GAME DEVELOPMENT CLUB PROGRAM BERDAMPAK POSITIF TERHADAP SISWA

Oleh: Tamam Fuadi, S.Sos
(SMK Negeri 4 Padalarang)

 

Game Development Club (GDC) adalah komunitas siswa yang berfokus pada perancangan, pembuatan dan pengembangan game. Jenis game yang dikembangkan antara lain game berbasis platform desktop (PC game) dan berbasis mobile (Android).

Kegiatan GDC dilaksanakan di SMK Negeri 4 Padalarang pada jurusan RPL dengan dipandu oleh guru-guru yang telah memiliki kompetensi dibidang game development, dan GDC juga sudah dimasukan kedalam kegiatan intrakurikuler (Mapel Pilihan) sehingga kegiatan tersebut sudah termasuk ke dalam agenda kegiatan regular struktur kurikulum di SMK Negeri 4 Padalarang.

Latar belakang

Gagasan kegiatan program Game Development Club (GDC) muncul karena 2 (dua) hal mendasar yang saling bertolak belakang, yaitu :

  1. Konsentrasi siswa yang menurun karena seringnya bermain game baik game PC maupun game pada perangkat mobil.
  2. Perkembangan industry game sedang berkembang pesat karena banyaknya pengguna game di Indonesia

Dari kedua hal tersebut sangat berkaitan karena tanpa disadari banyaknya pengguna/pemain game akan mempengaruhi income/pendapatan yang diperoleh perusahaan pembuat game, dah hal tersebut tidak diimbangi sumber daya manusia yang memiliki kompetensi untuk memanfaatkan keadaan tersebut. Oleh karena itu munculah gagasan untuk menggeser stigma negative tentang game dengan cara merubah anggapan siswa yang hanya bisa bermain game, menjadi siswa bisa membuat game yaitu dengan diadakanya kegiatan program berdampak positif terhadap siswa dengan tema “Game Development Club (GDC)”.

Pelaksanaan kegiatan

Kegiatan program GDC dilaksanakan sesuai agenda kegiatan pembelajaran yang telah disusun oleh tim managemen bidang kurikulum, karena GDC sudah menjadi kegiatan intrakulikuler (mapel pilihan). Adapun rincian kegiatan GDC adalah sebagai berikut :

  1. Kegiatan GDC dilaksanakan pada kelas tertentu saja yaitu pada kelas XI ORACLE.
  2. Kegiatan GDC dialokasikan 16 jam pembelajaran setiap minggunya.
  3. Evaluasi kegiatan GDC dimasukan kedalam agenda evaluasi per-semester (UTS, PAS).
  4. Hasil nilai evaluasi dimasukan kedalam rapot siswa pada nilai mapel pilihan.

Aset pendukung kegiatan

Suksesnya pelaksanaan kegiatan GDC karena didukung oleh aset-aset yang ada di dalam ekosistem sekolah diantaranya adalah :

  1. Aset Manusia : Yaitu dukungan dari guru-guru yang memiliki kompetensi game dalam membimbing siswa pada kegiatan GDC
  2. Aset Fisik : Yaitu tersedianya ruangan yang nyaman, internet yang memadahi, proyektor dan laptop.
  3. Aset Politik : Yaitu dukungan dari semua pihak di sekolah diantaranya kepala program, tim management bidang kurikulum dan kepala sekoah.

Simpulan

Program GDC diharapkan dapat menggeser stigma negative tentang game dengan cara merubah kebiasaan siswa dari sebagai pengguna game menjadi siswa yang memiliki kompetensi pembuatan game sehingga kegiatan tersebut menjadi kegiatan yang produktif bukan konsumtif. Selain itu kegiatan tersebut akan membekali siswa kompetensi baru yaitu kompetensi pengembangan game yang diharapkan dapat menjadi point tambahan untuk menghadapi dunia kerja nantinya. *