“Jembar P5”-Program Berdampak Pada Murid


Oleh: Rahayu Wida Yuningsih, S.Pd
(Guru SMPN 2 Cipongkor)

Program “JEMBAR P5” merupakan inisiatif yang sangat berharga dalam dunia pendidikan, mengintegrasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Profil Pelajar Pancasila. Dengan menitikberatkan pada karya proyek, mendorong murid untuk terlibat secara aktif dalam pembelajaran. Dengan demikian, tidak hanya membentuk murid yang kompeten secara akademik tetapi juga individu yang responsif, empatik, dan mampu berkolaborasi dengan orang lain untuk mencapai tujuan bersama.

Latar Belakang

  • Sebagai respons terhadap kurangnya pembelajaran dan pengalaman nyata yang dirasakan oleh murid. 
  • Merupakan inisiatif pendidikan yang mengedepankan prinsip-prinsip Ki Hadjar Dewantara, dirancang untuk mendorong dan menumbuhkembangkan kepemimpinan murid melalui eksplorasi minat dan bakat mereka.
  • Memberi kesempatan untuk menghadapi berbagai pilihan dan tantangan, yang pada akhirnya akan membantu mereka dalam mengembangkan keterampilan interpersonal dan kepercayaan diri. 
  • Mengakomodasi kebutuhan sekolah dengan karakteristik unik yaitu potensi dan minat bakat yang bervariasi.

Tujuan Program

  • Untuk merangsang interaksi sosial aktif dan memberikan platform kepada murid-murid untuk mengekspresikan diri melalui bakat dan minat mereka. 
  • Untuk menumbuhkan kepercayaan diri murid saat berinteraksi di depan orang banyak, serta membantu meningkatkan kemandirian mereka. 

Capaian langkah-langkah dan hasil yang diharapkan untuk setiap tujuan

 

  • Dalam capaian diharapkan murid menunjukkan sikap ikut berpasrtisipasi, baik dalam segi keterampilan yang dimiliki maupun minat dan bakat mereka.
  • Langkah-langkah yang diperlukan adalah menyusun program sesuai dengan alur BAGJA yang melibatkan Murid, KS, Guru, Orang tua dan Komite.
  • Hasil yang diharapkan tumbuhnya interaksi sosial aktif murid yang memiliki karakter Profil Pelajar Pancasila.

Struktur program dan Mitra

Program “JEMBAR P5” merupakan pembelajaran Kokurikuler yang dilaksanakan pada kelas 7. Mencakup kegiatan pameran hasil karya kerajinan murid dalam proses pembelajaran intrakurikuler P5. Melibatkan semua aktor, serta dukungan komite dan paguyuban orang tua dengan koordinasi dan kolaborasi semua pihak. Target pelaksanaannya adalah 4 bulan sekali atau setiap akhir semester.

Pernyataan tentang kapasitasyang dimiliki kelas/sekolah

SMPN 2 Cipongkor dikenal dengan kekayaan sumber daya yang dimilikinya, dari 7 Aset ada 3 sumber daya yang menjadi modal utama yaitu modal manusia, lingkungan dan sosial.

Rencana Evaluasi

  • Monitoring : Mengumpulkan informasi melalui wawancara, penyebaran angket serta mengajak kolaborasi komite dan paguyuban orang tua dalam proses perencanaan dan penyusunan kegiatan.
  • Learning : Melaksanakan program dan menganalisis dampak positif-negatif, menganalisis hambatan dan tantangan untuk perbaikan kedepannya. 
  • Evaluation: Melakukan refleksi dan evaluasi terkait pelaksanaan program 
  • Reporting : Membuat laporan tentang hasil pelaksanaan program.

Kemungkinan tantangan

Tantangan yang muncul diantaranya anggaran dana, tidak semua guru dapat berkolaborasi, kepercayaan diri murid saat pameran berlangsung.

Solusi kreatif yang diusulkan, yaitu memanfaatkan secara maksimal aset sekolah yang ada, dengan menunjukkan fleksibilitas dan inovasi dalam mengatasi kendala, mengajarkan murid nilai penting dari kreativitas dan adaptasi. Sehingga, semangat kolektif dan inovasi menjadi kunci dalam mewujudkan kegiatan yang berdampak positif bagi pengembangan murid.

Profil Penulis
Rahayu Wida Yuningsih, S.Pd adalah Guru SMPN 2 Cipongkor Kabupaten Bandung Barat, bertugas dari tahun 2009 sampai sekarang. Program yang berdampak positif pada murid  telah disusun selama mengikuti PGP angkatan 9 Kabupaten Bandung Barat, yaitu program “JEMBAR P5” (Jadikan Ekplorasi Minat Bakat Anak melalui Karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila).