
Bandung Barat – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat (Disdik KBB) mendukung penguatan kapasitas jejaring pendidikan antikorupsi jenjang PAUD Dikdasmen. Salah satunya dengan mendorong seluruh satuan pendidikan di lingkungan Disdik KBB untuk mengikuti webinar yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (10/3/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya strategis dalam memperkuat implementasi Pendidikan Anti Korupsi (PAK) pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), pendidikan dasar, hingga pendidikan menengah. Webinar tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman dan kapasitas pendidik dalam mengintegrasikan nilai-nilai antikorupsi ke dalam pembelajaran secara sistematis dan berkelanjutan.
Kepala Disdik KBB melalui Sekretaris Dinas, Edy Syafrudin, menegaskan bahwa pendidikan antikorupsi merupakan investasi jangka panjang dalam membangun generasi yang berintegritas dan berkarakter kuat.
“Proses pembentukan dan penguatan karakter harus dilakukan sejak dini melalui internalisasi nilai-nilai antikorupsi dalam kurikulum, serta didukung oleh penguatan integritas ekosistem pendidikan. Sekolah memiliki peran sentral dalam membentuk budaya antikorupsi pada murid,” ujarnya.
Lebih jauh disampaikan, Pendidikan Anti Korupsi dilaksanakan secara berjenjang dan berkelanjutan, dimulai dari penguatan nilai-nilai integritas, jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, serta kerja keras. Nilai-nilai tersebut ditanamkan sejak jenjang pendidikan usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, hingga pendidikan tinggi, sehingga terbentuk karakter peserta didik yang konsisten menjunjung tinggi kejujuran dan tanggung jawab.
“Sebagaimana tertuang dalam Dokumen Peta Kompetensi PAK PAUD Dikdasmen (KPK, 2025), pembentukan karakter dan budaya antikorupsi dilakukan melalui integrasi nilai-nilai antikorupsi dalam kurikulum dan praktik pembelajaran sehari-hari. Upaya ini tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga pembiasaan sikap dan perilaku yang mencerminkan integritas,” imbuhnya.
Ditandaskannya, melalui partisipasi aktif dalam webinar ini, Disdik KBB berharap seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Bandung Barat semakin siap mengimplementasikan PAK secara efektif dan kontekstual sesuai dengan karakteristik peserta didik di masing-masing jenjang.
“Penguatan jejaring pendidikan antikorupsi juga diharapkan mampu membangun kolaborasi yang solid antar pemangku kepentingan pendidikan dalam mewujudkan budaya sekolah yang bersih, transparan, dan akuntabel. Disdik KBB berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program penguatan karakter peserta didik sebagai bagian dari upaya mewujudkan pendidikan yang berkualitas, berintegritas, dan berbudaya antikorupsi di Kabupaten Bandung Barat,” tandasnya. ***