SMPN 1 Cipongkor Sosialisasikan Kurikulum Merdeka

Cipongkor (Newsroom)- SMPN 1 Cipongkor menyelenggarakan sosialisasi implementasi Kurikulum Merdeka (IKM). Kegiatan yang diikuti oleh seluruh guru tersebut dipandu oleh Pengewas Pembina, Eli Maftuhfalah, Kamis (14/7/22).

Plt. Kepala SMPN 1 Cipongkor, Deni Jamaludin, menyampaikan kegiatan di atas, selain memberikan informasi yang utuh kepada para guru, juga sebagai salah satu bentuk dukungan sekolah atas diberlakukannya Kurikulum Merdeka yang diluncurkan pemerintah baru-baru ini. Menurutnya, program yang dilaksanakan ini sangat bermanfaat dalam mempersiapkan sekolah menghadapi tahun pelajaran 2022/2023, termasuk perangkat pembelajaran dan administrasi lainnya.

“Sosialisasi impelementasi Kurikulum Merdeka memberi informasi yang utuh kepada para guru dalam memahami pengertian, proses, dan langka-langkah yang harus dilakukan dalam kegiatan belajar mengajar di tahun pelajaran baru nanti. Sehingga sekolah, khususnya guru, dapat mempersiapkan hal-hal apa saja dalam mendukung pemberlakuan kurikulum tersebut, termasuk perangkat pembelajaran,” jelasnya.

Seperti diketahui,  Kemdikbudristek resmi meluncurkan Kurikulum Merdeka setelah sebelumnya dikenal dengan Kurikulum Prototipe yang diperuntukkan Sekolah Penggerak. Kurikulum ini dilaksanakan sebagai langkah strategis pemulihan pembelajaran pasca pandemi.

Kurikulum Merdeka sudah diujicobakan kepada 2.500 sekolah penggerak, dan pada tahun pelajaran 2022/2023 pemerintah mencanangkan semua jenjang sekolah, TK,SD, SMP hingga SMA mengimplementasikan kurikulum tersebut. Pada 2024 nanti, diharapkan semua sekolah sudah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka.

Sementara itu, Pengawas Pembina SMP Disdik Kab. Bandung Barat, Eli Maftuhfalah, dalam presentasinya memaparkan  Kurikulum Merdekan bertujuan untuk mengasah minat dan bakat anak sejak dini dengan berfokus pada materi esensial, pengembangan karakter, dan kompetensi peserta didik.

Lebih lanjut disampaikan, setelah sebelumnya sejumlah sekolah menerapkan Kurikulum Darurat yang merupakan penyederhanaan dari Kurikulum 2013 selama masa pandemi, maka sudah saatnya secara bertahap sekolah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Tentu sesuai dengan kesiapan masing-masing.

“Kurikulum Darurat yang merupakan Kurikulum 2013 yang disederhanakan, diluncurkan untuk memberikan kemudahan bagi satuan pendidikan dalam mengelola pembelajaran selama masa pandemi, yang mengakibatkan pembelajaran dilaksanakan secara daring. Nah, untuk saat ini, sekolah bisa mulai mengimplementasikan kurikulum baru ini secara bertahap sesuai dengan kesiapan masing-masing sekolah,” terangnya.

Namun, masih menurut Pengawas, ketika sekolah masih belum siap untuk menerapkan Kurikulum Merdeka, maka sekolah tersebut masih boleh menggunakan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Darurat. Kewenangan untuk memilih kurikulum diserahkan kepada kepala sekolah dan guru pada masing-masing sekolah.

“Jika memang sekolah masih belum siap untuk menerapkan Kurikulum Merdeka, maka sekolah tersebut masih diberikan keleluasaan untuk menggunakan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Darurat. Hal ini dikarenakan, ewenangan untuk memilih kurikulum diserahkan kepada kepala sekolah dan guru pada masing-masing sekolah,” tandasnya.***

Pewarta: Adhyatnika Geusan Ulun-Newsroom Tim Peliput Berita Pendidikan Bandung Barat

Tingkatkan Nilai Takwa, SMPN 2 Parongpong Gelar Kegiatan Qurban

Dra. Hj. Yeti Resmiati, M.M 

(Kepala SMPN 2 Parongpong)

Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1443 H, jatuh pada Minggu, 10 Juli 2022. Meskipun perayaan Idul Adha pada tahun ini masih dalam kondisi  Endemi Covid-19, dan pengaturan terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sudah dilonggarkan, namun  masih harus memperhatikan protokol kesehatan. Hal ini tidak menyurutkan semangat untuk menjalankan ibadah Hari Raya Idul Adha di berbagai daerah, khususnya di Kabupaten Bandung Barat.

Penulis selaku Kepala SMPN 2 Parongpong menyampaikan bahwa penyembelihan dan pembagian daging hewan sengaja dilakukan pada hari Senin, tanggal 11 Juli 2022. Hal tersebut untuk memberi kesempatan kepada anak didik melaksanakan shalat Idul Adha bersama keluarga di lingkungannya masing- masing. Selain itu, karena mereka juga melakukan hal yang sama sehingga kemungkinan daging kurban tentunya akan cukup melimpah di daerah masing- masing.

