IHT SMPN 3 CIPATAT USUNG PENGGUNAAN TEKNOLOGI DALAM PEMBELAJARAN

 

Cipatat-(Newsroom). Peningkatan Kapasitas Guru SMPN 3 Cipatat Kabupaten Bandung Barat menjadi tema utama dalam In House Training (IHT) yang dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting dan luring yang bertempat di Kampus SMPN 3 Cipatat. Materi utama yang menjadi bidikan kegiatan ini yaitu tentang pemanfaatan teknologi digital dalam pembuatan media pembelajaran. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat berkenan hadir memberi sambutan sekaligus membuka IHT secara daring. Hal ini menjadi penyemangat yang luar biasa, bagi peserta. Kegiatan IHT ini diselenggarakan secara inservis dan onservis, pada hari Rabu sampai Jumat (27-30/1/21).

Pada sambutannya Kadisdik Kabupaten Bandung Barat Asep Dendih mengatakan bahwa, SMPN 3 Cipatat telah menjawab tantangan yang dihadapi. Walaupun Pandemi Covid-19 tengah melanda, kurang lebih 9 bulan, tapi sekolah ini membekali guru untuk meningkatkan kompetensi dengan menggelar IHT tentang penggunaan teknologi dalam pembelajaran.

“Saya mengapresiasi luar biasaa kegiatan ini. Alhamdulillah…. IHT ini merupakan terobosan SMPN 3 Cipatat yang menjawab tantangan, bahwa guru harus berkiprah di situasi apa pun. Mudah-mudahan siswa tetap mendapatkan pembelajaran yang berkualitas, walaupun kondisi darurat di tengah pandemi. Semoga nanti SMPN 3 Cipatat menemukan model pembelajaran yang sesuai untuk pembelajaran jarak jauh, karena situasi seperti sekarang ini, belum tahu akan berakhir sampai kapan, melihat fenomena penderita yang terus bertambah,” ujar Asep dalam sambutannya.

Lebih lanjut Asep mengemukakan ucapan terima kasih kepada kepala sekolah yang telah memfasilitasi kegiatan, para nara sumber yang memberikan berbagai materi yang berkaitan dengan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, serta menyemangati peserta untuk mengikuti kegiatan hingga tuntas dan dapat menyimak serta mengaplikasikan hasil IHT dalam pembelajaran.

“Selamat dan terima kasih kepada Bu Ati Rosmiati, Kepala SMPN 1 Cipatat yang telah memfasilitasi guru-guru untuk meningkatkan kapasitas diri, terutama dalam pemanfaatan tenologi digital dalam pembelajaran. Selamat kepada para narasumber yang akan memberikan materi yang bertujuan untuk melayani siswa dalam pembelajaran, dan selamat mengikuti IHT untuk seluruh peserta, guru-guru SMPN 3 Cipatat,” ucap Asep dilanjutkan dengan membuka acara.

Sementara itu, Kepala SMPN 3 Cipatat Ati Rosmiati menjelaskan bahwa saat ini pembekalan untuk meningkatkan kompetensi guru, terutama dalam menggunakan media berbasis IT, sangat mendesak untuk segera diberikan. Guru pun harus terampil menyusun instrumen penilaian dan pengolahannya, mereka juga  harus memberi pemahaman kepada siswa, pentingnya mengubah perilaku sehari-hari, beradaptasi dengan kebiasaan baru untuk tetap menerapkan protokol Covid-19.

“Narasumber yang diundang dalam IHT ini yaitu Dadang Ahmad Sapardan Kabid SMP Disdik Kabupaten Bandung Barat, Dian Diana Master Trainer Google for Education dari SMPN 1 Cihampelas, Didi Akhdiat Pengawas Pembina SMPN 3 Cipatat, Rahmat Cahyadi, dan Ryana Sukmaya ahli IT dari SMPN 3 Cipatat. IHT ini diikuti oleh 32 orang peserta, baik secara daring maupun luring. Peserta yang mengikuti kegiatan secara luring, tetap melaksanakan protokol Covid-19,” ungkap Ati dalam sambutannya.

Selain itu, Ati memaparkan bahwa setelah pelaksanaan IHT ini, akan ada supervisi akademik yang dilaksanakan langsung oleh kepala sekolah dibantu oleh PKS Kurikulum. Kepala sekolah akan memantau secara periodik, kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru dan siswa.

‘Saya sangat mengapresiasi guru-guru di sini. Mereka cepat tanggap dengan perkembangan bidang pendidikan. Mereka mau belajar hal-hal baru. Saya hanya memfasilitasi agar kompetensi mereka mumpuni. Tindak lanjut dari kegiatan IHT ini, saya akan berkoordinasi dengan PKS kurikulum, untuk penjadwalan supervisi akademik. Jadi Kita, akan memantau langsung perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi hasil belajar selama PJJ. Tujuan supervisi akademik ini membantu guru untuk mengembangkan kemampuannya mencapai tujuan pembelajaran yang ditetapkan agar kualitas akademik meningkat,” papar Ati.

Salah seorang peserta IHT Nina Ambarawati mengungkapkan rasa senangnya mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru dari acara ini. Apalagi yang membuka acaranya Kadisdik Kabupaten Bandung Barat. Hal ini menjadi penyemangat tersendiri untuk lebih fokus mengikuti acara dari awal sampai akhir.

“Terima kasih kepada Pa Kadis, para pemateri, dan khususnya kepada Bu Ati yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk belajar hal yang sangat bermanfaat untuk diterapkan dalam pembelajaran. Pemberian materi sangat efektif, interaktif, dan mudah dipahami. Semoga kami dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat, terutama penguasaan teknologi pembelajaran, sehingga kami dan siswa merasa senang dalam pembelajaran, serta semakin melek IT,” pungkas Nina.***

Berita  Dian Diana

Foto Eksklusif