SMPN 3 Cisarua Gelar Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW

Cisarua, KBB-SMPN 3 Cisarua peringati Isra Miraj Nabi Muhammad saw. Kegiatan yang merupakan program kesiswaan tersebut, melibatkan seluruh warga sekolah dengan menampilkan tablig akbar sebagai puncak acaranya, Selasa (5/3/24).

Kepala SMPN 3 Cisarua, Nenden Lia Amalia, dalam sambutannya menyampaikan peringatan Isra Miraj di atas merupakan agenda rutin sekolah. Menurutnya, program keagamaan tersebut hendaknya menjadi momentum untuk meningkatkan iman dan takwa kepada Allah Swt.

“Program keagamaan yang dilaksanakan bidang kesiswaan, seperti peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad saw ini merupakan agenda rutin sekolah. Dengan adanya peringatan tersebut, hendaknya menjadi momentum bagi seluruh warga sekolah untuk meningkatkan iman dan takwa kita kepada Allah Swt,” sambutnya.

Lebih jauh disampaikannya, peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad saw terselenggara berkat dukungan  semua pihak. Kepala Sekolah mengapresiasi para panitia yang telah melaksanakan kegiatan keagamaan tersebut, setelah sehari sebelumnya telah digelar Festival Gelar Karya Profil Pelajar Pancasila yang melibatkan seluruh warga sekolah.

Sementara itu, dalam ceramahnya Ustaz Hanut Arifin menyampaikan bahwa peristiwa Isra Miraj merupakan kejadian istimewa yang dianugerahkan Allah Swt kepada hamba-Nya, yakni Nabi Muhammad saw. Dipaparkannya, nilai utama dari perjalanan Isra dan Miraj Nabi Muhammad saw yang paling utama adalah tentang kewajiban salat lima waktu.

“Isra bermakna perjalanan Rasulullah saw  pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa. Setelah itu, Nabi Muhammad mengalami miraj, yaitu naik ke alam tertinggi di Sidratul Muntaha, hingga turunlah perintah Allah Swt untuk menjalankan salat lima waktu bagi beliau dan kaumnya,” ujarnya.

Di sisi lain, Ustaz Aam menambahkan, kisah Isra Miraj terjadi dengan melalui peristiwa dan perjuangan Nabi Muhammad saw yang teramat sulit dalam kehidupan Baginda Nabi. Oleh karena itu, pihaknya mengajak kepada seluruh warga sekolah untuk melaksanakan hasil dari peristiwa agung tersebut, yakni salat.  Sehingga, dengan salat akan menjauhkan diri dari perbuatan keji dan munkar

“Perjuangan Nabi Muhammad saw sangatlah sulit. Untuk itu, marilah kita selaku umat Nabi untuk selalu menaati perintah Allah, terutama mendirikan salat, karena salat adalah tiang agama. Salatlah yang akan menjauhkan kita dari perbuatan keji dan munkar,” tandasnya. ***

Kontributor: Rika Maesaroh, S.Pd (Guru Bahasa Indonesia SMPN 3 Cisarua)-Pewarta/Editor: Adhyatnika Geusan Ulun.