SMPN 1 CIPONGKOR GELAR PERPISAHAN GURU PURNATUGAS

Cipongkor-(Newsroom). SMPN 1 Cipongkor Kab. Bandung Barat menyelenggarakan perpisahan dengan guru yang purnatugas. Kegiatan yang dilaksanakan di sebuah Rumah Makan di kawasan Cipongkor tersebut, diikuti oleh seluruh guru dan staf tata usaha sekolah, Kamis (8/4/21).

Kepala SMPN 1 Cipongkor, Dadang Arifin, dalam sambutannya mengugkapkan bahwa kegiatan di atas merupakan salah satu bentuk apresiasi pihaknya kepada warga sekolah yang memasuki masa pensiun. Menurutnya, guru yang sudah mengabdi sekian lama telah menunjukan kinerja yang optimal. Oleh karena itu, jasanya tidak ternilai.

“Kegiatan perpisahan ini merupakan bentuk apresiasi warga sekolah kepada guru yang sudah memasuki masa pensiun. Sebenarnya, guru yang sudah mengabdi sekian lama telah menunjukan kinerja yang optimal. Oleh karena itu, jasanya sungguh luar biasa dan tidak dapat dinilai dengan apapun,” ungkapnya.

Disampaikannya juga bahwa salah satu keberhasilan sekolah dalam melahirkan lulusan yang unggul adalah berkat peran dan kontribusi aktif seorang guru. Menurutnya, guru tidak hanya sekedar mentransfer pengetahuan, tetapi juga mentransformasi nilai dan karakter yang baik.

Sementara itu, Dadan Khoerudin, Guru Purnatugas, menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga sekolah yang telah mengadakan acara di atas. Menurutnya, hal ini menjadi motivasi dirinya untuk terus menjadi orang yang bermanfaat kendati sudah pensiun.

Lebih jauh disampaikan bahwa dirinya telah mengabdi selama 36 tahun sejak 1985. Selama itu, banyak suka dan duka dilaluinya. Namun, hal ini telah dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Sehingga meskipun merasa belum optimal dalam dunia pendidikan, namun pihaknya menaruh harapan banyak kepada rekan guru lainnya untuk meneruskan tongkat estafet perjuangan dalam mencerdaskan anak bangsa.

“Saya mengapresiasi kepada seluruh warga sekolah yang telah mengadakan acara perpisahan ini. Hal ini menjadi motivasi saya untuk terus menjadi orang yang bermanfaat bagi semua orang. Perlu diketahui bahwa selama 36 tahun sejak diangkat PNS pada tahun 1985, banyak suka dan duka. Namun, saya lampaui dengan penuh tanggung jawab. Sehingga meskipun merasa belum optimal dalam dunia pendidikan, namun saya sangat menaruh harapan banyak kepada rekan-rekan  guru lainnya untuk meneruskan  perjuangan dalam mencerdaskan anak bangsa,” imbuhnya.

Di sisi lain, Basaria SGN, perwakilan guru, menyampaikan terima kasihnya kepada guru yang purnatugas tersebut. Menurutnya, Dadan Khoerudin adalah sosok yang menjadi teladan guru lainnya dalam bekerja, bergaul dan bermasyarakat. Sehingga seluruh warga sekolah sangat kehilangan sosok ini.

“Kami ucapkan terima kasihn kepada Bapak Dadan yang merupakan sosok teladan guru lainnya. Kiprahnya di sekolah, dalam bekerja, bergaul dan bermasyarakat, sungguh patut dicontoh. Kami, seluruh warga sekolah, sangat Bapak Dadan,” sampainya.

Senada dengan di atas, Arieska OS, Staf TU, mengungkapkan bahwa Dadan Khoerudin adalah pribadi yang sangat berperan dalam perjalanan sejarah sekolah. Kontribusinya, masih menurutnya, sangat mewarnai setiap kegiatan dan kebijakkan sekolah.

“Bapak Dadan Khoerudin merupakan guru yang yang sangat berperan dalam setiap kebijakkan dan kegiatan sekolah. Oleh karena itu, diperlukan sosok seperti beliau dalam memajukan dan meningkatkan kualitas sekolah,” tandasnya.***

 

Berita dan Foto Adhyatnika Geusan Ulun

Sumber Berita; H. Dadang Arifin, S.Pd., M.Si. (Kepala SMPN 1 Cipongkor)

 

 

JELANG US, SMP DAARUT TAUHID GELAR MUHASABAH

 

Parongpong, (Newsroom). SMP Daarut Tauhid Boarding School selenggarakan muhasabah dan Doa bersama jelang kegiatan Ujian Sekolah Tahun Pelajaran 2020/2021, kegiatan Muhasabah dan Doa Bersama ini dilaksanakan pada Sabtu, 27 Maret 2021 pukul 20.00-22.00 WIB. Pelaksanaannya dilakukan secara daring menggunakan media Zoom Meeting dengan mengundang Ustadz Mulyadi Al Fadhil sebagai pengisi kajian dan pemimpin doa.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan motivasi dan mempersiapkan santri agar dapat meluruskan niat dalam menghadapi ujian akhir sekolah, memohon doa restu dari orang tua, serta santri dapat lebih tawakal dalam menjalankan seluruh proses kegiatan akhir tahun di kelas IX.

