Skip to content

Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat

Primary Menu
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Tujuan Dinas Pendidikan
    • Struktur Organisasi
    • Pejabat Struktural Dinas Pendidikan
    • Tupoksi
    • Kontak Kami
    • Visi Misi & Moto
    • Maklumat Pelayanan
  • Statistik
    • Neraca Pendidikan 2016
    • Neraca Pendidikan 2017
    • Neraca Pendidikan 2018
    • Neraca Pendidikan 2019
    • Neraca Pendidikan 2020
    • Neraca Pendidikan 2021
  • Produk Hukum
  • Download
    • Library Document
    • Ebook
  • SAKIP
    • Renstra Disdik 2018-2023
    • IKU 2022
    • Perjanjian Kinerja Pejabat Eselon 2022
    • RKT Tahun 2021
  • Gallery Photo
  • Standar Pelayanan
  • PPPK
    • PPPK 2022
    • PPPK 2023
  • Portal Layanan
    • Portal Pelayanan
    • Portal Pengaduan
    • PETADIK
  • Publikasi
    • Majalah Kinanti
    • Podcast Bisa Cerdas
  • Home
  • Artikel Populer
  • Dukungan Peer Support: Bagaimana Siswa Saling Menguatkan Setelah Musibah
  • Artikel Populer

Dukungan Peer Support: Bagaimana Siswa Saling Menguatkan Setelah Musibah

bidangsmp 5 March 2026

Ilustrasi trauma healing korban bencana (Istimewa)

Dr. H. Rustiyana, ST., MT., M.Pd., M.A.P
(Ketua PGRI Kab. Bandung Barat)

Mengaktifkan peer support adalah cara cerdas bagi Sekolah Aman Bencana (SPAB) untuk menciptakan jaringan pemulihan psikologis yang luas dan berbasis komunitas.

 

Setelah bencana, anak-anak seringkali lebih nyaman berbagi ketakutan dan kecemasan mereka dengan teman sebaya dibandingkan dengan orang dewasa. Inilah kekuatan tak ternilai dari Dukungan Peer Support (Dukungan Sesama), sebuah sistem di mana siswa yang telah dilatih secara sederhana dapat menjadi pendengar, penenang, dan sumber kekuatan bagi teman-teman mereka. Mengaktifkan peer support adalah cara cerdas bagi Sekolah Aman Bencana (SPAB) untuk menciptakan jaringan pemulihan psikologis yang luas dan berbasis komunitas.

Dukungan peer support bekerja karena adanya komunikasi horizontal. Anak-anak menggunakan bahasa dan konteks yang sama, membuat cerita atau kekhawatiran terasa lebih relatable atau dapat dimengerti. Siswa yang menjadi peer helper dapat menciptakan suasana yang tidak menghakimi dan mengurangi perasaan malu atau stigma yang mungkin muncul saat berbicara dengan konselor atau guru.

Program peer support yang efektif dimulai dengan pelatihan yang terstruktur bagi sekelompok siswa yang menunjukkan empati, kematangan, dan kemampuan mendengarkan yang baik. Pelatihan ini tidak bertujuan menjadikan mereka psikolog, tetapi mengajarkan mereka keterampilan dasar PPA: cara mendengarkan secara aktif, cara memvalidasi perasaan (“Aku mengerti kamu pasti merasa takut…”), dan kapan harus merujuk teman ke guru atau konselor.

Sekolah dapat memfasilitasi Lingkaran Berbagi atau kelompok dukungan kecil yang dipimpin oleh peer helper yang sudah dilatih. Di sini, siswa dapat berbagi pengalaman, ketakutan, dan harapan mereka dalam suasana yang rahasia dan aman. Peer helper bertugas memastikan semua orang memiliki kesempatan berbicara dan menjaga agar suasana tetap positif dan saling mendukung.

Peer support tidak harus selalu berupa pembicaraan serius. Ini juga melibatkan memimpin aktivitas positif yang menyatukan kembali komunitas sekolah. Peer helper dapat mengorganisir permainan kelompok yang menenangkan, kegiatan seni kolektif, atau proyek komunitas kecil (seperti membersihkan area sekolah yang rusak) yang memberikan siswa rasa kontrol, tujuan, dan penguatan koneksi sosial.

