Disdik KBB, Kini Memiliki Jurnal Pendidikan Ber-ISSN

Ngmprah KBB- Guru dan insan pendidikan di Kab. Bandung Barat kini dapat memublikasikan karya tulis dan penelitian ilmiahnya melalui Jurnal Kinanti yang sudah ber-ISSN (international standard serial number) dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)    Deputi Fasilitasi Riset dan Inovasi Direktorat Repositori Multimedia dan Penerbitan Ilmiah Pusat Nasional ISSN Indonesia, yang telah mengeluarkan SK Penerbitan ISSN No. 3031-6642.

Dengan memiliki ISSN di atas, Jurnal Kinanti yang merupakan salah satu inovasi unggulan dari Dinas Pendidikan Kab.Bandung Barat tersebut, menjadi media publikasi karya ilmiah para guru dan insan pendidikan lainnya yang qualified.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan, Asep Dendih melalui Sekretaris Dinas Pendidikan,Rustiyana pada tim peliput berita pendidikan Bandung Barat, Rabu (10/1/24).

“Kita bersyukur, kini para guru dan insan pendidikan lainnya di Kab. Bandung Barat dapat memublikasikan karya tulis ilmiah melalui Jurnal Kinanti yang sudah ber-ISSN. Artinya, publikasi tersebut sangat qualified,” ujarnya.

Disampaikan juga, sebelumnya Dinas Pendidikan juga telah menerbitkan Majalah Kinanti yang berisikan artikel populer karya para guru dan insan pendidikan Kab. Bandung Barat. Majalah Kinanti tersebut, merupakan inovasi unggulan lainnya dari Disdik KBB.

“Hadirnya Jurnal Kinanti menambah khazanah inovasi Dinas Pendidikan Kab. Banadung Barat, setelah sebelumnya kami juga telah menerbitkan Majalah Kinanti yang telah memilki ISSN,” imbuhnya.

Lebih jauh disampaikan Sekdis, dengan adanya Jurnal Kinanti, pihaknya terus mendorong para guru dan insan pendidikan lainnya di Kab. Bandung Barat untuk menghasilkan karya tulis yang tidak hanya menjadi dokumentasi pribadi, namun dapat dirasakan manfaatnya oleh semua orang secara global.

“Dengan sudah terbitnya ISSN untuk Jurnal Kinanti, kami mendorong para guru dan insan pendidikan lainnya yang ada di Kab.Bandung Barat untuk menjadikan karya tulis yang dibuatnya, tidak hanya sebagai dokumenatsi pribadi, namun dapat terpublikasikan, sehingga keberadaanya dapat dirasakan manfaatnya oleh semua orang secara global,” tandasnya. ***

Pewarta: Adhyatnika Geusan Ulun