MEMBANGUN SPIRITUALITAS MELALUI PROGRAM PEMBINAAN SHALAT JENAZAH DAN IBADAH UMROH (SALJU) DI SD NEGERI CILAYEM

Oleh: Nurjaman, S.Pd
(SD Negeri Cilayem Cikalongwetan)

 

Program SALJU adalah Ko-Kulikuler Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN  Cilayem berupa Pembinaan Ibadah Shalat Jenazah dan Tata Cara Ibadah Umroh. Dalam konteks pendidikan modern saat ini, penting untuk mengembangkan pemahaman agama dan kesadaran spiritual di antara murid.

Untuk mencapai hal  di atas, Program SALJU merupakan dua aspek penting yang bisa menanamkan nilai-nilai kebajikan dan karakter profil pelajar pancasila. Pembinaan ini tidak hanya akan membantu murid dalam pemahaman agama, tetapi juga melatih literasi, memperkaya pengetahuan dan pengalaman murid.

Tujuan dari program SALJU yaitu Meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, Menumbuhkan nilai-nilai kebajikan dan karakter profil pelajar pancasila; dan Mewujudkan Student Agency (Kepemimpinan Murid) di Sekolah. Adapun capaiannya adalah Terbentuknya keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT pada diri murid; Tumbuhnya nilai-nilai kebajikan dan karakter profil pelajar pancasila pada diri murid; dan Terwujudnya kepemimpinan murid di sekolah.

Langkah-langkah yang ditempuh untuk merancang dan merumuskan program tersebut. Program SALJU dirancang dengan menyampaikan dan berdiskusi dengan kepala sekolah, berdisuksi dengan Guru terkait rencana dan pelaksanaan program, berdiskusi dengan perwakilan murid untuk curah pendapat tentang program dengan pertimbangan suara, pilihan dan kepemilikan murid dan mendiskusikan jadwal dan teknis pelaksanaan program.

Dari langkah-langkah tersebut tersusunlah Program SALJU dengan hasil yang disepakati dengan struktur program target kelas 4, 5, dan 6 di SDN Cilayem, kegiatan terbagi menjadi 2 kegiatan yaitu Pembinaan Shalat Jenazah dan Pembinaan Ibadah Umroh, kegiatan Pembinaan Shalat Jenazah dilaksanakan setiap hari Jum’at dilapangan selesa pelaksanaan shalat Dhuha, kegiatan Umroh, dilaksanakan di Bulan Ramadhan atau di Akhir Tahun Pelajaran, dan untuk ketertiban dalam pelaksanaan program, dibentuk Panitia kegiatan yaitu Penanggungjawab dan pelaksana program dan sekaligus sebagai mitra dari program ini yaitu Kepala Sekolah, Guru, Murid, Orangtua murid dan masyarakat sekitar. Program SALJU juga di dukung dengan kapasitas dan sumber daya yang dimiliki oleh SDN Cilayem diataranya Sumber daya Manusia, Finansial, Sosial, dan Alam/Lingkungan.

Selain dukungan yang di dapat, terdapat juga tantangan dari program ini diantaranya tidak semua guru dapat diajak kolaborasi dengan mudah dan perlu proses untuk dapat bergerak bersama, konsistensi dalam pelaksanaan program, program yang tidak berkembang dan kurangnya pengawasan, kejenuhan, hilangnya motivasi pada diri murid dan guru karena kegiatan yang kurang bervariasi, sarana dan prasarana yang kurang mendukung dalam menjalankan program kegiatan.

Untuk mengatasi tantangan tersebut perlu adanya solusi dan strategi untuk mengatasinya Satu bulan pertama pasca pelaksanaan program “SALJU”, Guru Penggerak sebagai penanggungjawab program akan melakukan survey dengan beberapa pertanyaan yang ditujukan kepada perwakilan murid kelas 4, 5, dan 6, Hasil evaluasi akan di diskusikan bersama Kepala Sekolah beserta semua rekan guru untuk dasar dalam penyusunan rencana tindak lanjut program kedepannya.

Hasil yang diharapkan dengan adanya Program SALJU ini yaitu Murid diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang prinsip-prinsip dasar dan nilai yang terkandung dalam shalat jenazah dan ibadah umroh, Murid memiliki keterampilan dalam melaksanakan shalat jenazah dan ibadah umroh, memahami tatacara dan do’a-do’a yang dibaca, Meningkatkan kesadaran spiritual murid, mereka akan belajar untuk lebih menghargai waktu, menanamkan rasa syukur, serta memahami pentingnya koneksi spiritual dalam kehidupan sehari-hari, Murid akan belajar untuk menjadi lebih empati terhadap sesama melalui pengalaman dalam pembinaan shalat jenazah, di mana mereka akan memahami pentingnya memberikan dukungan dan penghormatan kepada keluarga yang berduka.

Selain itu, melalui pembinaan ibadah umroh, murid akan belajar tentang pentingnya bekerja sama, berbagi, dan menghargai keberagaman, Melalui partisipasi aktif dalam program ini, murid dapat mengembangkan keterampilan kepemimpinan, kerjasama tim, dan komunikasi, Program ini akan mendukung pengembangan karakter murid, seperti kejujuran, tanggung jawab, keteladanan, dan kepedulian. Melalui pembinaan shalat jenazah dan ibadah umroh, siswa akan belajar untuk menginternalisasi nilai-nilai ini dalam kehidupan sehari-hari mereka. **