BULAN BAHASA DI MASA PANDEMI

Reportase: Dian Dwijayanti

(SMPN 4 Cipatat)

Bahasa Indonesia merupakan bahasa pemersatu bangsa. Dengan berbagai suku bangsa dan budaya bahasa Indonesia menjadi alat komunikasi yang utama. Karena dengan berbahasa yang baik dan benar maka komunikasi akan berjalan dengan baik. Dalam rangka memperingati Bulan Bahasa dan  Sumpah Pemuda 28 Oktober 2021, SMPN 4 Cipatat mengadakan berbagai lomba-lomba secara daring melalui zoom dan live streaming Youtube yang dilaksanakan selama dua minggu dimulai sejak 21 Oktober 2021.

Kegiatan bulan Bahasa yang dilaksanakan oleh SMPN 4 Cipatat selaras dengan imbauan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek, E. Aminudin Aziz, mengatakan bahwa tema yang diusung pada pelaksanaan bulan bahasa tahun ini adalah ‘Berbahasa Sehat Indonesia Tangguh’. Menurutnya dalam situasi pandemi ini kita harus tetap bergandeng tangan guna menjaga kesehatan bersama, dengan menjaga penggunaan bahasa di media sosial, dengan bahasa yang sehat sehingga terciptalah Indonesia yang tangguh.

Ini dibuktikan oleh seluruh warga SMPN 4 Cipatat bahwa masa pandemi bukan halangan untuk melaksanakan perayaan Bulan Bahasa bagi SMPN 4 Cipatat. Kesuksesan mengiringi acara perlombaan yang digelar selama kurang lebih  dua minggu.  Mata lombanya antara lain lomba cipta puisi, mendongeng, membaca puisi, story telling, dan menyanyi solo.  Untuk cipta puisi tidak hanya diikuti oleh siswa tetapi juga oleh para guru.

Sebagai Kepala Sekolah dalam sambutannya,  Ati Rosmiati, S.Pd.M.Pd. berulang kali mengucapkan “Saya bangga atas kreativitas siswa, panitia dan  guru-guru yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan acara ini. Saya pun merasa bangga melihat banyaknya bakat yang dimiliki oleh siswa dan berharap dengan adanya kegiatan ini bisa menjadi wadah guna mengembangkannya,” kata Ati Rosmiati dalam sambutannya pada pembukaan kegiatan ini.

Kegiatan yang diketuai oleh Sri Isdariah ini berlangsung dari tanggal 21 Oktober 2021 dengan pelaksanaan secara luring dan daring.  Perlombaan yang  dilaksanakan di sekolah tentu saja dengan  tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Saya merasa bangga bisa mengadakan kegiatan ini dengan sukses. Semua berkat kerjasama panitia dan partisipasi dari semua guru dan siswa. Harapan saya tahun depan bisa dilaksanakan lagi dan kembali menghasilkan karya, seperti tahun ini kita bisa membuat buku kumpulan puisi”, ungkap Sri.

Besar harapan dari panitia kegiatan ini  bisa menjadi wadah/ sarana berekspresi bagi siswa dan guru dalam mengembangkan bakat di bidang akademik maupun non akademik. Dengan tujuan agar kecintaan dan kebanggan kita terhadap Bahasa Indonesia dan bahasa daerah semakin meningkat. Selain itu mereka pun bisa terbiasa menggunakan Bahasa Inggris yang merupakan bahasa Internasional.

“Peringatan bulan bahasa tahun ini sangat berkesan karena panitianya memberikan banyak pengalaman baru bagi siswa dan guru. Ternyata kalau diwadahi ternyata muncul bakat bakat terpendam dari para siswa, guru pun bisa menulis,” ujar Siti Nurjanah salah seorang guru yang juga berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Siswa yang mengikuti lomba terdiri dari siswa kelas 7, 8 , dan 9, sebanyak 103 orang, sedangkan untuk acara puncak dilaksanakan secara virtual  tepat di hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2021. Hal ini mengingat untuk menghindari adanya kerumunan. Karena pada acara puncak ini bukan hanya menampilkan juara-juara lomba, tapi juga menampilkan eksibisi Pencak Silat dan Tari Tradisional dari siswa-siswi SMPN 4 Cipatat. Salah satu moment yang sangat menarik juga adalah penampilan  pembacaan puisi berantai oleh salah seorang guru SMPN 4 Cipatat, Delly Damayanti.

“Mengikuti bulan bahasa merupakan pengalaman yg mengasyikan, bisa mendapat pengalaman baru, dan bisa mengembangkan bakat,” tutup Karina salah satu siswa peserta lomba mendongeng.

Acara puncak yang digelar secara virtual bisa disaksikan di youtube pada Link http://yuotu.be/17eWQcOumKQ

 

Penulis adalah Guru di SMPN 4 Cipatat Kab. Bandung Barat-Pewarta: Nuni Fitriarosah