
Padalarang KBB-Pemerintah Kab. Bandung Barat melalui Dinas Pendidikan Kab. Bandung Barat (Disdik KBB) menjalin kerja sama dengan Axioo Class Program, Intel Skill for Inovation (Intel SFI), dan Universitas Kristen Maranatha, menggelar Program UpSkilling 1.000 Guru, Senin (26/1/26).
Kolaborasi strategis yang melibatkan para akademisi, pemerintah, dan pihak industri IT di atas, bertujuan untuk membekali guru dengan kompetensi digital yang relevan, meningkatkan inovasi model Project-Based Learning (PBL), serta mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Demikian disampaikan Bupati Bandung Barat, melalui Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail saat membuka dengan resmi kegiatan di Universitas Kristen Maranatha Kota Baru Parahyangan Padalarang yang dihadiri seluruh kepala sekolah semua jenjang di lingkungan Disdik KBB.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Asep Dendih melalui Sekretaris Dinas Pendidikan, Rustiyana menyampaikan bahwa Program upskilling 1000 guru Maranatha, khususnya di Kabupaten Bandung Barat, merupakan bagian dari inisiatif Intel Skills for Innovation yang bertujuan meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan berbasis teknologi dan inovasi.
“Kegiatan ini mendukung transformasi pendidikan dengan memperkuat keterampilan digital, metode pembelajaran modern, serta pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan abad ke-21. Guru-guru dari berbagai tingkatan, termasuk TK dan SD, dilibatkan untuk menghadapi tantangan dalam penyusunan materi pembelajaran yang efektif dan relevan,” ungkapnya.
Pihaknya menyambut baik diselenggarakan program tersebut. Hal ini merupakan langkah konkret untuk menyiapkan para guru dalam menghadapi era transformasi digital.
“Program UpSkilling 1000 Guru adalah sebuah langkah nyata untuk mempersiapkan para tenaga pendidik Indonesia, khussunya Bandung Barat, menghadapi era transformasi digital,” imbuhnya.

Dipaparkan Rustiyana, kolaborasi antara akademisi, dunia industri, bersama pemerintah daerah, merupakan bukti nyata komitmen Disdik KBB untuk meningkatkan kompetensi insan pendidikan di Kab. Bandung Barat. Menurutnya, sebagai mitra industri utama, Axioo Class Program akan membekali pendidik dengan kompetensi digital. Begitupun dengan Intel Skill for Innovation (Intel SFI) yang akan fokus pada pengembangan pola pikir inovatif dalam pembelajaran di kelas.
“Kolaborasi akademisi, dunia industri, dan pemerintah daerah merupakan bukti nyata bahwa masa depan pendidikan akan semakin kuat ketika teknologi, inovasi, dan para pendidik hebat berjalan bersama. Saatnya guru Indonesia naik level, siap mengajar dengan cara baru, dan mencetak generasi yang lebih visioner,” tandasnya. ***