Lebih lanjut penulis menyampaikan tujuan dan manfaat kegiatan kurban. Selain meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt, juga sebagai
pelatihan bagi para siswa tentang cara-cara penyembelihan hewan kurban yang baik dan benar, sehingga pada saatnya kelak, mereka akan mampu melakukannya ketika terjun di masyarakat. Sedangkan manfaatnya bagi sekolah adalah lebih meningkatkan rasa kebersamaan, kekompakan, solidaritas, dan kebersamaan, serta kesetiakawanan, serta empati kepada sesama.

Sementara itu, Asep Kurnia, S.PdI, selaku Komite dan ketua pelaksana menyampaikan bahwa jumlah hewan yang disembelih sebanyak satu ekor sapi dan tiga ekor domba. Dana pembelian hewan kurban tersebut didapatkan dari infak seluruh warga sekolah, termasuk orang tua siswa baru.

” Alhamdulillah terkumpul dana yang cukup untuk membeli seekor sapi sehingga tahun ini Dupong kembali menyembelih seekor sapi. Di samping itu, kepala sekolah juga menyumbangkan kurban seekor domba. Semua paket daging kurban sejumlah 98 bungkus disalurkan secara langsung dengan sasaran utamanya adalah peserta didik yatim piatu serta masyarakat sekitar lingkungan sekolah, ujarnya

Di sisi lain, pendistribusian daging kurban  melibatkan tokoh warga dan dibantu oleh pengurus OSIS. Pada kesempatan ini, Asep Kurnia juga berpesan agar para peserta didiknya mampu menghilangkan hawa nafsu hewan, sehingga mereka menjadi pribadi yang  beakhlakul karimah. Menurutnya, dengan berbagi berkah Idul Adha ini, penerima merasa senang dan semangat beribadah tandasnya, serta turut menambah keberkahan untuk Keluarga Besar SMPN 2 Parongpong melalui doa-doa penerima manfaat.

Begitupun dengan Eva Marviana, S.Pd selaku Wakasek Kesiswaan menyampaikan bahwa penyelenggaraan pemotongan hewan qurban merupakan program rutin tahunan, yang menjadi salah satu upaya sekolah untuk meningkatkan karakter serta wawasan keagamaan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkembangkan sikap kepedulian dan rela berkorban seluruh warga sekolah.

Berkaitan dengan meminimalisasi penyebaran Covid-19 dan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), pihak penjual telah melakukan pemeriksaan, berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pemeriksaan terhadap hewan yang akan disembelih. Alhamdulillah, hewan kurban kita sehat semuanya. Di samping itu, semua petugas menerapkan protokol kesehatan dengan aman dan tertib, tandas Eva.

Akhirnya, setelah rangkaian kegiatan usai, penulis menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia. Semoga pada kegiatan tahun depan, dupong dapat menyembelih hewan kurban dengan jumlah lebih banyak, sehingga nilai manfaatnya dapat terasa jauh lebih besar khususnya bagi warga yang berada di lingkungan sekolah.

Kami berharap semoga amal ibadah dan niat baik semua pihak dalam kegiatan tersebut, dapat menumbuhkan nilai positif bagi sekolah, khususnya para peserta didik di lingkungan SMPN 2 Parongpong.

Kita maknai Idul Adha ini sebagai sarana ibadah dan ketaatan kita kepada Alloh SWT. Kurban bukan hanya sekedar mengingat sejarah, akan tetapi ke depan peserta disik harus mampu mempersiapkan dorongan kejiwaannya untuk ikut bersama- sama menikmati Hari Raya Idul Adha sebagai momentum ibadah kepada Alloh SWT. Aamiin Yaa Rabbal Aalamiin. 

Penulis adalah Kepala SMPN 2 Patongpong Kab. Bandung Barat. Pewarta: Adhyatnika Geusan Ulun – Newsroom Tim Peliput Berita Pendidikan Bandung Barat

KALENDER PENDIDIKAN Dinas Pendidikan Kab. Bandung Barat TP. 2022/2023

Bandung Barat (Newsroom)- Dinas Pendidikan Kab.Bandung Barat sebagai salah satu dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) memiliki tanggung jawab secara teknis dan administratif dalam penyelenggaraan pelayanan pendidikan di Kabupaten Bandung Barat untuk mengelola satuan pendidikan tingkat PAUD, TK, SD, dan SMP.

Pada penyelenggaran pelayanan pendidikan tahun pelajaran 2022/2023, Dinas Pendidikan Kab.Bandung Barat melalui Surat Edaran No.422/1693/Disdik/2020 yang ditandatangani oleh Asep Dendih selaku Kepala Dinas Pendidikan, mengeluarkan Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2022/2023.

Kepala Dinas Pendidikan, dalam surat edaran tertanggal 14 Juni 2022 tersebut menegaskan bahwa kalender pendidikan merupakan rujukan jadwal kegiatan tahunan akademik dan non-akademik untuk setiap satuan pendidikan di lingkungan Dinas Pendidikan Kab.Bandung Barat. Di dalamnya memuat semua hal terkait dengan proses belajar-mengajar, penerimaan peserta didik, dan kelulusan. Semuanya disusun dalam suatu pola yang menggambarkan jangka waktu dan jenis kegiatan akademik selama semester gasal, dan semester genap pada tahun pelajaran 2022/2023.