Kepala SMP Daarut Tauhiid Boarding School, Duden Aminudin, S.Pd., dalam sambutannya mengingatkan siswa beserta orang tua terkait dengan lima profil lulusan SMP Daarut Tauhiid Boarding School, yaitu Salimul Aqidah, Shohihul Ibadah, Matinul Khuluq, Tahfidzul Qur’an, dan Qowwiyul ‘Aqli. Selain itu, disampaikan juga program menjelang kelulusan diantaranya, kelas pengayaan, try out (TO), dan program arba’in, serta bimbingan karier bersama guru BK (Bimbingan Konseling).
Mengakhiri sambutan kepala sekolah menyampaikan rasa terima kasih dan permohonan maaf khususnya kepada seluruh orang tua/wali siswa kelas IX.

“Jazakumullah khairan khatsiran kepada Ayah dan Bunda yang telah membimbing pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama satu tahun ini. Serta sebagai kepala sekolah dan mewakili jajaran Daarut Tauhiid menyampaikan permohonan maaf, harapan orang tua untuk dapat mengikuti pembelajaran tatap muka, berdasarkan kebijakan dan peraturan dinas, bahwa wilayah KBB belum bisa dilaksanakan. Melalui kegiatan ini, sama-sama kita memaksimalkan ikhtiar, mudah-mudahan mendapatkan hasil yang terbaik. Apapun yang dilakukan akan kembali lagi kepada kita. Semoga Allah membimbing kita semua,” pungkasnya.

Perwakilan Komite Sekolah, dalam kesempatan ini juga menyampaikan sambutan dan memberi pesan semangat kepada seluruh siswa kelas IX. “Ananda soleh kelas IX yang terpenting saat ini adalah tuntaskan benar-benar masa akhir ini dengan baik. Bagi yang sudah ataupun yang belum mendapatkan atau menyiapkan sekolah lanjutannya tetap semangat dalam menjalankan seluruh rangkaian ujian sekolah, tetap disiplin, dan tetap patuhi protokol kesehatan,” ujar Ir. Slamet Budiarto, Komite SMP Daarut Tauhiid Boarding School.

Acara dilanjutkan dengan kegiatan inti yaitu Muhasabah dan Doa Bersama yang dipimpin oleh Ustadz Mulyadi Al Fadhil., yang begitu banyak memberikan ilmu kesuksesan dunia akhirat anak bersama orang tua dan khususnya kesuksesan menjalankan ujian akhir sekolah. Acara diakhiri dengan penyampaian surat cinta dari perwakilan siswa kelas IX, Andi Ahmad Fikri, ditujukan kepada orang tua dan juga untuk seluruh pengajar, yang begitu menyentuh hati.

Dalam kesempatan akhir kegiatan, orang tua siswa Jamil Ash-Shidiq, menyampaikan kesan selama mengikuti kegiatan Muhasabah dan Do’a bersama menyampaikan “Jazakumullahu khairan katsiran kepada pihak sekolah. Begitu besar harapan pihak sekolah untuk ananda kami agar bisa sukses dunia akhirat. Semoga ananda kami bisa melanjutkan pendidikannya ke sekolah yang lebih mendekatkan kepada Allah, mempunyai semangat untuk berprestasi, dan memiliki akhlak yang baik sesuai dengan karakter yang telah dibentuk selama di sekolah. Aamiin ya robbala’lamiin,” tandasnya.

Berita : Nani Sulyani, M.Ds
Sumber: Berita Sela Trilastari, S.Pd.(Staf Humas dan Guru SMP DTBS)

IMUNISASI HATI PADA PROHATIQU 4

 

