SMPN 1 Padalarang Salurkan Donasi Peduli Bencana Cipongkor

Bandung Barat-SMPN 1 Padalarang menyerahkan donasi kepada para korban bencana alam Kec. Cipongkor. Penyaluran bantuan berupa kebutuhan yang sangat diperlukan para korban bencana tersebut, diserahkan langsung oleh Suhartono selaku Kepala Sekolah kepada Deden Gunawan, Kepala Desa Cibitung Kec. Cipongkor yang warganya terdampak bencana alam longsor, Rabu (3/4/24).

Kepala SMPN 1 Padalarang, Suhartono menyampaikan bantuan kemanusian berupa sembako, pakaian layak pakai, dan kebutuhan pokok lainnya yang diserahterimakan di atas, merupakan hasil donasi para orang tua, guru, dan peserta didiknya. Menurutnya, hal tersebut adalah salah satu bentuk kepedulian pihaknya atas bencana alam yang menimpa warga Cipongkor.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian SMPN 1 Padalarang terhadap para korban bencana. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban mereka yang terdampak bencana,” ujarnya.

Lebih jauh disampaikan Suhartono yang juga adalah Ketua MKKS SMP KBB, pihaknya mengajak seluruh sekolah untuk turut meringankan beban para korban bencana. Terlebih, pada bulan suci Ramadan ini merupakan momentum yang tepat untuk saling berbagi kepada orang-orang yang membutuhkan.

“Kami mengajak kepada para kepala sekolah khususnya, dan warga masyarakat untuk turut membantu meringankan beban saudara-saudara kita, para korban bencana. Terlebih pada bulan suci Ramadan ini merupakan momentum yang tepat untuk saling berbagi kepada orang-orang yang membutuhkan bantuan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cibitung, Deden Gunawan, mengungkapkan rasa terima kasih atas kepedulian warga SMPN 1 Padalarang. Menurutnya, bantuan yang diterimanya tersebut sangat bermanfaat bagi para korban bencana. 

“Alhamdulillah, hari ini kami menerima bantuan dari SMPN 1 Padalarang. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi para korban longsor. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu,” ungkapnya. ***

Sumber Berita: Suhartono, S.PdI., MM. (Kepala SMPN 1 Padalarang)-Pewarta/Editor: Adhyatnika Geusan Ulun.