“MISI KELAS” – KAMI SIAP KELOLA SAMPAH

Oleh: Endang Sri Murningsih,S.Pd
(SD Negeri 2 Kayuambon)

 

Program Misi Kelas merupakan program yang dilakukan untuk menumbuhkan budaya positif dan meningkatkan kepedulian murid terhadap kebersihan lingkungan. Program ini dilatarbelakangi karena banyaknya sampah plastik di lingkungan sekolah & maraknya fenomena banjir di sekitar lingkungan tempat tinggal siswa.

Program Misi Kelas ini sebagai salah satu implementasi pembelajaran tentang filosofi pendidikan KHD dalam hal pembentukan profil pelajar Pancasila. Program Misi Kelas merupakan program yang berpihak pada murid dengan memperhatikan kepemimpinan murid yang mempertimbangkan aspek voice, choice, dan ownership. Murid akan terlibat secara aktif mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi.

Saya optimis bahwa program ini akan terlaksana secara optimal dengan memberdayakan aset-aset yang ada di sekolah mulai dari aset SDM, politik, fisik, financial, sosial, agama dan budaya, serta aset lingkungan / alam.

Berdasarkan hasil wawancara dengan siswa, rekan guru, dan orangtua siswa mereka memberikan respon yang baik terkait rencana program kegiatan ini. Mereka berharap melalui program kegiatan ini akan dapat terciptanya lingkungan sekolah yang bersih, nyaman, dan menyenangkan dan dapat meningkatkan pengetahuan serta keterampilan (kreativitas) murid dalam mengelola sampah plastik.

Adapun yang menjadi tujuan dari program “Misi Kelas” (Kami Siap Kelola Sampah) diantaranya yaitu untuk menumbuhkan budaya positif di sekolah, meningkatkan kesadaran dan kepedulian murid terhadap kebersihan lingkungan, membentuk murid yang memiliki karakter profil pelajar Pancasila, menguatkan interaksi sosial antara murid secara positif, dan menumbuhkembangkan kepemimpinan murid.

Beberapa langkah yang dilakukan pada program “Misi Kelas” (Kami Siap Kelola Sampah), di antaranya, yaitu dengan berdiskusi, 0bservasi, curah pendapat dengan murid, membuat daftar harapan, mendiskusikan tahapan kegiatan, mengkoordinasikan jadwal dan teknis pelaksanaan, membuat instrumen evaluasi dan perkembangan program, menggali ide-ide kreatif murid, memberikan kesempatan pada murid untuk ikut serta menyusun dan membuat rencana kegiatan program “Misi Kelas”, menyusun SK tugas tim pelaksana dan pemantau, murid membuat karya dari sampah, murid berpartisipasi aktif dalam kegiatan, melaksanakan pameran karya, dan memanfaatkan karya yang telah dihasilkan.

Agar kita mengetahui keberhasilan dan efektivitas dari program “Misi Kelas” ini maka kita perlu  melakukan pengukuran melalui kegiatan evaluasi. Evaluasi pada program “Misi Kelas” dilakukan secara rutin sebulan sekali guna mengukur sejauh mana ketercapaian atau keberhasilan dari program ini.

Dalam pelaksanaan evaluasi ini rencananya akan melibatkan murid, orangtua, guru, kepala sekolah, dan staf guna mengumpulkan informasi terkait pelaksanaan program ini. Adapun alat pengumpulan data yang akan digunakan yaitu dengan wawancara, kuesioner dan refleksi murid. **