Bandung Barat (Newsroom). Pada Edisi ke-4 kali ini, Prohatiqu (Program Halaqah Alquran) mengangkat tema Imunisasi Hati. Kegiatan khataman Alquran para kepala sekolah yang tergabung dalam Musyawarah Kerja Kepala Sekolah SMP Disdik Kabupaten Bandung Barat (MKS SMP Disdik KBB) merupakan paket komplit antara penguatan iman dan penguatan ilmu, terutama menambah wawasan tentang hal-hal terkini dalam bidang pendidikan. Kegiatan ini diselenggarakan setiap 1 bulan sekali. Bulan april memasuki bulan ke-4, diselenggarakan secara daring pada pukul 08.00-23.00 WIB, hari Minggu (04/04/2021).
Pembawa Acara kegiatan Prohatiqu 4 yaitu Ati Rosmiati Kepala Sekolah SMPN 3 Cipatat, kegiatan khataman dipimpin oleh Agus HD Idris Kepala SMP 2 Darul Falah Cihampelas, dan moderator diskusi dipandu oleh Agus Samsu Permana, Kepala SMPN 2 Ngamprah. Diskusi menarik membahas tiga hal yaitu: Ujian Nasional, Persiapan Pembelajaran Tatap Muka, dan Perencanaan Pemilihan Ketua MKKS SMP KBB.
Kegiatan khatam Quran yang dipimpin oleh Agus HD Idris Kepala SMP 2 Darul Falah Cihampelas mengumandangkan lafadz-lafadz Quran dan mengalunkan doa-doa keberkahan dan keselamatan khususnya bagi pendidikan di Kabupaten Bandung Barat dan umumnya, bagi seluruh umat manusia. Agus juga mengingatkan untuk selalu menjaga kesehatan dan menguatkan iman untuk keselamatan dan kemaslahatan hidup.
“Mari kita berdoa bersama-sama, untuk kesehatan dan keselamatan kita, orangtua atau orang-orang yang kita sayangi, untuk guru-guru dan siswa, untuk Kabupaten Bandung Barat, serta untuk bangsa ini. Doakan juga, orang-orang yang sedang terkena musibah semoga diberi solusi dan hikmah terbaik. Terima kasih kepada para kepala sekolah yang telah bergabung di Prohatiqu dan menuntaskan tugasnya masing-masing. Tema kita kali ini Imunisasi Hati, karena saat ini kita harus menguatkan diri, dengan iman, imun, dan amal kita,” papar Agus.
Kabid Kurikulum dan Bahasa Disdik Kabupaten Bandung Barat Dadang Ahmad Sapardan mengatakan bahwa Prohatiqu merupakan kegiatan yang inovatif dari MKKS. Acara Prohatiqu, hanya ada di Kabupaten Bandung Barat. Forum silaturahmi ini, menjadi ajang diskusi aktual tentang wawasan pendidikan dan saling mengingatkan, agar tidak lupa, untuk selalu membaca Alquran setiap hari.
“Saya sangat mendukung kegiatan ini, karena Prohatiqu adalah salah satu program unggulan yang digagas para kepala sekolah yang dapat membangkitkan motivasi satu dengan yang lainnya. Semoga kegiatan yang kreatif ini, terus berjalan dengan membawa banyak inovasi. Selain itu, kita doakan khusus untuk Kabupaten Bandung Barat agar selalu dilindungi dan segala permasalahan dapat tuntas dengan hasil terbaik” ucap Dadang.
Lebih lanjut dalam diskusi terkait Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada awal Tahun Pelajaran Baru 2021 Dadang mengemukakan bahwa signal pembelajaran tatap muka akan terbuka dengan adanya izin orangtua siswa, mengisi semua Daftar Isian di Dapodik, fasilitas untuk pembelajaran pada Masa Covid-19 terpenuhi, seluruh siswa dan guru sudah divaksin, dan mendapatkan izin menyelenggarakan Pembelajaran Tatap MUka (PTM) dari Satgas Covid.
“Keinginan Pembelajaran Tatap Muka tidak hanya dari siswa saja, para orangtua juga sudah mengharapkan agar sekolah segera dibuka. Namun, tentu ada syarat-syarat yang harus dipenuhi dengan kondisi darurat seperti ini. Orangtua siswa harus mengajukan izin putra putri mereka pembelajaran tatap muka, Daftar Isian Dapodik terkait kesiapan sekolah menghadapi PTM, siswa dan guru sudah melaksanakan vaksinasi, fasilitas sekolah yang memenuhi standar, dan izin dari Satuan Tugas Covid-19,” ungkap Dadang.
Sementara itu, Jaka Supriatna (Plt. Ketua MKKS SMP KBB) dan Suparman (Pengawas SMP Disdik KBB) mengatakan hal senada bahwa Sesuai Edaran Mendikbud No. 1 Tahun 2021 tentang Peniadaan Ujian Nasional dan Ujian Kesetaraan serta Pelaksanaan Ujian Sekolah dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Desease (covid-19) menjadi acuan khusus dilaksanakannya Ujian Sekolah. Jaka juga mengajak seluruh Kepala Sekolah untuk saling mengingatkan dan bekerjasama untuk pendidikan di KBB.
“Ujian Sekolah dilaksanakan oleh satuan pendidikan bisa dalam bentuk portofolio yang merupakan nilai raport semester 1-5, nilai sikap dan perilaku serta prestasi yang diperoleh peserta didik. Bentuk lainnya yaitu penugasan, berupa kumpulan tugas. Tesnya dapat secara luring yang disesuaikan dan/atau daring, serta bentuk kegiatan lain yang ditetapkan oleh satuan pendidikan. Yuk, kita sama-sama laksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya. Selanjutnya pembahasan Ketua MKKS akan dibahas secara intern di lingkungan para kepala sekolah,” tandas Jaka.

Reportase: Dian Diana

SMPN 3 CISARUA GELAR ISTIGOSAH VIRTUAL

Cisarua-(Newsroom). SMPN 3 Cisarua Kab. Bandung Barat menyelenggarakan istigosah. Kegiatan yang diikuti oleh 91 siswa kelas 9 tersebut, dilaksanakan secara virtual melalui Google Meeting, Kamis (1/4/21).

Kepala SMPN 3 Cisarua, Hj. Ai Nurhayati, mengungkapkan bahwa kegiatan di atas digelar sebagai salah satu persiapan menghadapi Ujian Sekolah yang akan dilaksanakan pada Senin-Jum;at (5-9/4/21).. Menurutnya, hal ini untuk memberikan bekal mental kepada para siswa agar dapat mengikuti kegiatan Ujian Sekolah dengan optimis. Selain itu, diharapkan agar pelaksanaan ujian tersebut lancar dan mendapatkan keberkahan Tuhan Yang Maha Esa.

