“Happy Speaking English” Program Kokurikuler Bahasa Inggris

Oleh: Ujang Rana, S.Pd
(
SMA Cipta Mandiri Cisarua)

 

Program ini dilatarbelakangi oleh perasaan ketidakpuasan hasil belajar siswa. Prestasi siswa dalam bahasa Inggris sangat jauh dari yang diharapkan. Ada banyak hal yang menjadi alasan prestasi mata pelajaran bahasa Inggris menurun diantaranya masih banyak siswa yang tidak percaya diri dalam berbicara bahasa Inggris. Padahal, berbicara bahasa Inggris adalah sebuah praktik yang baik untuk menambah kosa kata.Selain itu, ada anggapan bahwa pembelajaran bahasa Inggris merupakan bahasa yang sulit, pelajaran tidak penting karena bukan bahasa sendiri melainkan bahasa asing.

Dari pemikiran di atas muculah program Happy Speaking English (HSE). Program ini menitikberatkan pada praktik berbicara tanpa memikirkan grammar yang penting siswa berani bicara. Selain itu, Kepemimpinan murid harus dikembangkan dengan program yang berpihak pada murid untuk membentuk karakter profil pelajar pancasila

SMA Cipta Mandiri Cisarua memiliki aset utama dalam modal fisik yaitu memiliki tiga Guru Bahasa Inggris yang kompeten dan memiliki gelar S1 dan berdasarkan angket murid banyak siswa yang mau belajar dengan program HSE

Adapun tujuan program HSE yaitu melatih keterampilan dan mengembangkan pengetahuan murid dalam bidang bahasa Inggris serta menumbuhkan kepemimpinan murid untuk membentuk karakter profil pelajar pancasila

Metode HSE dilakukan dengan cara murid yang sudah mengikuti English Club (EC) membantu siswa lainya untuk bisa speaking (berbicara) dan dibantu oleh guru dalam melakukan pembinaan kepada murid. Adapun sebagai evaluasi kami melaksanakannya satu semester sekali (6 bulan sekali) dan pelaksanaan kegiatan dilaksanakan satu minggu sekali yaitu setiap hari Kamis (1 Jam sebelum pembelajaran dimulai).

Mitra Utama dalam program ini yaitu modal manusia yaitu kepala sekolah, guru-guru, siswa, dan orang tua siswa. Modal fisik yaitu ruang kelas, area lapangan, alat atau sumber belajar, Adapun modal finansial yaitu iuran siswa dan sekolah. Untuk modal sosial berupa koordinasi dengan kepala sekolah, wakil kepala, dan orang tua siswa.

Kapasitas yang dimiliki SMA Cipta Mandiri memiliki asset utama modal manusia yaitu tiga guru S1 B.inggris yang kompeten, SMA Cipta Mandiri memiliki ruang kelas yang nyaman, lapangan dan taman sebagai sarana untuk belajar, SMA Cipta Mandiri memiliki pendanaan dari Boss yang bisa di gunakan untuk kegiatan prgram HSE ketika harus mengundang narasumber. Selain itu, adanya komunikasi yang baik dengan komponen sekolah

Rencana Evaluasi yang akan dilakukan yaitu kepala sekolah melakukan monitoring jalanya kegiatan program HSE, guru mata pelajaran mengadakan pertemuan sebulan sekali untuk evaluasi terkait kegiatan yang sudah berjalan, guru bahasa Inggris ikut membimbing dan memantau setiap kegiatan dan melakukan tes speaking secara berkala.

Kemungkinan tantangan sulit untuk memunculkan rasa percaya diri siswa dalam speaking, kosa kata siswa yang terbatas, ikut berbagai kompetisi baik disekolah ataupun diluar sekolah dan program ini bisa konsisten. **