
Cililin, KBB – SDN Cimanong meraih prestasi membanggakan pada ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Kecamatan Cililin tahun 2026. Pada kegiatan lomba minat dan bakat siswa jenjang SD yang diselenggarakan di SDN Liasembada Cililin tersebut, dua peserta didik SDN Cimanong berhasil meraih Juara 1 pada cabang Maca/Nulis Aksara Sunda.
Adapun prestasi tersebut diraih oleh Adifa Izzatunnisa Qosimah sebagai Juara 1 Putri Maca/Nulis Aksara Sunda dan Muhamad Azka sebagai Juara 1 Putra Maca/Nulis Aksara Sunda. Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SDN Cimanong karena mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya di ajang bergengsi tingkat kecamatan.
Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk melestarikan bahasa dan budaya daerah, khususnya Bahasa Sunda, melalui berbagai perlombaan yang menumbuhkan minat, bakat, serta kecintaan generasi muda terhadap bahasa ibu. Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mengasah kompetensi literasi peserta didik dalam membaca dan menulis Aksara Sunda secara baik dan benar.
Kepala SDN Cimanong, Tatat Kurniawati, mengapresiasi capaian anak didiknya. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras siswa, bimbingan guru, serta dukungan penuh dari orang tua dan seluruh warga sekolah.
“Keberhasilan ini tidak terlepas dari pembinaan yang dilakukan secara konsisten dalam kegiatan pembelajaran maupun ekstrakurikuler. Kemenangan ini bukan akhir, tapi awal untuk jadi lebih baik lagi,” unjarnya.
Ditambahkannya, sekolah berharap prestasi di atas memotivasi siswa lainnya untuk berprestasi. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak.

“Semoga prestasi ini jadi motivasi untuk terus berkembang dan tidak cepat puas. Terima kasih atas dukungan semua pihak, semoga ke depan bisa meraih hasil yang lebih besar,” ucapnya.
Lebih jauh disampaikan, pihak sekolah akan terus memperkuat pembinaan literasi dan pelestarian budaya daerah sebagai bagian dari implementasi kurikulum yang berkarakter dan berwawasan kearifan lokal. Menurutnya, penguatan Bahasa Sunda dan Aksara Sunda di lingkungan sekolah menjadi salah satu komitmen untuk menanamkan identitas budaya sejak dini kepada peserta didik.

“Kami akan terus mendorong siswa untuk mencintai dan melestarikan bahasa ibu sebagai bagian dari jati diri bangsa,” ungkapnya.
Ditandaskan Tatat, pihaknya berharap prestasi ini dapat menjadi pemicu semangat bagi siswa lainnya untuk berani tampil dan berkompetisi secara sehat. Ia juga optimistis, dengan pembinaan berkelanjutan dan kolaborasi semua pihak, SDN Cimanong mampu meraih prestasi yang lebih tinggi di tingkat kabupaten bahkan provinsi.
“Prestasi ini adalah bukti bahwa dengan disiplin, latihan, dan doa, anak-anak kita mampu bersaing dan mengharumkan nama sekolah,” tandasnya. ***