“Kegiatan istigosah yang dilakukan secara virtual ini tidak mengurangi makna, upaya yang dilakukan ini sebagai bentuk kepasrahan kepada yang Maha Kuasa, bahwa sekuat apapun upaya yang dilakukan secara lahiriah, tanpa ada rida Allah semua akan sia-sia, karena itu istigosah merupakan bentuk pembiasaan pendidikan karakter sekaligus upaya spiritual sebagai bentuk keyakinan dan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa, dengan harapan semoga seluruh peserta didik dapat diberikan kelancaran dan kemudahan seluruh peserta didik dalam menempuh Ujian Sekolah,” ungkapnya.

Sementara itu, Neneng Maesyaroh, Guru PAI, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dibagi menjadi dua segmen, yakni salat Dhuha bersama di rumah masing-masing, dilanjutkan dengan membaca surat Yassin dan pembacaan Asmaul Husna yang dilantunkan secara serempak.

“Kegiatan istogosah dibagi menjadi dua segmen, yakni salat Dhuha bersama di rumah masing-masing, dilanjutkan dengan membaca surat Yassin dan pembacaan Asmaul Husna,” tuturnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan yang dipimpinnya ini merupakan rutin tahunan ini dilaksanakan dengan penuh khidmat dan berlangsung dengan khusyuk. Hal ini mengingat pelaksanaan pada tahun ini digelar dalam situasi pandemi yang belum berakhir. Oleh karena itu, dalam tausyiahnya, Neneng mengajak kepada semua peserta untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt.

Ditambahkanya juga bahwa yang menjadi pembawa acara istigosah ini adalah Neneng Supriatin dan doa dipimpin oleh Hj Dwi Astuti.

Di sisi lain,  Hj. Dwi Astuti, dalam doanya berharap agar keadaan di dunia pendidikan, khususnya warga sekolah diberikan kemudahan dari segala hal, terutama untuk para siswa yang akan menempuh ujian Sekolah. Pihaknya pun berharap agar wabah Covid-19 segera berakhir dan pembelajaran tatap muka dapat dilakukan kembali seperti biasa.

“Semoga keadaan dunia pendidikan semakin membaik. Dan khusus warga SMPN 3 Cisarua selalu diberikan kemudahan dari segala hal, terutama untuk para peserta didik yang akan menempuh ujian Sekolah senantiasa diberikan kelacaran. Tidak lupa, semoga wabah Covid-19 segera berakhir dan pembelajaran tatap muka dapat dilakukan kembali seperti biasa,” tandasnya.***

Berita: Budi Ruhiat
Sumber Berita: Hj. Ai Nurhayati (Kepala SMPN 3 Cisarua)
Editor: Adhyatnika Geusan Ulun

SMPN 2 NGAMPRAH LANTIK PENGURUS OSIS BARU

Ngamprah-(Newsroom). Kepala SMPN 2 Ngamprah Kab. Bandung Barat, Agus Samsu Permana, melantik pengurus OSIS periode 2021-2022. Kegiatan yang dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan ketat tersebut, diselengarakan di Lapangan Upacara, Kamis (1/4/21).

Dalam sambutannya, Agus Samsu Permana menyampaikan bahwa OSIS merupakan wadah siswa untuk berorganisasi, selain juga untuk mengeksplor potensi yang dimilikinya. Menurutnya, di organisasi ini mereka dapat belajar untuk menjadi pribadi unggul, disiplin dan berkarakter.

“OSIS sebagai Organisasi Siswa Intra Sekolah merupakan tempat para siswa untuk mengeksplor potensi dirinya dalam berorganisasi. Di OSIS siswa belajar untuk dapat amanah, disiplin dan bertanggung jawab serta menjadi motivator untuk kegiatan bagi para temannya, siswa lainnya di sekolah,” sambutnya.

Ditambahkannya bahwa kegiatan di atas dapat memfasilitasi siswa untuk mengaktualisasikan dirinya di lingkungan sekolah. Sehingga diharapkan dapat lahir generasi mandiri yang produktif di masa yang akan datang.
Sementara itu, Zairina Yestati, PKS Kesiswaan, mengungkapkan bahwa pelantikan pengurus OSIS telah diawali dengan proses pemilihan secara virtual. Hal ini mengingat pemerintah belum membolehkan kegiatan tatap muka di sekolah.

Ditambahkannya bahwa selama dua hari seluruh siswa berpartisipasi dalam kegiatan di atas dengan menggunakan Google Form. Selanjutnya, terpilih Kafka Nafisa Putra dan Faiqotuzzihni Anindhyta Intani, sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIS. Keduanya menggantikan Raisya Camelita Ilmira Damhuri dan Lita Raudatul Jannatu Widarti.

Lebih jauh disampaikan bahwa pihaknya menerapkan sejumlah kriteria khusus dalam kegiatan tersebut. Hal ini mengingat kondisi pandemi yang belum berakhir. Termasuk dalam pengurangan jumlah pengurus dari 20 menjadi 15 anggota.

