SATU HATI

Novy Citra Pratiwi, S.Pd

(Guru matematika SMP Negeri 1 Cipongkor)

Bulan Agustus 2021 TMBB Mekar membawa kabar bahagia untuk kami pecinta literasi. Kegiatan GLS dicetuskan dengan tema “Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Wujudkan Literasi Digital untuk Bandung Barat.” Ada euforia asing, seperti gugup dan antusias yang datang bersamaan bagi kami SMP Negeri 1 Cipongkor yang merupakan pemula dalam kegiatan ini. Beruntung, kami memiliki Kepala Sekolah yang men-support kegiatan ini dengan maksimal, memotivasi awal rasa tidak percaya diri menjadi yakin untuk mengikuti semua rangkaian kegiatan yang telah ditentukan.

Pada 2 September 2021, kami mengadakan rapat pertama, membentuk nama GLS SATU HATI yang artinya Satu Cipongkor Hidupkan Literasi. Dengan antusias kami menetapkan visi dan misi, guna memacu dan mendorong kami untuk mewujudkan tujuan yang ditetapkan oleh TMBB mekar yaitu meningkatkan minat baca untuk menumbuhkan dan membangun budaya literasi di sekolah.

Dengan itu, kami menetapkan visi GLS SATU HATI –Menghidupkan literasi untuk mewujudkan prestasi. Adapun misinya sebagai berikut:

  1. Menumbuhkan minat baca melalui kegiatan membaca satu buku dalam satu minggu.
  2. Memberikan motivasi kepada siswa untuk menjadi generasi milineal yang literat.
  3. Meningkatkan kemampuan literasi digital melalui kegiatan pemanfaatan TIK.
  4. Memberikan pendampingan kepada siswa menghasilkan karya digital atau non digital melalui GLS SATU HATI.

Dengan dukungan penuh yang diberikan oleh Bapak Agus Solihin selaku Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Cipongkor, dan sosok pembimbing yang selalu mengayomi Bapak Adhyatnika Geusan Ulun, kami mulai menyusun program kerja dan menyiapkan format-format yang dibutuhkan. Setelah semuanya siap, kami melakukan seleksi terhadap siswa dan siswi Kelas 7, 8, dan 9 sampai memperoleh masing-masing lima siswa setiap tingkatnya.

Semua menyambut antusias dengan adanya seleksi GLS ini, banyak yang mengaku sangat tertarik akan literasi dan ingin menjadi peserta. Hanya saja, keadaan saat ini membuat semua mesti dibatasi, dengan berat hati kami tidak bisa mengikutsertakan semuanya dan memilih siswa/siswi sesuai ketentuan.

Sosialisasi diadakan di hari berikutnya, peserta GLS SATU HATI merespon dengan sukacita. Mereka memasuki perpustakaan dan mengelilingi rak-rak buku yang sudah jarang terjamah selama masa pandemi karena pembelajaran daring. Mulai memilih buku-buku yang menurut mereka menarik dan mengajukan buku-buku yang akan mereka susun reviunya.

Siswa-siswi mulai membaca, melaporkan progres membaca di grup obrolan yang telah kami bentuk. Pertemuan pertama, pada tanggal sembilan September 2021 diadakan peluncuran resmi nama GLS SATU HATI yang dihadiri oleh Bapak Agus Solihin, Bapak Adhyatnika, ketiga guru pembimbing GLS, serta para peserta. GLS SATU HATI resmi dibentuk dan terdaftar sebagai bagian dari TMBB Mekar. Hari itu, selain mendapatkan banyak pesan dan bimbingan dari Kepala Sekolah, peserta melakukan readathon yang berlangsung selama 43 menit, melakukan reviu secara verbal, dan mulai menyusun bentuk-bentuk reviu yang akan mereka buat sesuai ketentuan yang telah ditetapkan oleh panitia.

Waktu bergulir, semakin dekat dengan ambang batas pengumpulan reviu di setiap pekannya. Para peserta berusaha melakukan yang terbaik untuk menghasilkan bentuk reviu yang menarik setiap minggunya. Mereka bersemangat bertukar buku, berdiskusi, menuliskan ide dan gagasan, lalu menuangkannya ke dalam bentuk reviu baru.

Bentuk-bentuk reviu seperti fishbone, AIH, Y Chart, dan infografis mulai terkumpul, selanjutnya kami abadikan dalam potret-potret yang diunggah di berbagai sosial media seperti website GLS SATU HATI, Facebook, Instagram dan lain-lain. Dari sana, GLS SATU HATI mulai dikenal, tidak hanya peserta yang saling memberi motivasi, tetapi teman-temannya yang lain juga ikut mendukung dengan meramaikan semua akun sosial media.

Karya-karya emas dari anak-anak hebat itu bermunculan setiap minggunya, tumpah dalam puisi, cerpen, dan karya lainnya. Kembali kami abadikan untaian kata-kata indah itu di berbagai sosial media. Mereka bukan penulis andal, tapi mereka sosok-sosok hebat yang selalu ingin belajar. Mereka memang masih amatir, tapi tidak ada hal yang membuat mereka menyingkir.

Tulisan, karya, canda, tawa, obrolan hangat, diskusi ringan, tercipta di kegiatan GLS yang kami ciptakan di setiap pertemuan. Kami, SMP Negeri 1 Cipongkor, adalah pemula yang akan selalu mencoba. Kami, SMP Negeri 1 Cipongkor, tidak berharap menjadi juara, tapi akan melakukan apa yang kami bisa. ***

Penulis adalah Novy Citra Pratiwi, S.Pd, Guru matematika SMP Negeri 1 Cipongkor, Pembimbing GLS SATU HATI.