Skip to content

Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat

Primary Menu
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Tujuan Dinas Pendidikan
    • Struktur Organisasi
    • Pejabat Struktural Dinas Pendidikan
    • Tupoksi
    • Kontak Kami
    • Visi Misi & Moto
    • Maklumat Pelayanan
  • Statistik
    • Neraca Pendidikan 2016
    • Neraca Pendidikan 2017
    • Neraca Pendidikan 2018
    • Neraca Pendidikan 2019
    • Neraca Pendidikan 2020
    • Neraca Pendidikan 2021
  • Produk Hukum
  • Download
    • Library Document
    • Ebook
  • SAKIP
    • Renstra Disdik 2018-2023
    • IKU 2022
    • Perjanjian Kinerja Pejabat Eselon 2022
    • RKT Tahun 2021
  • Gallery Photo
  • Standar Pelayanan
  • PPPK
    • PPPK 2022
    • PPPK 2023
  • Portal Layanan
    • Portal Pelayanan
    • Portal Pengaduan
    • PETADIK
  • Publikasi
    • Majalah Kinanti
    • Podcast Bisa Cerdas
  • Home
  • Artikel Populer
  • Meniti Jalan Fitrah: Sinkronisasi Nilai Gapura Pancawaluya dan Tarbiyah Ramadhan dalam Pengabdian Pendidik
  • Artikel Populer

Meniti Jalan Fitrah: Sinkronisasi Nilai Gapura Pancawaluya dan Tarbiyah Ramadhan dalam Pengabdian Pendidik

bidangsmp 24 March 2026

Andri Kurniawan Purnama
(Wakasek Kesiswaan SMPN 2 Cikalongwetan)

Gema takbir yang melangit di ufuk 1 Syawal 1447 H bukan sekadar penanda berakhirnya masa lapar dan dahaga. Ia adalah sebuah proklamasi kemenangan bagi jiwa-jiwa yang telah bersetia dalam madrasah batin selama sebulan penuh. Bagi insan yang berkhidmat di dunia pendidikan, momen Idul Fitri adalah titik temu antara keheningan spiritual dengan gegap gempita pengabdian sosial. Kita baru saja keluar dari sebuah “laboratorium” batin yang melatih kesabaran, integritas, dan empati. Namun, seringkali muncul sebuah pertanyaan reflektif: akankah benderang cahaya Ramadhan ini tetap menyala saat kita kembali berhadapan dengan dinamika di ruang kelas? Di sinilah pentingnya sebuah sinkronisasi. Kita membutuhkan jembatan yang menghubungkan kesuksesan ibadah (ukhrawi) dengan manifestasi karakter dalam kehidupan nyata (duniawi). Di tanah Pasundan, jembatan itu telah tersedia dalam wujud Gapura Pancawaluya.

Gagasan Gapura Pancawaluya yang dicanangkan oleh Kang Dedi Mulyadi (KDM) bukan sekadar deretan kata tanpa makna. Ia adalah saripati dari kearifan lokal yang sangat relevan dengan hasil Tarbiyah Ramadhan. Gapura Pancawaluya: Cageur, Bageur, Bener, Pinter, dan Singer  adalah manifestasi dari manusia yang telah selesai dengan dirinya sendiri dan siap mengabdi pada lingkungannya. Sebagaimana riset dalam Journal of Religion and Health (2022) yang mencatat bahwa puasa meningkatkan kontrol diri dan pro-social behavior, nilai Cageur (Sehat) dan Bageur (Baik) adalah output pertama yang kita rasakan. Seseorang yang “Cageur” batinnya setelah dibasuh Ramadhan, secara otomatis akan menjadi pribadi yang “Bageur”. Dalam dunia pendidikan, seorang guru yang Bageur adalah mereka yang menatap murid-muridnya dengan tatapan kasih sayang, bukan sekadar sebagai objek transfer ilmu.

Keunikan pemikiran KDM terletak pada tujuannya membentuk manusia yang sawawa (dewasa/matang). Beliau sering mengungkapkan sebuah kalimat yang sangat menggetarkan nurani:

“Pendidikan teh kudu nyiptakeun manusa anu sawawa. Weruh ka semuna, apal ka basana, rancingas rasana, rancage hatena. Bari manjing ka dirina, manjing ka sasama hirupna, manjing ka alamna sangkan bisa manjing ka gustina.”