Hal yang perlu disikapi oleh semua satuan pendidikan adalah sejumlah kegiatan yang menjadi program pemerintah, baik pusat maupun daerah, seperti lomba dan kompetisi untuk siswa, guru, dan sekolah. Termasuk penyelenggaran asesmen nasional (AN).

Beberapa jenis kegiatan yang harus dicermati oleh setiap satuan pendidikan masing-masing tingkat, antara lain:

  1. Taman Kanak-Kanak (TK):  Pemilihan Guru dan Tenaga Pendidikan Berprestasi;
  2. Sekolah Dasar (SD): Kompetisi Sains Nasional, Kompetisi Olahraga Siswa Nasional, Festival Lomba Seni Siswa Nasional, Lomba Sekolah Sehat, Lomba Adiwiyata, Lomba Perpustakaan Sekolah;
  3. Sekolah Menengah Pertama (SMP): Kompetisi Sains Nasional, Kompetisi Olahraga Siswa Nasional, Festival Lomba Seni Siswa Nasional, Festival/Lomba Literasi Sekolah, Gala Siswa, Lomba Motivasi Belajar Mandiri (SMP Terbuka), Lomba Sekolah Sehat, Lomba Adiwiyata, Lomba Perpustakaan Sekolah.   

Semuanya diharapkan menjadi acuan dalam penyelenggaraan pelayanan pendidikan di setiap satuan pendidikan, terutama dalam menyiapkan dan melakukan pembinaan prestasi serta kreativitas yang dimilikinya.

Selain itu, secara umum gambaran yang ada dalam kalender pendidikan tersebut, antara lain:

  1. Hari pertama masuk sekolah semester I (Gasal) pada Senin, 18 Juli 2022;
  2. Tanggal penetapan rapor semester I, pada  23 Desember 2022;
  3. Pembagian rapor semester I, 23/24 Desember 2022;
  4. Libur semester I,  26 Desember 2022 – 7 Januari 2023;
  5. Hari pertama masuk sekolah semester II (Genap), 9 Januari 2023;
  6. Prakiraan libur awal Ramadan 1444 H, 23-25 Maret 2023;
  7. Prakiraan libur Hari Raya Idul Fitri 1444 H, 17-29 April 2023;
  8. Tanggal penetapan rapor semester II, 23 Juni 2023- yang juga menjadi agenda rapat penentuan kelulusan bagi peserta didik di kelas akhir;
  9. Pembagian rapor semester II, 23/24 Juni 2023;
  10. Libur akhir tahun pelajaran 2022/2023, 26 Juni-15 Juli 2023.

secara matrik dapat digambarkan sebagai berikut.

Kemudian, detail Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2022/2023 dapat dilihat seperti pada gambar di bawah ini.

Di sisi lain, jika merujuk Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2022/2023 yang dikeluarkan Dinas Pendidikan Prov. Jawa Barat, maka untuk keseluruhan tingkat satuan pendidikan dapat  dilihat pada matrik di bawah ini.

Akhirnya, seperti yang tercantum dalam surat edarannya, Dinas Pendidikan Kab.Bandung Barat berharap semua agenda yang tercantum dalam Kalender Pendidikan tersebut dapat terlaksana untuk kebersamaan dan kemaslahatan untuk semua pihak. ***

Pewarta: Adhyatnika Geusan Ulun-Newsroom Tim Peliput Berita Pendidikan Bandung Barat.

Gandeng Puskesmas, SMPN 2 Parongpong Gulirkan Program TTD

Parongpong (Newsroom)- SMPN 2 Parongpong menggelar program pemberian tablet tambah darah (TTD) kepada siswanya. Kegiatan yang merupakan kerjasama sekolah dengan Puskesmas Ciwaruga tersebut, mengambil sasaran remaja putri yang duduk dikelas 7, 8, dan 9, Senin (4/6/22).

Kepala SMPN 2 Parongpong, Yeti Resmiati, menyampaikan saat ini yang paling rentan terkena penyakit anemia adalah remaja putri. Menurutnya, hal tersebut dikarenakan masa pubertas memerlukan zat besi yang lebih banyak, sehingga hal ini dapat dicegah dengan pemberian TTD agar dapat mengganti kondisi mereka yang kehilangan darah, terutama saat menstruasi.

“Masyarakat yang paling rentan terkena anemia adalah remaja putri. Hal ini disebabkan karena mereka memasuki masa puberitas sehingga membutuhkan zat besi yang lebih besar. Di samping itu, juga banyak kehilangan darah ketika masa menstruasi. Jika kondisi anemia terus dibiarkan, maka akan berdampak besar bagi masa depan para remaja putri,” ujarnya.

Ditambahkan Kepala Sekolah, kegiatan di atas juga merupakan salah satu upaya pihaknya dalam mencegah stunting yang berpengaruh pada perkembangan kecerdasan remaja putri yang pada akhirnya berdampak pada kesehatan ibu dan anak.  Oleh karena itu, pihaknya berupaya mencegah terjadinya anemia yang menjadi salah satu masalah kesehatan di Indonesia.

Seperti diketahui, anemia terjadi saat jumlah sel darah merah dalam tubuh lebih rendah dari yang seharusnya. Hal ini bisa mengakibatkan sel-sel di dalam tubuh tidak cukup mendapatkan oksigen sehingga tidak dapat berfungsi secara normal.