Di sisi lain, Kafka Nafisa, Ketua terpilih menyatakan bahwa pihaknya akan tetap menjadikan Adhigana Apta, yang diberikan oleh Arrina Bayyin Firdaus, Ketua OSIS 2017, sebagai nama dari OSIS SMPN 2 Ngamprah. Nama itu berasal dari bahasa sansekerta, yang berarti golongan yang unggul, cerdas dan terhormat. Sehingga diharapkan wadah ini akan selalu menjadi kumpulan orang orang cerdas dan hebat, serta memiliki jiwa kharismatik.

“Kami dan rekan-rekan yang lain akan tetap menjadikan Adhigana Apta, yang diberikan oleh Arrina Bayyin Firdaus, mantan Ketua OSIS 2017, sebagai nama dari OSIS SMPN 2 Ngamprah. Nama itu berasal dari bahasa sansekerta, Adhigana yang berarti golongan yang unggul, dan Apta yang berarti cerdas dan terhormat. Diharapkan OSIS SMPN 2 Ngamprah ini akan selalu menjadi kumpulan orang orang cerdas dan hebat, serta memiliki jiwa kharismatik,” pungkasnya.***

Sumber Berita dan Foto: Hajjun Machlija (SMPN 2 Ngamprah)
Editor: Adhyatnika Geusan Ulun

DISDIK BANDUNG BARAT SUSUN POS UJIAN SEKOLAH

Ngamprah-(Newsroom). Dinas Pendidikan Kab. Bandung Barat bersama Tim Pengembang Kurikulum (TPK) menyelenggarakan penyusunan Prosedur Operasional Standar (POS) Ujian Sekolah (US) Tahun Pelajaran 2020/2021. Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan KBB tersebut bertujuan untuk membuat sejumlah rambu-rambu dan teknis penyelenggaraan ujian sekolah pada jenjang SMP, diikuti oleh Pengawas Pembina SMP dan sejumlah guru, serta dilaksanakan di SMPN 1 Ngamprah, Kamis (1/4/21).

Kepala Dinas Pendidikan Kab. Bandung Barat, Asep Dendih, mengungkapkan bahwa kegiatan di atas merupakan salah satu upaya pihaknya dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan. Menurutnya, hal ini dilaksanakan untuk memfasilitasi sekolah dilingkungan Dinas Pendidikan dalam menyelenggarakan kegiatan ujian sekolah yang sebentar lagi akan dilaksanakan.

“Kegiatan penyusunan Prosedur Operasional Ujian Sekolah ini diselenggarakan sebagai salah satu upaya Dinas Pendidikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan. Hal ini pun sangat penting dalam membantu sekolah-sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan dalam menyelenggarakan ujian sekolah yang dalam waktu dekat ini diselenggarakan,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan , Moh. Ma’mun Hidayat, menyampaikan bahwa penyusunan POS US di atas hendaknya menjadi acuan sekolah dalam melaksanakan Ujian Sekolah. Menurutnya, pelaksanaan Ujian Sekolah pada masa pandemi saat ini hendaknya disikapi dengan bijak oleh semua pihak, termasuk dalam menentukan kelulusan siswa.

Di sisi lain, Rondang Okinda, Pengawas Pembina sebagai Narasumber, menyampaikan bahwa POS US tersebut disusun oleh pihaknya bersama tim yang dibentuk oleh Disdik. Tim ini terdiri dari, Rondang Okinda, dan N. Yuli Ridawati, dari unsur Pengawas, serta Wiwi Marwiyah, Ujang Rahmat, Ujang Hendra, Dian Diana, Budi Ruhiat, dan Adhyatnika Geusan Ulun, dari unsur guru. Pihaknya mengapresiasi upaya Disdik KBB dalam memfasilitasi terselenggaranya kegiatan di atas. Hal ini sebagai salah satu bentuk perhatian steakholder dalam memajukan pendidikan di Kab. Bandung Barat.

Di lain pihak, N. Yuli Ridawati, Pengawas Pembina sebagai Narasumber lainnya, menegaskan bahwa POS US menjabarkan tentang ketentuan umum pelaksanaan ujian sekolah, peserta ujian sekolah, penyelenggaraan ujian sekolah, ketentuan dan bahan ujian sekolah, pelaksanaan ujian sekolah, pemeriksaan dan penilaian ujian sekolah, penetapan kelulusan dan penerbitan ijazah, biaya penyelenggaraan ujian sekolah, monitoring dan evaluasi.

Ditandaskannya bahwa kegiatan tersebut akan langsung didiseminasikan kepada sekolah jenjang SMP. Hal ini mengingat pelaksanaan Ujian Sekolah direncanakan akan berlangsung mulai Senin (5/4). Diharapkannya POS US ini segera diadopsi dan diimplementasi oleh masing-masing sekolah.***

Berita : Adhyatnika Geusan Ulun

SMPN 3 PADALARANG IKUTI LOMBA UKBI ADAPTIF MERDEKA

Ngamprah-(Newsroom). SMP Negeri 3 Padalarang Kab. Bandung Barat mengikuti Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif Merdeka. Kegiatan ini sebagai respon atas undangan Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat yang bertujuan untuk mengukur kemahiran berbahasa Indonesia bagi penutur Bahasa Indonesia. Program ini pun didesain sedemikian rupa, yang disesuaikan dengan estimasi kemampuan peserta uji, Rabu (24/3/21).

