SURVEY KARAKTER DALAM PJJ DI SMPN 4 CIKALONGWETAN

Oleh:
Endang Wahyu Widiasari, M.Pd
Asep Burhanudin, M.Pd
(SMPN 4 Cikalongwetan)

 

Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

(Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 3)

 

Pembentukan Pendidikan Karakter

Jika dicermati dari tujuan pendidikan di atas maka pendidikan bukan hanya mengembangkan kemampuan kognitif  dan memberikan keterampilan saja kepada siswa, tapi lebih utama lagi adalah pembentukan pendidikan karakter. Pendidikan karakter sangat berperan terhadap kemajuan seseorang baik dimasa kini maupun di masa depannya, bahkan bisa dikatakan karakter adalah kunci keberhasilan dari setiap orang penentu keberhasilan bangsa dan negara. Karakter yang baik jika diperkuat dengan kecerdasan intelektual bisa mempercepat kemajuan suatu bangsa.

Menurut hasil penelitian Howard Gardner (2002) menyatakan bahwa kesuksesan seseorang 20% ditentukan oleh hard skill dan 80% ditentukan oleh soft skill. Dengan kata lain, soft skill merupakan faktor yang sangat dominan terhadap kesuksesan seseorang. Sekolah sangat berperan penting terhadap pembentukan karakter peserta didik, tidak terkecuali di rumah dan juga masyarakat.

Dalam proses kegiatan belajar mengajar guru memberikan contoh teladan, akan tetapi dalam kegiatan pembelajaran jarak jauh guru dan siswa tidak bisa berinteraksi secara langsung, pembelajaran terkesan lebih menekankan pada transfer ilmu pengetahuan saja. Seiring dengan berjalannya waktu kita harus mencari solusi agar dalam kegiatan pembelajaran jarak jauh ini pendidikan karakter jangan terabaikan. Untuk itu guru harus pandai-pandai menyisipkan pendidikan karakter kadalam pembelajaran jarak jauh, seperti dalam pemberian tugas yang menuntut tanggung jawab, disiplin, kerja keras gotong royong bersama anggota keluarga dll. Penguatan pendidikan karakter baik dimasa pandemi maupun tidak harus ada turut campur tangan orang tua, sebab jika tidak ada akan terjadi ketimpangan.

Survey Karakter

Untuk mengetahui keterlaksaan penguatan pendidikan karakter dalam pembelajaran jarak jauh, maka Penulis berinisiatif melakukan survey karakter kepada siswa. Survey karakter ini bertujuan untuk mengetahui keberlangsungan kegiatan pendidikan karakter siswa di rumah selama pandemi covid 19. Survey juga dilakukan untuk mengevalusai kegiatan pembelajaran jarak jauh yang sudah dilakukan untuk kemudian diadakan perbaikan, selain itu juga kami ingin mengetahui kendala yang dihadapi siswa dan orang tua selama kegiatan pembelajaran jarak jauh.

Survey karakter dilakukan dengan menggunakan media daring dengan mengisi goglr form yang diberikan di WA group kelas dengan alamat link https://forms.gle/yTpkaq1tw1wxLUBP9  sedangkan yang luring dibagikan kepada orang tua siswa ketika mengambil modul ke sekolah. Kegiatan survey dilakukan kepada seluruh siswa kelas 7 8 9, dilaksanakan pada tanggal 13 sampai 24 September 2020,

Analisis hasil survey

Hasil survey yang diberikan kepada 104 responden kelas 8 yang berjumlah 104 orang, terkait pertanyaan ,

  1. Apakah ananda suka melaksanakan salat 5 waktu?

Selalu 62%

Sering 19,2%

Kadang-kadang 16,3%

Jarang 2%

Tidak pernah 0

Berdasarkan hasil survey diatas masih ada siswa yang jarang melaksanakan salat 5 waktu

 

  1. Apakah ananda suka mengaji? *

Selalu 54,8%

Sering 30,8%

Kadang-kadang 8,7%

Jarang 5,8%

Tidak pernah

Berdasarkan hasil survey diatas tidak ada siswa yang tidak suka mengaji

 

  1. Apakah ananda suka membantu pekerjaan rumah, seperti menyapu , mengepel dll? *

Selalu 36,5%

Sering 34,6%

Kadang-kadang 25%

Jarang 4%

Tidak pernah

Berdasarkan hasil survey diatas tidak ada siswa yang tidak pernah membantu orang tua

 

  1. Apakah ananda selalu bertindak sesuai dengan ucapannya? *

Selalu 48%

Sering 15,4%

Kadang-kadang 26%

Jarang 8%

Tidak pernah 2,6%

Berdasarkan hasil survey diatas masih ada siswa yang bertindak tidak sesuai dengan ucapannya

 

  1. Apakah ananda mengerjakan tugas dengan ikhlas/ sukarela? *

Selalu 80,8%

Sering 13,5%

Kadang-kadang 5,8%

Jarang

Tidak pernah

Berdasarkan hasil survey diatas tidak ada siswa yang tidak iklas dalam mengerjakan tugas

 

  1. Apakah ananda mengerjakan tugas dengan terpaksa? *

Selalu

Sering

Kadang-kadang 5,8%

Jarang 13,5%

Tidak pernah 80,8%

Berdasarkan hasil survey diatas tidak ada siswa yang mengerjakan tugas dengan terpaksa

 

  1. Apakah ananda suka bekerja sama dengan teman yg terdekat dari rumah? *

Selalu 22,1%

Sering 14,4%

Kadang-kadang 34,6%

Jarang 11,5%

Tidak pernah 17,3%

Berdasarkan hasil survey diatas ada siswa yang tidak pernah bekerja sama dengan teman yang berada paling dekat dengan rumahnya.

 

  1. Apakah orang tua ananda suka memfasilitasi/ membimbing pekerjaan rumah/ tugas sekolah? *

Selalu 36.5%

Sering 27.9%

Kadang-kadang 19,2%

Jarang 7,7%

Tidak pernah 8,7%

Berdasarkan hasil survey diatas masih ada orang tua siswa yang tidak membimbing pekerjaan rumah/tugas sekolah

 

  1. Jika ananda membantu orang tua, tuliskan contoh bantuannya . dari 104 responden menjawab, menyapu, mengepel, mensetrika dan mengasuh adik*

 

  1. Apakah ananda merasa terbebani dengan tugas yang diberikan oleh guru mata pelajaran

Selalu 2%

Sering 5%

Kadang-kadang 19,8%

Jarang 20%

Tidak pernah 53,2%

 

Simpulan

Berdasarkan hasil survey di atas masih ada siswa yang terbebani dengan tugas yang diberikan oleh sekolah yaitu sebesar 2 %

Dari data hasil survey yang masuk, kami terus berupaya mendorong siswa agar melaksanakan kegiatan penguatan pendidikan karater di rumah, dengan dibimbing oleh orang tua, dan pihak sekolah juga terus memperbaiki kegiatan pembelajaran jarak jauh.***

*Penulis adalah Guru SMPN 4 Cikalongwetan
Editor: Adhyatnika Geusan Ulun