Guru yang Selalu Membantu Itu Telah Tiada

Oleh. Drs. Moh. Ma’mun Hidayat
(Pemerhati Pendidikan Kab.Bandung Barat/Mantan Sekdisdik KBB)

Mendengar kepergian Dian Diana, sungguh mengejutkan. Seolah tidak percaya, hingga melihat postingan di banyak media sosial yang memneritakan kepergiannya.

Kenal dengan sosok Dian Diana sejak awal dinas di Kab. Bandung Barat. Relatif lama memang. Namun, justru dari situlah saya mengetahui sosok ringan tangan ini. Sering saya terbantu dari kiprahnya di banyak kegiatan dan tugas kedinasan.

Keberadaan Dian Diana di sejumlah kegiatan yang diselenggarakan Disdik KBB, saat saya belum purnabakti, menjadi contoh kesungguhannya sebagai orang yang bertanggung jawab atas tugas yang diembannya. Begitupun dengan kepribadiannya yang mudah beradaptasi di setiap kegiatan, membuatnya menjadi figur sentral di tengah guru-guru yang ada.

Memang, Dian Diana bersama suaminya, selain menjadi contoh seorang guru yang siap mengabdi demi tugas dan kewajibannya, juga menjadi contoh kebersamaan dalam mewujudkan tujuan pendidikan yang lebih baik.

Kini, kita yang ditinggalkan Dian Diana, harus mengambil keteladanannya dalam totalitas pekerjaan, dan senantiasa siap membantu siapapun yang membutuhkan bantuan. Termasuk, dalam menempatkan tugas dan kewajiban di atas kepentingan sendiri.

Akhirnya, kepergian Dian Diana yang pastinya atas rencana Allah Swt, harus disikapi dengan bijak. Betapa Tuhan lebih menyayanginya, daripada yang senantiasa mengharapkan kiprahnya di tengah-tengah kita.

Tugas Dian Diana telah berakhir di dunia ini. Tinggal bagamana kita melanjutkan keteladanannya, sebagai pribadi-pribadi yang ringan tangan, membantu sebanyak-banyaknya orang, seperti yang pernah dilakukan Dian Diana semasa hidupnya. ***

Catatan: Intisari ungkapan kasih penulis di acara Doa dan Pengajian Bersama yang diselenggarakan Newsroom pada 21 November 2022, untuk almarhumah Dian Diana.

Pewarta/Editor: Adhyatnika Geusan Ulun-Newsroom Tim Peliput Berita Pendidikan Bandung Barat.