Kepala SMPN 3 Padalarang, Iwan Ridwan Setiadi,  menyambut baik kegiatan di atas. Menurutnya,  hal ini dapat meningkatkan kualitas dan kompetensi, serta mengembangkan minat dan bakat siswa.

“Terima kasih kepada semua pihak atas kesempatan, kerjasama dalam membimbing siswa-siswi untuk selalu meningkatkan kompetensi. Tetap semangat meningkatkan kompetensi, bakat, minat siswa dan mutu SMP Negeri 3 Padalarang,” ungkap Iwan.

Disampaikannya bahwa setelah sekolah menerima undangan, maka pihaknya membentuk panitia pelaksana kegiatan. Kemudian,  panitia melakukan sosialisasi kegiatan kepada siswa. Selanjutnya, melalui seleksi ekstrakurikuler Bahasa dan tim Tantangan Membaca Bandung Barat (TMBB), terpilihlah lima orang peserta yang semuanya berasal dari kelas VIII, yakni Filia Shekina Glory (8A), Zahira Marsha Difa Azzahra (8A), Tessalonika Adelen (8B), Wina Syakina Azzahra(8B), dan Rifni Fatimah Az Zahra (8B).

Sementara iti,  Wakil Kepala Sekolah, Imas Akilah, mengatakan bahwa kegiatan ini adalah yang pertama untuk sekolah. Oleh karena itu, pihaknya sangat antusias untuk mencobanya.

“Ini pengalaman pertama bagi kami menyelenggarakan kegiatan UKBI. Yang penting kita berani mencoba, mencari pengalaman dan memberi pengalaman bermakna bagi siswa/ peserta,” tuturnya.

Lebih jauh diungkapkan bahwa setelah registrasi online (19/3), para peserta memeroleh jadwal pelaksanaan UKBI Adaptif Merdeka. Selanjutnya, mereka melakukan  simulasi secara daring.

Diinformasikannya juga bahwa pada pukul 13.00 WIB Rabu, (24/3),  kegiatan dimulai dengan materi uji Mendengarkan, Merespon kaidah, dan Membaca, serta materi Menulis dan Berbicara, dalam waktu 90 menit.

Di sisi lain,  salah seorang peserta, Rifni Fatimah Az Zahra,  ketika diminta kesannya mangatakan bahwa pentingnya konsentrasi tinggi dalam mengisi UKBI.

“Saya tegang, karena ini merupakan pengalaman pertama saya mengikuti UKBI. UKBI ini membuat saya tahu seberapa kemampuan saya dalam berbahasa Indonesia. Ternyata dibutuhkan fokus dan konsentrasi tinggi dalam mengikuti UKBI ini,”  pungkasnya.***

Berita: Riska Mutiara

Sumber Berita: Ina Mulatsih,  S.Pd

Editor: Adhyatnika Geusan Ulun

SMPN 3 PADALARANG PERINGATI ISRA MIRAJ NABI MUHAMMAD SAW

Ngamprah–(Newsroom). SMPN 3 padalarang Kab. Bandung Barat memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Kegiatan yang dihiasi sejunlah lomba keagamaan ini, diselenggarakan oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pend. Agama Islam internal dan dilaksanakan secara virtual baru-baru ini, (11/3/21).

Kepala SMPN 3 Padalarang, Iwan Ridwan Setiadi, mengapresiasi kegiatan positif ini. Pihaknya pun  mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah bekerjasama untuk meningkatkan kompetensi, bakat dan minat siswa. Sehingga hal ini akan menjaga kualitas sekolah sebagai institusi yang berkarakter dan tempat calon-calon pemimpin berprestasi.

”Terima kasih saya ucapkan kepada semua pihak atas kerja keras dan kerjasama yang baik. Yang utama adalah sekolah mengadakan kegiatan sesuai program bidang kesiswaan,” ungkapnya.

Ditambahkannya bahwa pihaknya memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan minat dan bakat siswa di masa pandemi ini dengan kegiatan di atas.

Sementara itu,  Ketua panitia penyelenggara, Iyan Sofyansyah, mengatakan bahwa selain untuk menggali potensi siswa di bidang keagamaan, kegiatan ini juga bertujuan untuk mencari bibit-bibit unggul yang nantinya akan mewakili sekolah untuk kompetisi selanjutnya, seperti di tingkat sub rayon, kabupaten, bahkan kalau mungkin di tingkat provinsi.

Disampaikannya juga bahwa selain di atas,  tujuan utama kegiatan ini ialah menguatkan pendidikan karakter yaitu melahirkan pelajar yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia.

Lebih jauh diinformasikan kepada Newsroom bahwa pihaknya menggelar tiga mata lomba, yaitu Adzan, Dakwah, dan kaligrafi. Adapun pesertanya meliputi seluruh siswa kelas 7, 8, dan 9. Keterbatasan situasi tidak mampu membendung antusiasme para siswa untuk menunjukkan kemampuan mereka di bidang agama.

Dalam mata lomba Adzan terdapat 20 peserta yang mendaftar, lomba Dakwah 12 peserta, dan lomba kaligrafi ada 18 peserta.