Lebih jauh disampaikan, dengan mengacu pada program pemerintah, Kemenkes RI yang mengeluarkan Surat Edaran HK 03.03/V/0595/2016 tentang Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) melalui institusi pendidikan dan institusi tempat kerja, maka SMPN 2 Parongpong bekerja sama dengan Puskesmas Ciwaruga telah rutin melaksanakan pemberian TTD.

Selanjutnya, Yeti Resmiati menandaskan SMPN 2 Parongpong sebagai lembaga pendidikan di Kecamatan Parongpong yang merupakan  binaan Puskesmas Ciwaruga, secara konsisten mengambil bagian dalam menyuskseskan program penanganan anemia tersebut. Pihaknya berkomunikasi secara aktif dengan pusat kesehatan masyarakat untuk terus berkoordinasi serta menyosialisasikan pentingnya mengonsumsi TTD sebagai salah satu cara meminimalisasi remaja putri mengalami anemia.

“Kami terus berupaya mencegah terjadinya anemia di kalangan remaja putri. Hal ini sangat penting, agar tidak terjadi penurunan konsentrasi belajar, prestasi belajarnya tidak optimal atau rendah, produktivitas kerjanya turun, serta imunitasnya lebih rendah sehingga rentan terhadap penyakit,” imbuhnya.

Sementara itu, Eva Marviana, Bidang Kesiswaan, mengungkapkan bahwa  sekolah, selain menjadwalkan waktu khusus pada berbagai kegiatan pembiasaan, juga setiap hari Rabu pagi, selesai kegiatan membaca Asmaul Husna, Juz Ama serta doa belajar, seluruh warga sekolah yang perempuan, akan secara bersama-sama meminum tablet tambah darah.

Disampaikan Eva Marviana, meskipun kegiatan sekolah memasuki musim liburan, namun pihaknya tetap berusaha agar program TTD ini tetap berjalan. Saat pembagian raport, wali kelas membagikan empat tablet tambah darah untuk diminum satu kali seminggu selama empat minggu masa libur. Diharapkannya kegiatan ini menjadi salah satu upaya sekolah dalam mewujudkan generasi yang berkualitas.

“Kami berharap semoga konsistensi pemberian TTD di Dupong menjadi salah satu ikhtiar sekolah untuk menghadirkan remaja putri yang memiliki kualitas yang mumpuni. Artinya, hebat dari segi keilmuan dan memiliki fisik yang sehat sehingga dapat melahirkan generasi penerus bangsa yang cerdas dan berkualitas. Aamiin Yaa Rabbal Aalamiin,” pungkasnya.***

Sumber Berita: Dra.Hj.Yeti Resmiati, M.Pd (Kepala SMPN 2 Parongpong)

Pewarta: Adhyatnika Geusan Ulun-Newsroom Tim Peliput Berita Pendidikan Bandung Barat

DISDIK KBB Gelar Bursa PPDB SMP 2022

Ngamprah (Newsroom)- Dinas Pendidikan Kab. Bandung Barat menggelar acara bursa penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun pelajaran 2022/2023. Kegiatan yang diikuti oleh 67  sekolah negeri jenjang SMP tersebut, dilaksanakan di SMPN 3 Ngamprah, Sabtu (2/6/22),

Kepala Dinas Pendidikan Kab.Bandung Barat, Asep Dendih, dalam sambutannya yang disampaikan oleh Kepala Seksi Sapras SMP, Edy Saprudin, menyampaikan kegiatan di atas merupakan salah satu upaya pihaknya dalam pelayanan pendidikan kepada seluruh satuan pendidikan, khususnya jenjang SMP. Menurutnya, proses penerimaan peserta didik baru jenjang SMP yang berakhir pada 30 Juni 2022, patut disikapi secara bijak oleh semua pihak. Hal ini dikarenakan terdapat sejumlah sekolah yang mengalami penurunan dalam jumlah siswa baru, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Tentunya sebagai penyelengara pendidikan kepada masyarakat, penurunan jumlah peserta didik barupada tahun ini, harus disikapi secara bijak. Terdapat bayak faktor penyebab hal tersebut, namun kita harus tetap berkomitmen untuk tetap menjadi pelayan dalam pemenuhan kebutuhan bidang pendidikan kepada masyarakat,” sambut Edy kepada semua peserta.

Lebih jauh disampaikan, mekanisme PPDB pada tahun 2022 dilaksanakan dengan moda daring, walaupun diberikan keleluasan kepada sekolah yang terkendala akses teknologi komunikasi untuk melaksanakan secara luring. Hal in dilakukan untuk memudahkan sekolah dan calon peserta didik baru untuk mendaftar dan menentukan sekolah berdasarkan peraturan yang berlaku.

Terkait dengan terdapat sejumlah daerah yang tidak terpenuhi oleh jalur zonasi, maka para calon siswa baru diperkenankan untuk mendaftar melalui jalur afirmasi, prestasi raport, atau prestasi kejuaraan, namun, jika masih terdapat kendala, maka alternative lainnya dipersilakan untuk mendaftar ke sekolah-sekolah swasta yang lebih dekat. Hal inisesuai dengan tujuan utama dari sistem PPDB dalam rangka pemerataan pendidikan di daerah-daerah.

