SABU-SABU-Satu Bulan Satu Buku

Oleh: Hernawati, S.Pd
(SD Negeri Rendeh – Kec. Cikalongwetan)

Latar Belakang Program

  1. Tuntutan era globalisasi tentang pentingnya kegiatan literasi agar murid mempunyai kemampuan dalam literasi sehingga dapat meningkatkan pemahaman dalam pembelajaran sehingga dapat menguasai semua materi pembelajaran.
  2. Rendahnya nilai rapot Pendidikan dalam aspek literasi
  3. Salah satu kegiatan sekolah yang menunjukkan nilai kolaborasi semua unsur yang ada di sekolah
  4. Literasi menjadi salah satu  jalan utama untuk mencapai tujuan Pendidikan.

Tujuan Program

  1. Sebagai budaya positif di sekolah
  2. Meningkatnya keterampilan literasi untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan
  3. Menumbuhkan sikap Mandiri dan aktif murid sehingga ia mampu menjadi pemimpin pembelajaran
  4. Menumbuhkan keterampilan murid untuk mencapai tujuan akademik dan non akademiknya

Aksi Nyata Tahap B (Buat Pertanyaan Utama)

Fact (Peristiwa)

Latar belakang dalam program sabu-sabu yaitu menunjukkan lingkungan yang mendukung murid untuk meningkatkan rasa percaya diri dalam budaya literasi. untuk  memperkuat  program  ini  saya  jabarkan  melalui  tahapan  BAGJA.  Pada tahapan buat pertanyaan saya melakukan diskusi dengan kepala sekolah dan guru untuk menggali lebih jauh manfaat literasi yang sudah berjalan dan bagaimana keberhasilannya selama ini program literasi selama ini  sudah berjalan namun belum merata dilakukan oleh semua murid. Oleh karena itu dipandang sangat perlu diupayakan program penguatan kokurikuler  literasi yang bisa menumbuhkan rasa percaya diri murid untuk berani tampil.

Kemudian saya berdiskusi dengan murid untuk menggali ide atau gagasan terkait kegiatan literasi yang menarik dan dapat meningkatkan rasa percaya diri murid melalui program sabu-sabu.

Melalui kegiatan membaca satu buku dalam setiap bulan,kemudian bercerita dan

membuat sebuah karya diharapkan murid mampu mewujudkan suara, pilihan, dan kepemilikan murid dalam proses sehingga murid mampu terlibat aktif dalam proses belajarnya.

Feeling (Perasaan)

Pada tahap buat pertanyaan perasaan saya sangat senang dan optimis karena saat berdiskusi dengan kepala sekolah rekan guru, dan murid antusias ikut Memberikan komentar positif dan dukungan sepenuhnya atas program yang saya rancang. prakarsa perubahan yang saya lakukan mendapat sambutan bayi dari kepala sekolah guru maupun murid sehingga saya tertantang dan termotivasi untuk melaksanakan prakarsa perubahan secara kolaboratif menjadi sebuah program penguatan yang berdampak positif pada murid.

Finding (Pembelaran)

Berdiskusi dengan semua warga sekolah sangatlah penting untuk memperoleh ide-ide baru, penguatan maupun perbaikan berkaitan dengan prakarsa  perubahan  yang akan dilaksanakan.

Pelibatan   murid   secara   langsung   dalam   menyusun

program membuat mereka bersemangat karena suara, pilihan, dan kepemilikannya dihargai sehingga mereka merasa lebih percaya diri dan dapat menumbuhkan kepemimpinan murid.

Future (Penerapan)

Melalui kegiatan berdiskusi dengan warga sekolah diharapkan saya bisa menyusun program lebih matang dengan memanfaatkan aset/kekuatan yang ada. harapan saya dengan melibatkan warga sekolah program sabu- sabu dapat berjalan dengan maksimal dan semua warga sekolah bisa berkolaborasi berpartisipasi dalam program ini. selanjutnya murid dapat menyuarakan keinginan membuat pilihan-pilihan yang sesuai dengan minatnya serta rasa kepemilikannya akan program ini sehingga mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab untuk memimpin pembelajarannya sendiri.

Aksi Nyata Tahap A (Ambil Pelajaran)

Fact (Peristiwa)

Pada tahap ambil pelajaran murid melakukan observasi Kegiatan literasi yang sudah berjalan selanjutnya berdiskusi dengan murid mengenai kegiatan literasi yang menarik dan dapat menumbuhkan rasa percaya diri murid. dalam kegiatan diskusi Saya berusaha untuk menggali ide atau gagasan dari murid mengenai kegiatan literasi sesuai minat sehingga dapat meningkatkan rasa percaya diri murid.

Feeling (Perasaan)

Pada tahap ambil pelajaran perasaan  saya  sangat bahagia, bersemangat, dan bersyukur. saat murid melakukan pengamatan kegiatan literasi yang sudah dibaca Mereka tampak antusias Oleh karena itu saya merasa sangat optimis program sabu-sabu  dapat berjalan dengan maksimal karena murid  merasa suaranya, pilihannya dan memiliki program ini dan mengetahui manfaat dari program literasi ini.

Finding (Pembelajaran)

Pelajaran yang saya peroleh dari ambil pelajaran ini yaitu:

  1. Murid antusias mengenai kegiatan literasi karena diberi kebebasan untuk memilih cerita sesuai minat.
  2. Murid merasa dihargai karena dilibatkan secara langsung mulai dari perencanaan dan pelaksanaan program sehingga dapat menyuarakan pendapatnya, menentukan pilihan
  3. sesuai minat dan memiliki program.
  4. Guru memiliki peran yang penting dalam menggali dan mengapresiasikan ide/gagasan murid, agar setiap program selalu berpihak pada muri.

Future (Penerapan)

Melalui penerapan budaya positif literasi untuk meningkatkan percaya diri yang dikemas dalam program SABU SABU diharapkan mampu membentuk jiwa kepemimpinan murid serta dapat menumbuhkan keterampilan murid untuk mencapai tujuan akademik dan non akademiknya, sehingga murid dapat terlibat aktif dalam pembelajarannya sendiri, program  SABU  SABU dapat melibatkan murid mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan program dan diharapkan mampu mewujudkan profil pelajar Pancasila. **