
Bandung Barat – Sebanyak 267 Sekolah Menengah Pertama (SMP) baik negeri maupun swasta di Kabupaten Bandung Barat (KBB) siap menyelenggarakan gladi Test Kompetensi Akademik (TKA) Tahun Pelajaran 2025/2026.
Kegiatan yang merupakan rangkaian TKA untuk peserta didik kelas IX tersebut digelar guna memastikan kesiapan satuan pendidikan dalam mengikuti TKA yang rencananya akan dilaksanakan pada 6–16 April 2026. Adapun pelaksanaan gladi TKA sendiri berlangsung pada 9–17 Maret 2026.
Gladi TKA menjadi bagian penting dalam rangkaian asesmen, karena bertujuan untuk menguji kesiapan teknis, sistem, sarana prasarana, serta sumber daya manusia di masing-masing sekolah. Melalui gladi ini, diharapkan seluruh kendala yang mungkin muncul dapat diidentifikasi dan segera ditindaklanjuti sebelum pelaksanaan TKA sesungguhnya.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat melalui Sekretaris Dinas Pendidikan, Edy Syafrudin. Menurutnya, seluruh SMP di KBB telah melakukan berbagai persiapan secara optimal.
“Gladi TKA ini bukan sekadar uji coba teknis, tetapi juga menjadi momentum untuk memastikan bahwa seluruh satuan pendidikan benar-benar siap, baik dari sisi infrastruktur, jaringan internet, perangkat komputer, maupun kesiapan operator dan proktor,” ujarnya.
Ditambahkannya, Dinas Pendidikan KBB terus melakukan koordinasi dan pendampingan kepada sekolah-sekolah, khususnya dalam memastikan kelancaran pelaksanaan berbasis digital. Menurutnya, kolaborasi antara sekolah, pengawas, dan tim teknis menjadi kunci suksesnya penyelenggaraan TKA.
Selain aspek teknis, kesiapan peserta didik juga menjadi perhatian utama. Sekolah didorong untuk memberikan pembinaan dan motivasi kepada siswa kelas IX agar mengikuti gladi dengan sungguh-sungguh. Hal ini penting agar siswa terbiasa dengan sistem dan mekanisme pelaksanaan TKA, sehingga dapat mengurangi potensi kendala maupun kecemasan saat pelaksanaan utama.
“Gladi ini sekaligus menjadi sarana evaluasi bersama. Jika ditemukan kendala, kita memiliki waktu yang cukup untuk melakukan perbaikan sebelum pelaksanaan TKA pada April mendatang,” tambah Edy.
Ditandaskannya, Dinas Pendidikan KBB juga memastikan bahwa seluruh sekolah telah memetakan kebutuhan sarana prasarana, termasuk perangkat komputer yang memadai, kestabilan jaringan internet, serta ketersediaan listrik yang aman dan berkelanjutan. Bagi sekolah yang masih memerlukan dukungan, koordinasi lintas pihak terus dilakukan agar tidak ada satuan pendidikan yang tertinggal.
“Dengan kesiapan 267 SMP tersebut, Dinas Pendidikan KBB optimistis pelaksanaan TKA Tahun Pelajaran 2025/2026 dapat berjalan lancar, tertib, dan sesuai ketentuan. Melalui gladi TKA ini, diharapkan seluruh satuan pendidikan semakin siap dalam mewujudkan pelaksanaan asesmen yang berkualitas, transparan, dan akuntabel, sekaligus mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Bandung Barat,” tandasnya. ***