Sementara itu, Kepala SMPN 3 Ngamprah, Mepi, menyampaikan penyelenggaraan PPDB pada tahun ini sudah sesuai dengan peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah. Termasuk dalam penggunaan teknologi pendaftaraan yang sudah seharusnya dilaksanakan semua sekolah dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan pendidikan kepada masyarakat.

Di lain pihak, Hartono, Kepala SMPN 4 Cipongkor, mengungkapkan kegiatan bursa di atas merupakan hal yang baik agar setiap sekolah dapat mendokumentasikan kegiatan PPDB masing-masing. Selain itu, sejumlah kendala yang terjadi saat penerapan teknologi digital PPDB seharusnya dapat diatasi oleh setiap sekolah sebelum pelaksanaan kegiatan. Oleh karena itu, pihaknya berharap sosialisasi pelaksanaan PPDB hendaknya dilakukan jauh-jauh hari kepada masyarakat, agar pada waktunya mereka dapat mengantisipasinya.

Senada dengan Deni Jamaludin, Kepala SMPN 3 Sindangkerta yang menandaskan pelaksanaan PPDB pada tahun ini secara umum telah berjalan sesuai dengan program yang telah ditetapkan Dinas Pendidikan KBB. Namun, pihaknya berharap agar pada kegiatan PPDB tahun depan lebih disosialisakan secara masiv agar sekolah-sekolah dapat menyiapkan perangkat termasuk SDM pendukunya.***

Pewarta: Adhyatnika Geusan Ulun-Newsroom Tim Peliput Berita Pendidikan Bandung Barat    

SMPN 2 Ngamprah Gelar IHT Program Sekolah Penggerak

Ngamprah (Newsroom)- SMPN 2 Ngamprah menggelar In House Training (IHT) Program Sekolah Penggerak (PSP). Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kab. Bandung Barat, Dr. Rustiyana, Fasilitator PSP dari Kemdikbudristek, Amos Pongmaka dan jajarannya, serta para guru dan warga sekolah lainnya, Jumat (1/6/22).

Dalam sambutannya, Dr. Rustiyana, menjelaskan bahwa dalam Kurikulum Merdeka Belajar guru sebagai pendidik  harus dapat membantu siswa untuk mengembangkan dimensi  profil pelajar Pancasila dalam kehidupannya.

“Di dalam Kurikulum Merdeka Belajar akan diterapkan paradigma pembelajaran yang baru, dimana guru sebagai pendidik  harus dapat membantu siswa untuk mengembangkan dimensi  profil pelajar Pancasila dalam kehidupannya, meliputi beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan beraklak mulia, berkebhinekaan global, bergotong royong, kreatif. bernalar kritis dan mandiri. Penguasaan dimensi profil pelajar Pancasila oleh siswa dapat membantu siswa untuk menyesuaikan diri dalam  menghadapi tantangan untuk menjalani kehidupan di zamannya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 2 Ngamprah, Agus Samsu Permana, mengharapkan semua guru harus bisa membuat perencanaan pembelajaran yang terbaik. Menurutnya, struktur kurikulum Merdeka Belajar  terdiri dari intrakurikuler, ekstrakurikuler dan proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila. Semuanya harus dipahami oleh semua guru.

“Kami mengharapkan semua guru harus bisa membuat perencanaan pembelajaran yang terbaik. Hal dikarenakan struktur kurikulum Merdeka Belajar yang terdiri dari intrakurikuler, ekstrakurikuler dan proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila harus dipahami benar oleh guru. Oleh karena itu, guru dituntut untuk dapat memahami capaian pembelajaran,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, penyusunan TP, ATP,  modul ajar, dan proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila harus dapat dirumuskan secara tepat. karena di sini akan memperlihatkan bagaimana kolaborasi antara sesama guru dalam membantu siswa menyukseskan proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila yang telah dipilihnya.

Kepala SMPN 2 Ngamprah menambahkan, kegiatan di atas diselenggarakan untuk mendukung program pemerintah dalam mensosialisasikan paradigma pembelajaran baru. Oleh karena itu, pihaknya mengapresiasi semua pihak yang telah membantu mewujudkan PSP dan menyukseskan semua kegiatan pendukungnya.

Selanjutnya, teknik penyelenggaraan IHT dilaksanakan secara sinkronus dan asinkronus. Hal ini untuk memudahkan para fasilitator para peserta untuk melaksanakan IHT sebaik mungkin sehingga kurikulum Merdeka Belajar dapat mulai diterapkan pada siswa kelas VII di tahun pelajaran 2022/2023.

“Semoga dengan dilaksanakannya Kurikulum Merdeka Belajar dapat menggali potensi terbesar dari guru dan siswa untuk meningkatkan kualitas pembelajaran secara mandiri.,” tandasnya.

Sumber Berita dan Foto: Hajjun Maclija (Guru BK dan Fasilitator PSP SMPN 2 Ngamprah)

Pewarta: Adhyatnika Geusan Ulun-Newsroom Tim Peliput Berita Pendidikan Bandung Barat

 

 

REWARD and CARE di SMPN 2 Cililin

Cililin (Newsroom)- Koperasi Maju Mandiri SMP Negeri 2 Cililin (Dacil) berkolaborasi dengan anggota dewan PKB, Ahmad Kosasih, melakukan kegiatan Reward and Care di SMP Negeri 2 Cililin pada hari Kamis, 23 Juni 2022.