Kalimat ini adalah inti dari sinergi duniawi dan ukhrowi. Pendidikan karakter bukan hanya soal angka di atas kertas. Pendidikan harus membuat seseorang weruh ka semuna (peka terhadap isyarat) dan rancingas rasana (tajam perasaannya). Ini adalah hasil nyata dari puasa: mempertajam rasa agar kita lebih peduli pada penderitaan sesama dan keagungan alam. Ketika seorang pendidik sudah manjing ka sasama (menyatu dengan sesama), maka setiap pengajarannya akan menjadi jembatan untuk manjing ka Gustina (sampai kepada Tuhannya). Mengajar pun berubah status, dari sekadar profesi menjadi sebuah bentuk peribadatan yang luhur.

Ramadhan mengajarkan kita untuk tetap Bener (Integritas) meski tak ada mata manusia yang mengawasi. Inilah fondasi utama seorang pendidik. Kang Dedi Mulyadi dalam pidatonya mengenai Kebudayaan dan Pendidikan Karakter mengingatkan bahwa integritas adalah akar dari kepercayaan. Tanpa sifat “Bener”, gelar “Pinter” (Cerdas) hanya akan menjadi alat untuk memanipulasi. Namun, kepintaran juga harus dibarengi dengan sifat Singer (Waspada/Mawas Diri). Jakob Sumardjo dalam Filsafat Sunda (2015) menekankan pentingnya kewaspadaan batin agar manusia tidak pongah dengan kecerdasannya. Seorang pendidik yang memiliki sifat Singer akan selalu berhati-hati dalam berucap dan bertindak, karena ia sadar bahwa setiap kata yang keluar dari mulutnya adalah benih yang akan tumbuh di hati murid-muridnya.

Membawa nilai spiritualitas ke dalam keprofesionalan adalah kunci kemajuan pendidikan karakter. Penelitian mengenai Spiritual leadership among nursing educators: a correlational cross-sectional study with psychological capital (Zeid et.all, 2022) menunjukkan bahwa pendidik yang memiliki kecerdasan spiritual tinggi cenderung lebih mampu mengelola stres dan memberikan solusi inovatif berbasis kasih sayang di kelas. Ini bukan berarti kita merubah sekolah menjadi tempat ibadah secara fisik, melainkan membawa “ruh” ibadah ke dalam setiap interaksi pendidikan. Bayangkan sebuah sekolah di mana gurunya memiliki fisik yang sehat (Cageur), tutur kata yang lembut (Bageur), langkah yang lurus (Bener), wawasan yang luas (Pinter), namun tetap rendah hati dan waspada (Singer). Inilah sekolah masa depan yang dicita-citakan melalui filosofi Pancawaluya.

Sahabat-sahabat pendidik yang senantiasa merawat ketulusan dalam setiap langkah, 1 Syawal 1447 H hanyalah sebuah awal. Mari kita bawa “bekal” dari bulan suci ini ke dalam setiap pengabdian kita. Mari kita jadikan Gapura Pancawaluya sebagai tolak ukur kesuksesan kita dalam mendampingi anak-anak bangsa. Pendidikan yang berhasil adalah pendidikan yang mampu mensinergikan kecerdasan otak dengan kelembutan hati, serta kepentingan dunia dengan harapan di akhirat. Semoga setiap peluh yang jatuh dalam upaya kita membentuk karakter siswa, dihitung sebagai ruku dan sujud kita di hadapan Sang Pencipta.

Wilujeng Boboran Siam. Hatur Nuhun.

Penulis adalah seorang pendidik yang kini berkhidmat sebagai Fasilitator Pendidikan Karakter, aktif dalam upaya menyelaraskan nilai kearifan lokal dengan transformasi batin. Selain itu, penulis merupakan Wakasek Kesiswaan SMPN 2 Cikalongwetan/Fasilitator Pendidikan Karakter Pancawaluya Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat/Pascasarjana IKIP Siliwangi.
Referensi:
Bahan tayang IHT Pendidikan Karakter Pancawaluya, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. (2025)
Cecero, J., & Esquivel, G. (2007). Measuring Faculty Spirituality and its Relationship to Teaching Style. Religion & Education, 34, 1 – 18. https://doi.org/10.1080/15507394.2007.10012403.
Haruvy, E.E., Ioannou, C.A. and Golshirazi, F. (2018), THE RELIGIOUS OBSERVANCE OF RAMADAN AND PROSOCIAL BEHAVIOR. Econ Inq, 56: 226-237. https://doi.org/10.1111/ecin.12480 https://www.kompasiana.com/yudaningsih/68295b8c34777c0cd623dbb2/gapura-panca-waluya-jalan-kebangkitan-pendidikan-karakter-dari-tatar-sunda
Parhi, N. I. Z. (2025). Analisis Gagasan Kang Dedi Mulyadi tentang Pendidikan Karakter Remaja melalui Model Barak Militer. Muadalah, 13(1), 1-16.
Putro, B. A., Juliani, P. E., Regista, I., & Amelia, K. N. (2026). PERSEPSI KEBIJAKAN PENDIDIKAN GUBERNUR DEDI MULYADI: ANTARA HARAPAN DAN TANTANGAN PROVINSI JAWA BARAT. Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik, 13(1), 443-464.
Rad, M. S. (2025). Self-deprivation and cognition in Ramadan: could fasting practice improve inhibitory control? Religion, Brain & Behavior, 1–26. https://doi.org/10.1080/2153599X.2025.2487277 Sarumaha, G. A. Kepemimpinan Kang Dedi Mulyadi: Gebrakan yang Menginspirasi Generasi Muda.
Sumardjo, J. (2015). Filsafat Sunda. Kelompok Kompas Gramedia.
Zeid, M., El-Ashry, A., Kamal, M., & Khedr, M. (2022). Spiritual leadership among nursing educators: a correlational cross-sectional study with psychological capital. BMC Nursing, 21. https://doi.org/10.1186/s12912-022-01163-y.
Total Views: 7

