serta pembinaan kepada guru-guru pada Kamis, 2 April 2026,” sampainya.
Ditandaskan Kepala Sekolah, diharapkan hasil TKA ini dapat menjadi bekal bagi para siswa dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi serta mendorong semangat berprestasi di masa mendatang.
“Dengan pelaksanaan yang tertib, transparan, dan terintegrasi, SMPN 1 Saguling menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Bandung Barat. Diharapkan, hasil TKA ini dapat menjadi bekal bagi para siswa dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi serta mendorong semangat berprestasi di masa mendatang,” tandasnya. ***