SEPEDA LISA (Selasa Pembiasaan dan Literasi Asyik)

Oleh: Hendarti, S,Pd
(Guru SMAN 1 Padalarang)

 

SEPEDA LISA (Selasa Pembiasaan dan Literasi Asyik) adalah kegiatan ko-kurikuler yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi literasi siswa terutama dalam pemahaman isi bacaan. Kegiatan SEPEDA LISA ini merupakan program sekolah yang disepakati oleh warga sekolah.

Dari kegiatan Literasi ini diharapkan akan menambah wawasan pada siswa dan membudayakan kegiatan membacadi sekolah.

Mengapa SEPEDA LISA dilaksanakan?

  1. Kegiatan SEPEDA LISA ini merupakan program sekolah yang disepakati oleh warga sekolah.
  2. Kegiatan Literasi ini akan menambah wawasan pada siswa dan membudayakan kegiatan membaca
  3. Kegiatan ini dapat menguatkan pengetahuan kognitif siswa dan sangat mendukung pelaksaan AKM.
  4. Jadwal Kegiatan : dilaksanakan 1 kali dalam seminggu sebelum melaksanakan kegiatan KBM.
  5. Kegiatan dilaksanakan setiap hari Selasa, kegiatan ini di mulai dari pukul 06.45 – 07.30 sesuai dengan kesepakatan siswa dan guru.

Dengan menggunakan konsep B-A-G-J-A, strategi awal yang penulis lakukan adalah dengan mengidentifikasi lingkungan sekolah, berdiskusi dengan kepala sekolah, rekan sejawat, dan murid akan pentingnya kegiatan literasi sekolah di SMAN 1 Padalarang. Kemudian dilanjutkan dengan berdiskusi dan menyosialisasikan kepada murid tentang pentingnya kegiatan literasi di sekolah.

Hal tersebut penulis lakukan untuk menggali informasi sebanyak-banyaknya terkait impian warga sekolah khususnya suara (voice) murid untuk meningkatkan kompetensi terkait pemahaman isi bacaan. Hasil dari kegiatan aksi nyata tahap buat pertanyaan ini, didapatkan bahwa warga sekolah sepakat untuk mengadakan program SEPEDA LISA (Selasa Pembiasaan dan Literasi Asyik)

Saat melaksanakan aksi nyata tahap buat pertanyaan utama ini perasaan sangat senang dan optimis. Penulis meyakini akan mendapatkan respon yang baik dari kepala sekolah, guru murid. Alhamdulillah sesuai dengan keyakinan tersebut, Kepala Sekolah, guru dan murid sangat merespon dengan baik program yang penulis usulkan. Hal ini semakin membuat penulis termotivasi untuk melaksnakan program ini dengan baik. Antusias dan respon positif dari komunitas sekolah mendukung tercapainya tujuan kegiatan ini dengan baik.

Siswa mulai berani mengemukakan pendapatnya, berkreasi dengan idenya dan mengungkapkan apa yang dipikirkannya. Penulis juga bangga dengan perilaku murid-murid penulis, mereka mulai berpikir kritis dan memiliki rasa percaya diri yang tinggi dalam mengemukakan pendapatnya.

Dengan kolaborasi yang baik diantara praktisi komunitas sekolah, harapannya melalui kegiatan ini dapat menumbuhkan kepemimpinan murid (student agency) dengan baik.

Pembelajaran yang dapat penulis ambil dari tahap ambil pelajaran ini adalah dengan kekuatan kolaborasi kita dapat merancang program yang berpihak pada murid dengan terarah dan maksimal. Dengan program SEPEDA LISA di SMAN 1 Padalarang ini diharapkan akan menumbuhkan pelajar yang berprofil pelajar pancasila yang kompeten dalam bidang literasi sehingga dapat meningkatkan mutu sekolah.

Dalam merancang program ini, pendidik dan tim manajemen harus selalu melibatkan murid dalam segala aktivitasnya begitupun dengan pembentukan sebuah program, karena murid memiliki suara, pilihan dan kepemilikannya sendiri yang difasilitasi oleh pihak sekolah.

Melalui kegiatan aksi nyata ambil pelajaran ini, semoga program SEPEDA LISA ini dapat dilaksanakan dengan konsisten, dan diharapkan dapat memunculkan ide- ide pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan menyenangkan bagi murid.

Rencana ke depannya program ini dapat lebih lebih berkembang sesuai dengan kodrat zaman dan kodrat alam dari murid SMAN 1 Padalarang, sehingga program ini akan lebih baik lagi dan berdampak positif bagi murid. Kompetensi siswa dalam bidang literasi diharapkan lebih meningkat sehingga murid dapat mengerjakan soal ANBK dengan maksimal. **

 

Hendarti, S.Pd.Lahir di Ciamis pada 16 Maret 1980. Saat ini bertugas di SMAN 1 Padalarang mengampu mata Pelajaran Bahasa Indonesia. Menempuh Pendidikan dasar, meengah dan atas di kota kelahirannya Ciamis dan melanjutkan studi jenjang S1-nya di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Penulis merupakan ibu dari dua orang anak dengan hobi membaca dan juga menari yang sebagian besar hidupnya didedikasikan untuk belajar, tidak mau menyia-nyiakan waktu penulis mengambil apapun kesempatan belajarnya dan salah satunya dengan mengikuti Program Guru Penggerak di Angkatan 9 ini. Moto Hidupnya adalah ambil kesempatan selagi ada, kesempatan tidak akan datang dua kali!. Saat ini penulis berdomisili di Babakan Rohmat RT.03 RW.02 Desa Cimareme Kec. Ngamprah Kab. Bandung Barat dengan nomor yang bisa di hubungi di 081572873946. Sekian dan terimakasih.