Acara di atas dilaksanakan bersamaan dengan pembagian raport akhir semester tahun pelajaran 2022/2023. Acara dibuka dengan pengarahan kepada seluruh orang tua oleh Wakasek Kurikulum, Dadang Setiawan, diteruskan sambutan Kepala Sekolah yang diwakili oleh Aceng Supriatna dan sambutan kedua oleh anggota dewan, Akhmad Kosasih.

Acara pokok penyerahan santunan kepada 32 anak yatim siswa Dacil dan penyerahan reward anak berprestasi kelas VII dan kelas VIII kepada 33 siswa juara 1, 2,dan 3, uga juara umum.

Bantuan yang diberikan berupa buku, alat tulis sekolah, atribut sekolah (dasi, topi, sabuk) serta uang pembinaan Setelah difoto bersama, acara diakhiri dengan pembagian raport oleh wali kelas masing-masing kepada orang tua siswa..

Jumardi, selaku Kepala SMP Negeri 2 Cililin menyambut positif kegiatan reward and care tersebut.

“Sebagai pimpinan di SMPN 2 CILILIN, saya sangat mengapresiasi kegiatan santunan anak yatim dan pemberian reward kepada siswa yang berprestasi. Diharapkan pemberian reward tersebut menjadi motivasi peningkatan belajar siswa dan semangat belajar. Hingga terjadi kompetisi yang sehat,”  ujarnya di tempat terpisah.

“Pemberian santunan dari koperasi maju mandiri Dacil dan bapa Akhmad Kosasih sebagai bentuk kepedulian terhadap siswa yatim dan berprestasi semoga terus berlangsung setiap tahun. Diharapkan akan muncul budaya Rahman atau kasih sayang di lingkungan Dacil yang akan terinternalisasi di lingkungan masyarakat dikemudian hari. Keep Dacil care and intelegent,”  terang Jumardi.

 

Sementara itu, Tuti Hermayati, Ketua Koperasi Maju Mandiri Dacil disela-sela kegitan mengatakan bahwa tujuan acara ini dilakukan sebagai bentuk pengabdian dan integritas koperasi Dacil dan Anggota dewan Ahmad Kosasih selaku salah satu pendiri sekolah terhadap warga SMP Negeri 2 Cililin.

Di sisi lain, Ahmad Kosasih dalam sambutannya menyampaikan bahwa harapannya acara tersebut dapat menjadi motivasi belajar siswa Dacil agar lebih berprestasi dan agar terjalin hubungan yang sinergis antara pihak ortu, sekolah, dan koperasi.

Di pihak lain, Resmiati, salah satu wakil orang tua siswa berprestasi berpendapat bahwa kegiatan reward and care sangat baik. Selain membantu meningkatkan semangat bagi yang di berikan hadiah juga sangat membantu bagi anak-anak yatim karena dukungan materi sangatlah dibutuhkan untuk mereka selain dukungam moril. Menurutnya, bukan dinilai dari nominal harga ataupun mewahnya sebuah hadiah,  namun lebih kepada besarnya bentuk perhatian dari lingkungan sekitar.

Hal senada disampaikan Rifka, siswa yang naik ke kelas 9a. Dia merupakan salah seorang anak yatim merasakan santunan yang diberikan sangat bermanfaat.

“Ya bagi kita yang anak yatim ini bersyukur dapat alat tulis ini karena tidak perlu membeli lagi. Semoga setiap tahunnya ada acara seperti ini lagi, Semoga yang memberi santunan diberikan kesehatan dan dilimpahkan rezekinya. Amiin,” tandasnya.

Pewarta: Ema Damayanti-Sumber Berita: E Nurhayati,S.Ag-Sumber Gambar: Dede Hermawan, S.Sos

SDN Cacaban Gelar Pameran Produk Kearifan Lokal

Cipongkor (Newsroom)- SDN Cacaban Kec.Cipongkor menggelar Pameran Seni Produk Kearifan Lokal. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Sekolah Penggerak tersebut, dihadiri  oleh Kepala Dinas Kabupaten Bandung Barat dan jajarannya, Camat Cipongkor, Kepala Desa setempat , Pelatih ahli dari Kemendikbudristek, Pengawas Sekolah, K3S, Komite sekolah, dan warga sekolah, Selasa (21/6/22).

Kepala Dinas Pendidikan KBB, Asep Dendih, dalam sambutannya menyampaikan kegiatan di atas merupakan salah satu implementasi peran Tri Pusat Pendidikan Sekolah Penggerak. Pihaknya akan terus melakukan pelayanan, memotivasi  dan memberikan  fasilitas terbaik bagi  sekolah-sekolah penggerak, termasuk sekolah lainnya.

“Pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidkan, terus berupaya melayani, memotivasi  dan memberikan  faslitas yang terbaik bagi  sekolah-sekolah penggerak agar mencapai hasil maksimal, tanpa mengesampingkan kebutuhan sekolah non penggerak,”sambutnya.