Continue Reading

Previous: Dinas Pendidikan KBB: Jadikan Momentum Hari Raya Sebagai Perbaikan Diri Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Related Stories

Gambar1
  • Artikel Populer

Sekolah Ramah Anak Berbasis Growth Mindset: Seperti Apa Konsepnya?

bidangsmp 18 March 2026
Gambar1
  • Artikel Populer

Membangun Mental Baja di Sekolah: Sayonara Mental Tempe!

bidangsmp 13 March 2026
food waste
  • Artikel Populer

Stop Food Waste! Mengajarkan Tanggung Jawab Lingkungan Melalui Pengelolaan Sisa Makanan di Kantin Sekolah

bidangsmp 12 March 2026

Tautan

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

हाल के पोस्ट

  • Meniti Jalan Fitrah: Sinkronisasi Nilai Gapura Pancawaluya dan Tarbiyah Ramadhan dalam Pengabdian Pendidik
  • Dinas Pendidikan KBB: Jadikan Momentum Hari Raya Sebagai Perbaikan Diri Tingkatkan Kualitas Pendidikan
  • Ketua MKKS SMP KBB Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
  • Syukur, Sabar, Ikhlas, dan Taubat: Pembelajaran Berharga Bulan Puasa
  • Sekolah Ramah Anak Berbasis Growth Mindset: Seperti Apa Konsepnya?

हाल की टिप्पणियां

  1. bidangsmp on Teknik Pembelajaran Sosial-Emosional
  2. NeptunBahis Giris on Peran Guru Penggerak dalam Menggerakkan Komunitas Praktisi di Sekolah
  3. Yuli on Sambut Tahun Pelajaran 2023/2024, MKKS SR 01 SMP KBB Gelar Workshop IKM
  4. N. Mimin Rukmini on Guru Penggerak Angkatan 7 KBB Terbitkan Buku “Mereka yang Merrdeka”
  5. N. Mimin Rukmini on SMPN 2 Cikalongwetan Rebut Juara Umum GEFUC-2nd

अभिलेखागार

  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023
  • November 2023
  • October 2023
  • September 2023
  • August 2023
  • April 2023
  • March 2023
  • November 2022
  • May 2021
  • April 2021
  • March 2021
  • November 2020
  • October 2018
  • March 2018

श्रेणियाँ

  • Artikel Populer
  • Berita
  • Edaran
  • Opini
  • PPPK 2022
  • PPPK 2023
  • Sastra
  • Tak Berkategori

You may have missed

Gambar1
  • Artikel Populer

Meniti Jalan Fitrah: Sinkronisasi Nilai Gapura Pancawaluya dan Tarbiyah Ramadhan dalam Pengabdian Pendidik

bidangsmp 24 March 2026
Cuplikan layar 2026-03-20 222556
  • Berita

Dinas Pendidikan KBB: Jadikan Momentum Hari Raya Sebagai Perbaikan Diri Tingkatkan Kualitas Pendidikan

bidangsmp 20 March 2026
WhatsApp Image 2026-03-20 at 14.41.04
  • Berita

Ketua MKKS SMP KBB Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

bidangsmp 20 March 2026
banner hari raya 1447 H
  • Berita

Syukur, Sabar, Ikhlas, dan Taubat: Pembelajaran Berharga Bulan Puasa

bidangsmp 19 March 2026
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.