PENGUATAN KARAKTER ANAK BANGSA MELALUI PENTAS PAI

Berita: Adhyatnika GU

SINDANGKERTA, (NEWSROOM).- “Kebijakan pendidikan, termasuk di KBB diarahkan pada 3 core utama, yaitu PPK, GLS, dan Penyiapkan kompetensi Abad 21. Pentas PAI merupakan kegiatan yang mengarah pada penguatan karakter, selain mengarah pula pada kedua kebijakan lainnya,”  ungkap Dadang A. Sapardan, plt. Kepala Bidang SMP Disdik KBB pada saat membuka acara Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (PAI). Kegiatan ini digelar di SMPN 1 Sindangkerta, diikuti oleh 110 peserta yang merupakan para siswa terbaik hasil kulifikasi tingkat sub rayon se-Kab. Bandung Barat,  Sabtu (23/3/19).

Pentas PAI diselenggarakan dengan tujuan agar para siswa lebih mencintai dan memperdalam agama Islam, serta lebih meningkatkan ukhuwah Islamiyah, membina persatuan dan kesatuan antar siswa,  dikemas dalam bentuk kompetisi. Dari pentas ini diharapkan dapat menumbuhkembangkan minat, bakat, kreativitas, dan sportivitas, serta keberanian dan kemandirian di kalangan para siswa. Pentas ini pun dipandang dapat membentuk karakter anak bangsa, sesuai dengan tujuan pendidikan agama Islam  yang menempa jiwa agar memahami agama dan menghargai sesama manusia.

Lebih lanjut Dadang A. Sapardan dalam sambutannya mengungkapkan bahwa karakter yang diharapkan dari terlaksananya pentas PAI ini adalah semakin meningkatnya nilai religius yang merupakan hal terpenting dalam kehidupan sehari-hari menuju insan yang ber-akhlakul karimah.

Pada kesempatan terpisah, Asep Soleh selaku  ketua penyelenggara mengemukakan bahwa  Pentas PAI yang telah berlangsung dengan sukses ini adalah kegiatan rutin tahunan MGMP PAI Kab. Bandung Barat  yang  juga merupakan seleksi untuk ajang pentas PAI tingkat provinsi Jawa Barat, yang rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 29-30 April di Kabupaten Sumedang. Oleh karena itu,  kegiatan ini diselenggarakan dengan seoptimal mungkin. Mulai dari persiapan maksimal yang difasilitasi oleh Ketua Sub Rayon 05, sampai dengan penyiapan para juri yang kompeten pada bidangnya dari unsur para ustadz/ustadzah/guru PAI, para pengawas dari Kemenag KBB, dan MKKS.

Terdapat  8 bidang lomba pentas PAI dikompetisikan untuk merebut posisi terbaik tingkat Kab. Bandung Barat  tahun 2019. Pada pentas tersebut dihasilkan siswa-siswi terbaik yang akan mewakili KBB dalam  pentas PAI tingkat Provinsi Jawa Barat.  Untuk juara pertama bidang lomba cerdas cermat (LCC) direbut oleh SMP Darul Falah Cihampelas. Sementara posisi terbaik untuk bidang lomba pidato putra diraih oleh M. Zaki Awalul Fajri dari SMPN 1 Cililin, dan untuk kategori putri diraih oleh Rita Pebriani dari SMP Muslimin Rongga. Posisi terbaik untuk bidang lomba MTQ putra diraih oleh Gunawan Hidayat dari SMPN 1 Cihampelas, dan MTQ putri oleh Tina Sinta dari SMPN 2 Cipongkor. Bidang lomba MHQ putra, tampil sebagai juara pertama adalah Naufal Ari dari SMP Ibnu Khaldun, sedangkan kategori putri diraih oleh Devita R dari SMPN 1 Sindangkerta. Untuk bidang lomba Kaligrafi posisi terbaik diraih oleh Siti Kamila dari SMPN 3 Padalarang, sedangkan bidang lomba Olimpiade direbut oleh Bumi Nara Putri dari SMP Al Azhar SB Padalarang.

Pada sisi lain, Dadang A. Sapardan menambahkan bahwa Pentas PAI tahun 2019 tersebut juga merupakan wadah bagi para siswa untuk megekspresikan hasil pembelajaran dalam bidang lomba yang dikompetisikan. Semakin banyak wadah untuk para siswa berekspresi maka pendidikan penguatan karakter yang menjadi salah satu core kebijakan pendidikan akan tercapai.

“Sebagai pengelola dan penyelenggara pendidikan, tugas kita adalah menyediakan wadah bagi para siswa untuk dapat mengekspresikan hasil pembelajarannya dalam format lomba. Dan Pentas PAI merupakan salah satu wadahnya. Sekalipun demikian, tugas kita adalah memperbanyak wadah berekspresi siswa,” pungkas Dadang. ***