Sementara itu, Jamisten Situmorang, Pelatih  Ahli Kemendikbudristek  memberikan apresiasi atas diselenggarakannya kegiatan tersebut. Menurutnya,  hal ini merupakan kolaborasinya Tri Pusat Pendidikan dalam penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas.

“Kami memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang diselenggarakan Sekolah Penggerak ini. Kegiatan ini merupakan contoh atau gambaran berkolaborasinya Tri Pusat Pendidikan dalam penyelenggaraan pendidikan yang diharapkan mampu menghasilkan hasil pendidikan yang sesuai dengan harapan,” ungkapnya.

Di kegiatan yang merupakan salah satu implementasi  Kurikulum Merdeka melalui  proyek penguatan pendidikan Profil Pelajar Pancasila tersebut, dirancang dengan mengolaborasikan peran Tri Pusat Pendidikan dalam pelaksanaanya. Selain itu, acara yang terdiri dari seremonial, hiburan modifikasi seni lokal,jalan santai, dan gelar produk kuliner lokal, dihiasi juga dengan aneka produk hasil karya para pengisi stand.

Dilain pihak, Mamun Hidayat selaku Komite Sekolah bergembira atas kepedulian para pemangku kepentingan dan warga sekolah dalam kegiatan di atas. Diharapkannya, kegiatan ini dapat memoivasi semua pihak untuk terus berkarya  bagi peningkatan kualitas pelayanan pendidikan.

“Kami sangat gembira atas kepedulian para pemangku kepentingan dalam kegiatan yang diselenggarakan di SD Cacaban. Ini dapat menjadi moivasi kepada para guru dan tenaga kependidikan untuk terus berkarya dan bekerja demi output pendidikan yang berkualitas,” tandasnya.***

Kontributor: Rukmini, M.MPd (Kepala SDN Cacaban Kec.Cipongkor)-Pewarta: Adhyatnika Geusan Ulun-Newsroom Tim Peliput Berita Pendidikan Bandung Barat

SMP Daarut Tauhiid Boarding School Gelar Wisuda

Parongpong(Newsroom)– Direktorat Pendidikan Dasar & Menengah Daarut Tauhiid pada Kamis (16/6) telah melaksanakan Wisuda Kelulusan SMP Putra dan Putri Tahun Ajaran 2021/2022. Kegiatan ini mengusung tema “Santri Berdedikasi untuk Negeri” sebagai harapan bahwa lulusan SMP Daarut Tauhiid Boarding School dapat menjadi generator peradaban yang bertauhid, berakhlak dan berprestasi.

Kegiatan dilaksanakan di Hotel Grand Pasundan dan dihadiri oleh 229 siswa. Selain itu pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhiid, Kepala Dinas dan Kepala Bidang Satuan Pendidikan SMP, dan civitas akademika juga turut hadir.

Dalam sambutannya, Gatot Kunta Kumara selaku Ketua Yayasan Daarut Tauhiid Rahmatan Lil ‘Alamin menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan melainkan sebagai suatu fase kehidupan yang harus dilalui untuk menuju ke jenjang pendidikan selanjutnya. “Semoga dengan lulusnya para peserta didik dari sekolah menjadikannya insan yang dicintai dan mencintai Allah SWT, ” ujarnya.

Rangkaian kegiatan dimeriahkan dengan penampilan kreasi santri, penghargaan kepada santri berprestasi berdasarkan ouput 5 profil lulusan Daarut Tauhiid yaitu memiliki aqidah yang lurus, beribadah dengan benar, berkarakter baik dan kuat, hafal Al-Qur’an dan memiliki pengetahuan yang luas. Agenda kemudian dilanjutkan dengan prosesi wisuda dan ditutup dengan penguatan berupa tausyiah oleh KH. Abdullah Gymnastiar.

“Selepas dari kelulusan ini tetaplah menjaga shalat lima waktu, berbakti kepada orang tua dan berjuang bersungguh-sungguh untuk menjadi manusia yang bermanfaat untuk agama, bangsa dan negara,” paparnya.

Bayu Diwa selaku perwakilan peserta didik juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para elemen sekolah atas bimbingan yang sudah diberikan. “Kami mengucapkan terima kasih dan mohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh guru atas bimbingannya. Semoga kami kelak dapat menjadi pribadi yang bermanfaat bagi banyak orang,” tambahnya.

Pewarta: Budi Ruhiat- Newsroom Tim Peliput Berita Pendidikan Bandung Barat

Sumber Berita dan Foto: Dyantie- Humas SMP DT BS

SMPN 2 Parongpong Gelar Kenaikan Kelas

Oleh: Dra. Hj. Yeti Resmiati, M.M.

(Kepala SMPN 2 Parongpong Kab. Bandung Barat)

Kegiatan Penilaian akhir Tahun (PAT) di tahun pelajaran 2021/2022 telah berakhir di semua satuan pendidikan di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Selanjutnya, semua sekolah mengelar kegiatan Rapat Kenaikan Kelas (RKK), yang umumnya dihadiri oleh seluruh wali kelas, guru  dan  tenaga kependidikan untuk penentuan kriteria kenaikan kelas. Adapun kriteria kenaikan Kelas dalam Dokumen 1 serta keputusan Juklak dan Juknis dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat, Nomor 421/4203-Disdik / 2022, tanggal 29 Juni 2022 tentang Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2021/2022  yang dirancang untuk mengukur capaian kurikulum oleh satuan pendidikan.

