WOW SaPa (Words On Wall Satu Parongpong)

Oleh: Sri Mulyani, S.Pd
(Guru SMPN 1 Parongpong)

 

Majalah dinding sekolah merupakan media yang sering kita temui ada di setiap jenjang pendidikan. Sekolah kami memiliki area majalah dinding yang sayangnya belum dapat dioptimalkan keberadaannya. Majalah dinding sekolah selama ini masih dikelola terbatas oleh Bapak Ibu guru yang kemunculannya dapat dihitung dengan jari dalam setahun, dan tak jarang keberadaannya tidak terlalu menarik perhatian.

Dalam pendidikan guru penggerak ini kami memperoleh pemahaman bagaimana menumbuhkan kepemimpinan murid atau students agency. Berawal dari situasi yang saya hadapi di sekolah, dipadukan dengan ilmu yang saya dapatkan dalam pendidikan guru penggerak ini, Saya mencoba membuat sebuah rencana program yang berdampak positif pada murid, program yang dapat menumbuhkan kepemimpinan murid, yaitu WOW SaPa akronim dari Words On Wall Satu Parongpong.

WOW SaPa ini adalah majalah dinding sekolah yang pengelolaannya diberikan pada murid. Dalam program ini murid diberikan kesempatan untuk menyuarakan ide, gagasan, pendapat, dalam mengkreasikan majalah dinding yang ada. Voice, Choice, dan Ownership

nya diberikan ruang untuk berkembang. Murid diberikan kebebasan untuk menentukan tema yang akan mereka pilih, menentukan apa saja yang akan mereka cantumkan dalam mading. Dalam hal kepemilikan, murid terlibat secara aktif menyiapkan berbagai bahan yang diperlukan, mengisi mading sekolah, mendesain tampilan mading, dan bahkan menentukan tema yang akan diangkat.

Aset yang dimiliki diantaranya murid yang kreatif, area majalah dinding yang sudah ada, guru pembina yang membimbing murid, sarana dan prasarana yang mendukung terlaksananya program ini. Ini merupakan program ekstrakurikuler yang ditujukan bagi semua peserta ekskul ECC (English Conversation Club), baik murid kelas 7, 8, maupun 9. Penayangan majalah dinding direncanakan per 6 bulan sekali, sehingga terbit 2 kali dalam setahun. Dengan program ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan kepemimpinan murid dan juga kemampuan literasi peserta didik melalui kegiatan kreatif dan inovatif dengan pemanfaatan majalah dinding sekolah.

Capaian yang diharapkan dari program ini adalah terbentuknya lingkungan positif yang dapat menumbuhkembangkan kepemimpinan murid. Beberapa karakteristik yang diharapkan tumbuh diantaranya meningkatkan keterampilan berinteraksi dengan sesama murid, berkolaborasi dan bekerja sama dengan sesama, keterampilan berkomunikasi, dan menjadi sarana melatih murid untuk menerima dan memahami kekuatan diri mereka sendiri, menghargai kekuatan teman-teman yang lain. karena murid diberi kebebasan menentukan apa yang yang akan ditampilkan, tata letak, isi majalah dinding, dan segala kelengkapannya.

Langkah-langkah yang dilakukan di antaranya: perencanaan dengan melakukan diskusi dengan pimpinan mengenai rencana program, dilanjutkan dengan pelaksanaan yaitu berdiskusi dan merancang bersama murid apa saja yang akan ditampilkan dalam majalah dinding sekolah, tata letak dan sebagainya.. Diskusi dipimpin oleh murid dan guru berperan sebagai fasilitator. **

Profil Penulis
Sri Mulyani adalah seorang pengajar Bahasa Inggris di SMPN 1 Parongpong Kabupaten Bandung Barat, kelahiran Purwakarta 25 April 1981. Menempuh pendidikan sarjana di Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Pendidikan Indonesia. Menjadi guru adalah cita-cita masa kecilnya yang alhamdulillah terwujud. Kebahagiaan terbesarnya menjadi seorang guru adalah melihat perubahan sikap yang lebih positif pada anak didiknya, kedekatannya pada Sang Pencipta, kepeduliannya terhadap sesama. Jadilah guru yang bahagia wahai para pendidik jiwa!