Setelah melalui proses penjurian, maka diperoleh tiga peserta terbaik dari setiap mata lomba. Untuk lomba Adzan, Juara 1 diraih oleh Mohamad Muhsin Arif Ramadhan dari kelas 9C, Juara 2 diraih oleh Luthfi Dhiya Ulhaq Ramadhan juga dari kelas 9C, sedangkan Adjie Isfan Hilman dari 9B menduduki Juara 3.

Semenyata pada lomba Dakwah, Peringkat 1 diraih oleh Haifa Naimah Ardiana dari kelas 9E, Peringkat 2 diraih Oleh Dafa Firdaus kelas 8E, dan Peringkat 3 diraih oleh Luthfi Dhiya Ulhaq Ramadhan dari kelas 9C.

Selanjutnya,  pada lomba kaligrafi Juara 1 diraih oleh Ghifarizizou Ashshafa Salman kelas 9B, Juara 2 diraih oleh Muhammad Fauzi Akbar kelas 8A, sedangkan Keysha Serra Al Badii kelas 7F sebagai Juara 3.***

Berita: Riska Mutiara

Sumber Berita dan foto: Ina Mulatsih,  S.Pd

Editor: Adhyatnika Geusan Ulun

IWAN HERMAWAN: FILOSOFI PENDIDIKAN KHD

Ngamprah-(Newsroom). Sebanyak tujuh sekolah menengah pertama mengikuti program pembinaan dari Pengawas Iwan Hermawan. Ketujuh sekolah tersebut,  yakni SMPN 2 Ngamprah, SMPN 3 Ngamprah, SMPN 4 Ngamprah, SMP Islam Gemilang Mutafanin, SMP Patriot Bangsa dan SMP Al Azhar serta SMP Boarding Bina Mulya, dilaksanakan di SMPN 2 Ngamprah, Senin (29/3/21).

Dalam presentasi virtualnya, Iwan Hermawan mengungkapkan bahwa pendidikan harus dapat menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada diri siswa untuk mencapai kebahagiaan, baik secara pribadi maupun sebagai perannya baik di keluarga maupun di masyarakat.

“Pendidikan harus dapat menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada diri siswa untuk mencapai kebahagiaan, baik secara pribadi maupun sebagai perannya baik di keluarga maupun di masyarakat,” ungkapnya.

Ditambahkannya bahwa pendidikan harus dilaksanakan sesuai dengan filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantoro (KHD). Menurutnya, guru sebagai pendidik harus mendidik siswa sesuai dengan alam dan zamannya.

“Filosofi utama dari pendidikan KHD yang harus difahami oleh pendidik adalah setiap siswa itu bersifat unik. Maka pendidik harus fokus pada upaya untuk memfasilitasi siswa agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal sesuai dengan potensi yang dimilikinya,” imbuhnya.

Lebih jauh disampaikan bahwa filosofi utama dari Pendidikan KHD yang harus difahami oleh pendidik adalah setiap siswa itu bersifat unik. Oleh karena itu,  guru harus fokus pada upaya untuk memfasilitasi siswa agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal sesuai dengan potensi yang dimilikinya.

Selain di atas,  juga diharapkan proses pendidikan ini dapat dilakukan secara persuasif. Sehingga dapat membangkitkan motivasi intrinsik dalam diri siswa untuk berubah ke arah yang lebih baik. Oleh sebab itu sudah selayaknya peraturan di kelas dibuat berdasarkan kesepakatan antara siswa dan guru.

Dipaparkanya juga bahwa pendidikan di sekolah harus mengacu kepada terbentuknya karakter siswa sesuai dengan profil Pelajar Pancasila. Sehingga siswa dapat memiliki sikap beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME serta berahlak mulia, mandiri, bernalar kritis, kreatif, bergotong royong dan berkebhinekaan global.

Sementara itu, Agus Samsu Permana, Kepala SMPN 2 Ngamprah, menyampaikan bahwa salah satu upaya untuk menciptakan budaya positif di sekolah, yaitu dengan menciptakan School Branding dan Inovasi. Oleh karena itu,  sekolah harus memiliki karakter visual serta visi dan misi yang dapat dipahami oleh siswa, guru dan masyarakat. Hal ini akan terlihat dari mutu lulusan yang akan dihasilkan oleh sekolah.

Dituturkannya bahwa salah satu upaya yang telah dilakukan pihaknya adalah dengan melaksanakan program Adiwiyata. Menurutnya, setiap sekolah dapat bersama-sama meningkatkan budaya positif di lingkungan sekolahnya. Sehingga profil pelajar Pancasila dapat segera tercipta

“Di antara upaya yang telah dilakukan kami adalah dengan melaksanakan program Adiwiyata. Sementara,  strategi pelaksanaannya dengan memfokuskan kepada enam aspek kegiatan, yaitu kebersihan lingkungan, pembibitan dan penanaman pohon, pengelolaan sampah, konservasi air dan energi serta inovasi. Semoga setiap sekolah dapat bersama-sama meningkatkan budaya positif di lingkungan sekolahnya,” tandasnya.  ***

Sumber Berita: Hajjun Machlija ( SMPN 2 Ngamprah)

Editor: Adhyatnika Geusan Ulun

SMPN 2 PARONGPONG PERSIAPKAN PEMIMPIN MASA DEPAN

Parongpong-(Newsroom). SMPN 2 Parongpong Kab. Bandung Barat, dalam upaya mempersiapkan siswa sebagai generasi unggul, dan berkarakter, menggelar pemilihan pengurus OSIS periode 2021-2022. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring tersebut diikuti oleh 424 siswa, baru-baru ini.

