Makna Refleksi Program Guru Penggerak bagi Kemajuan Pendidikan di Indonesia

Oleh: Suryana, S.Pd

(SDN Grogol Kab.Bandung Barat)

Pendidikan Guru Penggerak (PGP) yang merupakan program unggulan Kemendikbudristek yang menciptakan Pemimpin Pembelajaran yang berpusat pada murid.

Program PGP ini akan menciptakan guru penggerak yang dapat mengembangkan diri dan guru lain dengan refleksi,berbagi dan kolaborasi secara mandiri. Kemudian, memiliki kematangan moral,emosi dan spiritual untuk berprilaku sesuai kode etik.

Selanjutnya, merencanakan, menjalankan, merefleksikan dan mengevaluasi pembelajaran yang berpusat pada murid dengan melibatkan orang tua. Lalu, berkolaborasi dengan orang tua dan komunitas untuk mengembangkan sekolah dan menumbuhkan kepemimpinan murid, dan mengembangkan dan memimpin upaya mewujudkan visi sekolah yang berpihak pada murid dan relevan dengan kebutuhan komunitas di sekitar sekolah.

Guru Penggerak diharapan menjadi katalis perubahan pendidikan di daerahnya dengan cara, yaitu menggerakkan komunitas belajar untuk rekan guru di sekolah dan di wilayahnya. Kemudian, menjadi Pengajar Praktik bagi rekan guru lain terkait pengembangan pembelajaran di sekolah.

Berikutnya, mendorong peningkatan kepemimpinan murid di sekolah. Selanjutnya, membuka ruang diskusi positif dan ruang kolaborasi antara guru dan pemangku kepentingan di dalam dan di luar sekolah untuk meningkatkan  kualitas pembelajaran, serta menjadi pemimpin pembelajaran yang mendorong Well-Being ekosistem pendidikan di sekolah.

Dengan di luncurkannya, PGP ini diharapkan bisa menghadapai tantangan dan kemajuan jaman yang semakin ketat dan penuh dengan dinamika perubahan yang sangat cepat dan tidak mudah diprediksi dalam menghadapi kemajuan zaman.

Dalam pendidkan guru penggerak ini, peserta dilatih dan dididik sesuai dengan perkembangan zaman dan sesuai dengan filosofi pendidikan Indonesia dengan menyelesaikan tiga paket modul, meliputi: paradigma dan visi guru penggerak,  seperti refleksi filosofi pendidikan Indonesia Ki Hadjar Dewantara, nilai-nilai dan peran guru penggerak, visi guru penggerak dan membangun budaya positif di sekolah.

Berikutnya, di modul 2 praktik pembelajaran yang berpihak kepada murid seperti pembelajaran berdiferensiasi. pembelajaran sosial dan emosional, serta coaching.

Kemudian di paket modul 3 pemimpin pembelajaran dalam pengembangan sekolah, yaitu pengembilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran, pemimpin dalam pengelolaan sumber daya dan pengelolaan program sekolah yang berdampak pada murid.

Dengan adanya tiga paket modul tadi diharapkan Guru Penggerak tersebut bisa dan mampu mengimplementasikan hasil pelatihan dan Pendidikan, serta adanya kegiatan  Lokakarya yang di dalamnya sebagai bentuk saling berbagi sesama teman Guru Penggerak, para Praktik Pengajar  dan motivasi yang sangat baik menunjang  yang selama ini di jalankan demi perbaikan-perbaikan ke depannya agar lebih baik lagi, untuk di terapkan  di sekolahnya.

Dari PGP tersebut yang ada di seluruh indoneisa baik yang sudah lulus, sedang menempuh pendidikan atau yang sedang mengikuti seleksi Guru Penggerak kuatkanlah tekad dan luruskan niat untuk berbuat dan berbakti pada nusa bangas kita Indonesia agar bisa mencapai tujuan negara kita yang adil dan makmur berdasarkan pansacila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Karena dengan adanya pendidikan yang terbaik di seluruh wilayah Indonesia, serta di tunjang  dengan sumber daya yang  teruji sarana prasarana yang memadai dan didorong dari semua pihak secara berkolaborasi/bergotong-royong bahu-membahu dari semua pihak baik itu negeri ataupun swasta, tujuan pendidkan itu akan cepat tercapai menuju Indonesia Emas 2045 yang kita cita-citakan bersama, yaitu mengantarkan  anak-anak Indonesia ke depannya dapat menjadi SDM yang unggul yang akan memimpin bangsa ini.

Salah satu kegiatan pendidikan guru pengerak di kab.bandung Barat .demi peningkatan kemajuan pendidikan di Indonesia

Simpulan

Colon Guru penggerak (CGP), atau Pendidikan Guru Penggerak (PGP) sangat baik dan membantu dalam menjunjang dan menimplementasikan perubahan-perubahan pendidikan baik di lingkungan sekolah maupun praktisi pendidik akan  adanya perubahan secara perlahan-lahan dan berkesinambungan, demi mempersiapkan anak-anak kita dalam menghadapi perkembangan zaman yang semakin cepat dan tak mudah diprediksi oleh kita semua.

Dalam pendidkan guru penggerak kita disiapkan untuk memperkokoh dan memperkuat karakter kita sebagai Pemimpin Pembelajaran agar semua pembelajaran kita berpatokan pada Profil Pelajar Pancasila dan Merdeka Belajar, karena ke depannya yang diharapkan adalah tidak mematok murid untuk berbuat sesuai keinginan semua pihak.

Namun, sesuai dengan perkembangan dan penanaman karakter anak didik untuk siap menghadapi tangtangan sasuai dengan zamannya masing-masing demi kelangsungan hidupnya, kemajuan serta kejayaan negaranya, yaitu Indonesia tercinta yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD1945.

Pewarta: Adhyatnika Geusan Ulun-Newsroom Tim Peliput Berita Pendidikan Bandung Barat.

Profil penulis

Suryana, lahir di Bandung, 9 Agustus 1972. Tinggal di Kec. Cililin kab. Bandung Barat. Mengajar Pendidikan Olahraga dan Kesehatan tahun 1998, ditugaskan di daerah Panimbang–Pandenglang –Banten sampai tahun 2000. Mutasi dari tahun 2001 sampai sekarang di SDN Grogol Kec. Cililin kab. Bandung Barat sampai sekarang. Pengurus PGRI Cabang Kec. Cililin, Pengurus KKGO Kec.Cililin dan Kab.Bandung Barat, Pengurus Persatuan Pickelball Indonesia Kab.Bandung Barat. Menjadi Panitia kejuaran/juri tingkat kecamatan dan kabupaten untuk O2SN/KOSN. Email:Bapasuryana0809@gmail.com.