PRAKTIK KEWARGANEGARAAN MELALUI ZOOM MEETING

Oleh: Samsul Buchori, S.Pd,, M.Pd

(Guru PPKn SMPN 3 Ngamprah)

Pembelajaran PPKn dengan menggunakan model pembelajaran belajar praktif kewarganegaraan melalui media zoom meeting dapat menghadirkan suasana pembelajaran yang tidak kalah dengan pembelajaran tatap muka dengan metode diskusi.

Latar Belakang

Merebaknya kasus Covid-19 di Indonesia, memaksa kegiatan belajar mengajar di kelas berubah menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ). Kondisi ini mendorong guru untuk berkreasi supaya kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung dan nilai-nilai, serta kualitas pembelajaran tetap terjaga. Termasuk dengan peningkatan kompetesi diri di bidang teknologi informasi. Hal ini tidak dapat dipisahkan dari situasi yang seperti sekarang ini.

Sejumlah aplikasi telah dicoba dan digunakan oleh guru di PJJ. Semuanya dilakukan agar siswa tidak tertinggal di mata pelajarannya. Termasuk penulis yang mengampu mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan (PPKn) berupaya untuk mengaplikasikan sejumlah flatform agar agar pembelajaran praktik belajar kewarganegaraan yang biasa dilaksanakan pada PTM juga tetap bisa dilaksanakan pada PJJ.

Seperti diketahui, PPKn adalah mata pelajaran yang bertujuan membentuk warga negara yang cerdas, terampil, berkarakter serta memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara. Untuk mencapai tujuan tersebut maka diperlukan pembelajaran yang mengusung pengalaman belajar.

Model pembelajaran yang menggunakan praktik  pada mata pelajaran PPKn yaitu model pembelajaran Praktik Belajar Kewarganegaraan (PBK). Hal ini dikarenakan model pembelajaran ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk mendapatkan pengalaman langsung dalam aktivitas selama pembelajaran berlangsung. Sehingga hal ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Hal di atas mendorong penulis untuk berbagi pengalaman selama PJJ dengan menggunakan zoom meeting. Sebuah flatform yang familiar selama ini. Selain mudah dilaksanakan, juga dapat mendorong siswa dan guru untuk interaktif selama pembelajaran. Sehingga kegiatan belajar mengajar ini menarik, menyenangkan dan bermakna. Terlebih di era globalisasi yang menuntut semua pihak untuk melek terhadap teknologi informasi.

Langkah Penyelesaian

Seperti yang disampaikan Maksum (2015: 7) bahwa model PBK atau yang sering dikenal dengan istilah project citizen merupakan model pembelajaran portofolio. Pada model ini siswa bukan hanya diajak untuk memahami konsep dan prinsip keilmuan, tetapi juga mereka didorong untuk mengembangkan kemampuannya untuk bekerja secara kooperatif melalui kegiatan belajar praktik empirik. Sehingga pembelajaran tersebut akan semakin menantang, mengaktifkan siswa dan yang lebih penting proses pembelajaran menjadi lebih bermakna

Adapun langkah-langkah dalam pelaksanaan PBK menurut Handayani (2014: 5) adalah:

  1. Mengidentifikasi masalah kebijakan publik dalam masyarakat;
  2. Mengumpulkan informasi masalah yang akan dikaji;
  3. Mengembangkan portofolio kelas.

Dalam naskah ini, penulis mengambil materi pelajaran di kelas yang diampu yaitu di kelas VIII semester genap, yakni Semangat Kebangkitan Nasional Tahun 1908. Materi ini dikaitkan dengan Indonesia Emas di tahun 2045.

Selanjutnya, masalah yang dimunculkan adalah faktor-faktor yang dapat menghambat dan yang dapat mewujudkan Indonesia Emas tersebut. Untuk medianya, penulis menggunakan zoom meeting.

Media di atas digunakan penulis untuk berkomunikasi dengan siswa. Selain itu, video dan audio di dalamnya memudahkan interaksi penulis dengan mereka. Hal ini sangat bermanfaat untuk kegiatan belajar mengajar tanpa perlu bertatap muka secara langsung.

Hasil

Pembelajaran PPKn dengan menggunakan model pembelajaran belajar praktif kewarganegaraan melalui media zoom meeting dapat menghadirkan suasana pembelajaran yang tidak kalah dengan pembelajaran tatap muka dengan metode diskusi.

Dalam kegiatan belajar mengajar tersebut, siswa tetap semangat melaksanakan diskusi. Mereka aktif menyampaikan pendapatnya. Kemudian, dalam aktivitas ini terjadilah penambahan pendapat dan sanggahan dari siswa lainnya.

Simpulan

Pandemi Covid-19 yang memaksa pembelajaran dilaksanakan dengan PJJ,  sejatinya tidak menyurutkan semangat bagi guru untuk tetap berkreasi, inovasi untuk tetap memberikan pembelajaran yang berkualitas.

Penggunaan zoom meeting dalam pembelajaran model praktik belajar kewarganegaraan merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru PPKn.

Model belajar praktik kewarganegaran memberikan kesempatan kepada siswa untuk mendapatkan pengalaman langsung dalam aktivitas pembelajaran dapat terlaksana dengan baik, walaupun pembelajaran tidak dilaksanakan dengan tatap muka.***

Catatan: Tulisan di atas lebih lengkap dapat disimak di Buku Kumpulan Best Practice Guru yang segera akan terbit.

Profil Penulis.

Samsul Buchori, S.Pd., M.Pd., adalah ASN guru yang bertugas di SMP Negeri 3 Ngamprah Kab Bandung Barat dan mengajar mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Instruktur Nasional (IN) PPKn pada Program Guru Pembelajar. Pernah menulis buku yang berjudul Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Dalam Mengatasi Kenakalan Remaja di Sekolah yang diterbitkan oleh Haura Publishing (2021), Novel yang berjudul Nala yang diterbitkan oleh Farha Pustaka (2021) dan Antologi Membangun Generasi Cerdas Berkarakter (Tim Penguat Pendidikan Karakter KBB) yang diterbitkan oleh Newsroom.

Editor: Adhyatnika Geusan Ulun