Kepala SMPN 2 Parongpong, Yeti Resmiati, mengapresiasi kegiatan di atas. Menurutnya, program tersebut merupakan pembelajaran berharga di bidang organisasi dan kepemimpinan. Sehingga hal ini diharapkan menjadi bekal para siswa di masa depan.

“Saya sangat bersyukur kegiatan pemilihan pengurus OSIS dapat berjalan dengan baik,  meskipun dilaksanakan secara daring. Semoga nantinya dengan memiliki pengalaman berorganisasi ini, anak-anak memiliki bekal dan kapasitas dasar-dasar keorganisasian dan kepemimpinan yang baik untuk di jenjang berikutnya,” ungkapnya kepada Newsroom (25/3) .

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Eva Marviana, menuturkan bahwa kegiatan tersebut adalah salah satu bentuk pengejawantahan pribadi siswa SMP Negeri 2 Parongong sebagai pribadi yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, berbudi pekerti yang luhur, berjiwa pemimpin, berpengetahuan luas, dan senantiasa berlaku kreatif serta produktif. Semua itu merupakan kunci keberhasilan mereka saat lulus dan berada di tengah-tengah masyarakat.

Di sisi lain, Yanti Lilis Supriatna, Pembina  OSIS, menyampaikan bahwa pemilihan pengurus OSIS  tahun ini berjalan sesuai dengan harapan, meskipun dilaksanakan secara virtual. Dirinya merasa lega karena organisasi siswa intra sekolah ini dapat terjaga keberlangsungannya.

“Awalnya sempat ragu, apakah kegiatan ini dapat berjalan dengan baik. Namun qadarullah, meskipun dilaksanakan secara daring, keorganisasian harus tetap berjalan,” imbuhnya.

Senada dengan di atas, Angga Febriyatko dan Asep Riski Mauludin, Pendamping OSIS, menambhakan bahwa seleksi pemilihan Ketua OSIS ini sangat unik. Hal ini dikarenakan untuk pertama kalinya dilaksanakan secara daring.

“Kami merasa bangga sebab untuk pertama kalinya sekolah kami menyelenggarakan kegiatan pemilihan Ketua OSIS ini secara online. Ini merupakan permulaan yang bagus. Sebab selain untuk mengembangkan jiwa kepemimpinan dan keorganisasian, dengan adanya pemilihan secara daring ini juga memberikan motivasi untuk berliterasi di dunia teknologi informasi yang serba online,” tuturnya.

Seperti diketahui, SMP Negeri 2 Parongpong baru saja melaksanakan pemilihan Ketua OSIS. Kegiatan yang dilaksanakan selama sebulan lebih tersebut (11/1-20/2/21) menghasilkan pasangan Nabila Nursakinah dan Rizki Sazna Alvira sebagai Ketua dan Wakil Ketua.dengan meraih 167 suara (39,2%).

Sementara, rangkaian’pesta demokrasi’ ini berlangsung panjang dengan melibatkan 33 pendaftar. Setelah melalui proses seleksi terpilihlah tiga pasangan calon, yakni Nabila Nursakinah dan Rizki Sazna Alvira (Paslon 1), M. Hadi Hadiansyah dan Naila Sazkia Romadhoni (Paslon 2), dan Naomi Kayla Noorazizah dengan Nafisha Zahra Rosmaia Putri (Paslon 3).

Selanjutnya, setelah melalui proses pemilihan, dari seluruh siswa yang berjumlah 556, terdapat 424 (76,2%) suara yang masuk. Kemudian dari 424 suara tersebut, Paslon 1 memperoleh 167 (39,2%) suara, Paslon 2 memperoleh 143 (33,7%) suara, dan Paslon 3 memperoleh 114 suara (27,1%).

Di kesempatan terpisah, Ketua dan Wakil Ketua OSIS terpilih, Nabila Nursakinah dan Rizki Sazna Alvira, mengatakan bahwa akan berusaha untuk menjadi pemimpin yang menginspirasi, bertanggung jawab dan amanah,

“Setelah tahu kami terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIS, kami merasa senang karena berbagai tes telah kami jalani sampai akhirnya terpilih. Semoga kami dapat menjalankan tugas dengan baik dan bertanggung jawab, menjadi panutan, dan memajukan organisasi ini dengan bekerja sama yang baik. Semoga satu tahun nanti kami menjabat, dapat selamanya menginspirasi. Kami mengucapkan terima kasih untuk teman-teman yang sudah menyumbangkan suara dan memberi kepercayaan kepada kami,” pungkas Nabila.***

Sumber Berita dan Foto: Dra. Hj. Yeti Resmiati, M.Pd (Kepala SMPN 2 Parongpong)

Editor: Adhyatnika Geusan Ulun