
Saguling, KBB – SMPN 3 Saguling menggelar kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) dalam rangka mengisi bulan suci Ramadan dengan berbagai kegiatan yang sarat makna. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan dengan tujuan meningkatkan keimanan, mempererat kebersamaan, serta menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar, Jumat (13/3/26).
Kepala SMPN 3 Saguling, Shinta Kencana Ayu menyampaikan bahwa kegiatan Sanlat menjadi agenda rutin sekolah setiap Ramadan sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik.
“Pesantren Kilat ini bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, tetapi menjadi sarana pembinaan karakter religius siswa. Kami ingin menanamkan nilai keimanan, kebersamaan, serta kepedulian sosial agar peserta didik tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan peduli terhadap sesama,” ujarnya.
Lebih jauh disampaikan, rangkaian kegiatan diawali dengan salat Duha bersama yang dilaksanakan di lingkungan sekolah. Para siswa dengan khusyuk melaksanakan ibadah tersebut sebagai bentuk pembiasaan meningkatkan kedekatan kepada Allah SWT sekaligus menanamkan nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

“Setelah pelaksanaan salat Duha, kegiatan dilanjutkan dengan mendengarkan ceramah keagamaan yang disampaikan oleh narasumber. Dalam ceramah tersebut, para siswa diajak untuk memahami makna Ramadan sebagai bulan penuh berkah, pentingnya meningkatkan ibadah, menjaga akhlak, serta menumbuhkan sikap saling menghargai dan peduli terhadap sesama,” imbuhnya.
Ia memaparkan, rangkaian berikutnya dilaksanakan kegiatan silaturahmi menjelang Idulfitri antara siswa, guru, dan seluruh warga sekolah. Suasana hangat dan penuh kebersamaan terlihat ketika para siswa saling bersalaman sebagai simbol saling memaafkan dan mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan sekolah.
Sebagai bentuk nyata kepedulian sosial, SMPN 3 Saguling juga melaksanakan kegiatan berbagi bingkisan kepada lansia di lingkungan sekitar sekolah serta kepada anak yatim yang ada di sekolah. Sebanyak 41 bingkisan disalurkan sebagai wujud kepedulian dan empati kepada mereka yang membutuhkan. Kegiatan ini diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai berbagi dan rasa syukur kepada para siswa.
Puncak kegiatan Sanlat ditutup dengan aksi berbagi takjil kepada masyarakat yang melintas di sekitar sekolah. Dalam kegiatan ini, para siswa bersama guru membagikan 166 paket takjil kepada pengguna jalan dan masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian serta semangat berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan.
Ditandasnya, kegiatan Sanlat Ramadan ini menjadi wujud komitmen SMPN 3 Saguling dalam mendukung penguatan pendidikan karakter di Kabupaten Bandung Barat, sekaligus menghadirkan Ramadan sebagai momentum membangun generasi yang beriman, berakhlak, dan peduli terhadap lingkungan sosialnya.
“Melalui kegiatan Pesantren Kilat ini, SMPN 3 Saguling berharap para siswa tidak hanya mendapatkan pemahaman keagamaan, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan karakter religius, kepedulian sosial, serta semangat kebersamaan di kalangan warga sekolah,” tandasnya.***
Kontributor: Risnawati, S.Pd., M.A.P
Pewarta/Editor: Adhyatnika Geusan Ulun