Penulis, selaku Kepala SMPN 2 Parongpong, menyampaikan bahwa kriteria kenaikan Kelas, selain berpedoman kepada Juklak/Juknis di atas, juga berdasarkan Dokumen 1 Kurikulum Sekolah. Namun, tentu semuanya masih diperlukan koordinasi, dan konsultasi antara guru mata pelajaran dengan wali kelas dalam penentuan kenaikan kelas peserta didik.  Oleh karena itu, penulis mengajak seluruh wali kelas dan guru untuk tetap semangat melaksanakan tugas dan tanggung jawab dalam penentuan kenaikan kelas bagi anak didiknya. Diharapkan semuanya memerankan tugas pokok dan fungsinya secara  bijak, terutama dalam pemberian nilai.

Begitupun dengan Bidang Kurikulum, Bunda Retno Widijawarti, S.Pd., yang padakesempatan tersebut menyampaikan paparan tentang kriteria kenaikan kelas dan waktu pelaksanaan pengisian rapot, serta penyerahan raport bagi seluruh siswa kelas VII dan VIII.  Menurutnya, pembagian rapot akan dilaksanakan pada Jumat, 24 Juni 2022, dan akan mengundang para orang ta/wali untuk melaksanakan serah terima raport.  Selain itu, terdapat beberapa kriteria kenaikan kelas, antara lain menyelesaikan seluruh program pembelajaran, memperoleh nilai minimal standar KKM, bersikap baik, ditambah dengan persentasi kehadiran minimal 80 persen, serta memenuhi tugas-tugas yang telah diberikan.

Semester itu, Eva Marviana, S.Pd selaku Bidang Kesiswaan menyampaikan bahwa jumlah peserta didik SMPN 2 Parongpong kelas VII dan VIII yang akan menerima raport sampai saat ini, berjumlah 415 orang. Dari jumlah tersebut, terdapat satu orang yang dinyatakan naik bersyarat berdasarkan keputusan hasil rapat dewan guru. Hasil keputusan tersebut berdasarkan musyawarah dan mufakat dalam rapat  pleno. Semuanya diputuskan dengan memperhatikan kriteria kenaikan kelas yang  dikeluarkan pemerintah.

Selanjutnya, syarat yang diberikan bagi peserta didik yang dinyatakan naik bersyarat, yaitu diberikan kesempatan selama tiga bulan untuk memperbaiki kedisiplinan, termasuk di antaranya kehadiran, kerapihan, kesopanan, dan semangat belajar. Jika syarat yang diberikan tidak dipenuhi selama kurun waktu yang diberikan, maka siswa tersebut akan dikembalikan ke kelas sebelumnya.

Dalam sambutan, penulis menyampaikan selain membagikan raport, sekolah juga akan memberikan reward atau penghargaan bagi peserta didik yang meraih peringkat nilai rata-rata tertinggi. Pemberian reward tersebut, merupakan bentuk apresiasi pencapaian nilai yang telah diraih selama mengikuti rangkaian proses pembelajaran di SMPN 2 Parongpong. Setelah pembagian raport, tibalah libur kenaikan kelas dan akan masuk kembali pada 18 Juli 2022 di tahun pelajaran baru.

Lebih jauh penulis menyampaikan  permohonan maaf apabila dalam Tahun Pelajaran 2021/2022 dirasa kurang maksimal dalam proses pembelajaran. Selanjutnya, kepada para seluruh orang tua/ wali supaya terus  memberikan motivasi dan mengawasi putra-putrinya dalam bergaul dan terus lebih giat lagi dalam belajar. Selama libur sekolah dimohon para peserta didik agar manjaga akhlakul karimah, termasuk, menjaga nama baik almamater sekolah.

Diamanatkan juga, setelah pengumuman kelulusan atau kenaikan kelas, kepada seluruh peserta didik untuk tidak larut dala eforia, terlebih untuk tidak melakukan hal yang kurangbaik, seperti dengan balapan liar motor, kebut-kebutan, atau arak-arakan yang bisa mengundang kejadian yang tidak diinginkan.

Akahirnya, penulis berharap semua peserta didik untuk tetap belajar dengan semangat, penuh antusias, dan tetap disiplin waktu, serta penuh rasa tanggung jawab. Di rumah, jangan banyak bermain selama liburan, apalagi terus-terusan bermain game yang akan bahaya jika ketagihan. Oleh karena itu, kepada para orang tua jangan pernah lelah membimbing anaknyaagar mereka tumbuh menjadi pribadi-pribadiyang bertanggung jawab dalam kebaikan dan akan selalu disayangi dan dihormati oleh orang lain.

Didiklah sejak dini, supaya tidak menyesal nanti masa depannya atau pada masa kenaikan kelas serta pada saat menghadapi ujian sehingga pada akhirnya tercapai apa yang diharapkan dan dicita- citakannya. Semoga Allah Swt mengabulkan do’a-do’a kita . Aamiin yaa Rabbal Aalamiin.***

Penulis adalah Kepala SMPN 2 Parongpong KBB***

Editor: Adhyatnika Geusan Ulun-Newsroom Tim Peliput Berita Pendidikan Bandung Barat