Salah satu peran terpenting peer helper adalah bertindak sebagai mata dan telinga tambahan bagi konselor sekolah. Karena mereka dekat dengan teman-teman mereka, mereka lebih mungkin menyadari jika ada siswa yang menunjukkan tanda-tanda trauma parah, seperti niat menyakiti diri sendiri atau penarikan diri ekstrem. Peer helper dilatih untuk segera dan diskret merujuk kasus-kasus serius ini kepada profesional.

Akhirnya, dengan adanya sistem peer support, sekolah tidak hanya memulihkan individu tetapi juga membangun resiliensi kolektif. Ketika siswa melihat teman-teman mereka bangkit dan saling membantu, hal itu mengirimkan pesan kuat tentang harapan dan kekuatan komunitas. Peer support mengubah trauma menjadi peluang untuk solidaritas, memastikan seluruh sekolah pulih bersama. ***

Total Views: 3

Continue Reading

Previous: Implementasi Permendikdasmen No. 6 Tahun 2026: Menguatkan Tata Kelola Pendidikan yang Berdampak

Related Stories

pm 7
  • Artikel Populer

Siswa Bosan di Kelas? 7 Sinyal Bahwa Metode Mengajar Anda Harus Beralih ke Deep Learning

bidangsmp 3 March 2026
ekin-adhy
  • Artikel Populer

Pentingnya Rencana Aksi dalam Peningkatan Kinerja Guru

bidangsmp 28 February 2026
TKA_Adhy
  • Artikel Populer

TKA dan Masa Depan Kompetensi Siswa

bidangsmp 27 February 2026

Tautan

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

हाल के पोस्ट

  • Dukungan Peer Support: Bagaimana Siswa Saling Menguatkan Setelah Musibah
  • Implementasi Permendikdasmen No. 6 Tahun 2026: Menguatkan Tata Kelola Pendidikan yang Berdampak
  • Siswa Bosan di Kelas? 7 Sinyal Bahwa Metode Mengajar Anda Harus Beralih ke Deep Learning
  • Sekolah Aman dan Nyaman: Bukan Pilihan, Tapi Keharusan!
  • SAMPURASUN, AWALI TUGAS BARU

हाल की टिप्पणियां

  1. bidangsmp on Teknik Pembelajaran Sosial-Emosional
  2. NeptunBahis Giris on Peran Guru Penggerak dalam Menggerakkan Komunitas Praktisi di Sekolah
  3. Yuli on Sambut Tahun Pelajaran 2023/2024, MKKS SR 01 SMP KBB Gelar Workshop IKM
  4. N. Mimin Rukmini on Guru Penggerak Angkatan 7 KBB Terbitkan Buku “Mereka yang Merrdeka”
  5. N. Mimin Rukmini on SMPN 2 Cikalongwetan Rebut Juara Umum GEFUC-2nd

अभिलेखागार

  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023
  • November 2023
  • October 2023
  • September 2023
  • August 2023
  • April 2023
  • March 2023
  • November 2022
  • May 2021
  • April 2021
  • March 2021
  • November 2020
  • October 2018
  • March 2018

श्रेणियाँ

  • Artikel Populer
  • Berita
  • Edaran
  • Opini
  • PPPK 2022
  • PPPK 2023
  • Sastra
  • Tak Berkategori

You may have missed

Gambar1
  • Artikel Populer

Dukungan Peer Support: Bagaimana Siswa Saling Menguatkan Setelah Musibah

bidangsmp 5 March 2026
permen 6 2026
  • Opini

Implementasi Permendikdasmen No. 6 Tahun 2026: Menguatkan Tata Kelola Pendidikan yang Berdampak

bidangsmp 4 March 2026
pm 7
  • Artikel Populer

Siswa Bosan di Kelas? 7 Sinyal Bahwa Metode Mengajar Anda Harus Beralih ke Deep Learning

bidangsmp 3 March 2026
sekolah aman
  • Opini

Sekolah Aman dan Nyaman: Bukan Pilihan, Tapi Keharusan!

bidangsmp 2 March 2026
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.